Selamat Datang

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy
Showing posts with label HIDUP. Show all posts
Showing posts with label HIDUP. Show all posts

Sunday, September 22, 2019

NILAI PENTING DALAM HIDUP MANUSIA

Cinta: 
Yang pertama dari nilai-nilai yang paling penting dalam hidup adalah cinta. ini adalah nilai peribadi penting untuk membuka pikiran anda dengan konsep cinta. saya tidak bermaksud ini dalam dongeng semacam cara. itu bukan satu- satunya jenis cinta. cara dimana anda mencintai keluarga anda, dan teman- teman anda, anda bisa mencintai semua orang. cinta adalah pembawa kasih sayang. setelah, kita di pimpin oleh kasih sayang, kita melihat yang terbaik pada orang lain, sementara mereka melihat yang terbaik dalam diri kita. kita dapat memiliki iman yang lebih di dunia. Hal ini akan membantu kita untuk menahan diri dari yang mencurigakan, Membuat kami lebih nyaman. 

Memahami: 
Ini adalah nilai penting yang ke dua dalam hidup. Saya melihat banyak orang di sekitar saya Menyimpan dendam dan menjaga emosi. Mereka tahu di bagian belakang dari fikiran mereka dan di lubuk hati mereka bahwa orang lain punya alasan untuk melakukan apa yang mereka lakukan. Namun, mereka membiarkan kemarahan mereka mengambi alih. Memehami adalah kunci untuk fikiran yang bahagia dan hati yang peduli. Jika anda siap untuk Memahami dan Menerima orang dan keadaan untuk apa yang mereka, Anda bisa mendapatkan kontrol atas hal itu. Memahami bahwa orang melakukan yang terbaik, dan bukannya mempertanyakan itu, Mencoba dan mengetahui cara untuk Membantu mereka keluar. 

Respect: 
yang ketiga dari nilai- nilai penting dalam hidup Adalah rasa Hormat. Hal ini sangat penting untuk menghormati orang. Hal ini tidak hanya memungkinkan anda untuk mendapatkan terinspirasi oleh aspek positif mereka.Tetapi juga memungkinkan anda untuk melihat negatif mereka. Tidak ada orang yang sempurna, baik anda maupun aku. Menghormati adalah satu- satunya cara kita dapat mengadopsi terbaik dari semua yanga ada di sekitar kita, Dalam proses, membuat kita orang yang lebih baik setiap hari, setiap saat. Sebuah fakta yang sangat penting tentang menghargai adalah bahwa semakin anda memberi, semakin banyak yang anda peroleh. Hal ini sebenarnya salah satu dari nilai yang paling penting dalam masyarakat. 

Disiplin: 
yang keluar dari nilai-nilai penting dalam hidup adalah Disiplin. Sayangnya, banyak orang bingung disiplin untuk rutin dan menghindarinya. Nah, Rutin adalah tindakan melakukan hal yang samaberulang-ulang, karena kurangnya kesempatan atau imajinasi. Di sisi lain (dan jauh lebih baik), disiplin menerima tidak adanya rutin, pada kondisi tanggung jawab. Orang disiplin akan memiliki banyak kesempatan, tetapi akan memastikan bahwa ia menyelesaikan tugasnya. Dia akan pergi keluar dan bersenang- senang, Tetapi akan memastikan bahwa iakembali pada waktu yang memutuskan. Orang yang disiplin dan bertanggung jawab akan menghormati lain waktu serta. Dengan demikian, ia selalu tepat waktu. 

Kejujuran: 
Nilai penting ke lima dalam hidup adalah kejujuran. anda pasti bertanya- tanya mengapa nilai ini di sebut diakhir. Nah, itu karna itu adalah berdasrkan nilai-nilai lain yang mandiri. ini adalah nilai yang paling penting untuk memiliki. Kejujuran tidak hanya berarti memberi tahu orang tua anda ketika anda melakukan kesalahan, Atau mengakui pada pasangan anda bahwa anda membuat kesalahan besar. Kejujuran adalah mengakui kepada diri sendiri bahwa anda tidak sempurna. Hal ini berarti menghindari untuk melakukan kesalahan. Orang yang jujur akan mencoba yang terbaik untuk tidak membuang waktu, tapi jika ia tidak, ia tidak akan hanya mengakuinya, tapi rela akan menerima konsekuensi. semua nilai- nilai lain yang perlu disebutkan diterima dan diikuti dengan kejujuran

Saturday, August 31, 2019

HIDUP MEMBIARA


Panggilan Hidup Membiara

Hakikat atau inti hidup membiara adalah menjadi contoh hidup Kristus.
Para biarawan/ wati adalah contoh yang tampak dari kepribadian Yesus Kristus. Mereka adalah contoh hidup para kudus.

Hidup membiara atau jadi kaum klerus adalah hidup yang istimewa, mereka dipanggil untuk menjadi "Yang Paling" dekat dengan Kristus. Sebagian besar waktu mereka adalah waktu untuk Tuhan dan bersama Tuhan.
Mereka memberi gambaran kepada dunia, rupa dan cara hidup para kudus di surga. Demikianlah spiritualitas dasar hidup para pembiara dan klerus (imam). Itu sebabnya mereka harus hidup dalam komunitas tertentu agar irama dan suasana dan nyala spiritualitas ini tetap terjaga. Pusat hidup mereka adalah doa dan terutama ekaristi, (dalam komunitasnya).

          Ada yang menuntut agar para biarawan dan klerus harus lebih terlibat dalam kehidupan sosial umat, itu benar! Namun umat harus tahu bahwa pusat hidup mereka adalah doa, ekaristi dalam komunitasnya. Semakin jauh dia dari pusat itu, dapat meredupkan cahaya surga pada dirinya.

Para biarawan/ wati mengucapkan tiga janji setia yang disebut KAUL :

a)   Kaul Kemurnian : Tidak menikah. Mereka bersatu sampai akhir hayat dengan gereja. Mempelainya adalah gereja dimana Roh Kudus tinggal di dalamnya. (Mat. 22.30)

b)   Kaul Kesederhanaan / kemiskinan : tidak mengandalkan harta dan barang duniawi. Tidak memiliki harta pribadi. Rendah hati untuk meminta kepada atasan bila membutuhkan sesuatu. Bisa menahan diri untuk tidak menikmati apa yang dinikmati dunia. (Mat. 10.10)

c)   Kaul Ketaatan : Hanya taat kepada Allah lewat pimpinan biara. Mengabaikan egoisme pribadi, meski merasa diri benar. (Meniru Ketaatan Abraham, Maria, & Yesus Kristus)

Proses untuk mencapai pengucapan sumpah setia ini relatif lama, sekitar 6 - 8 tahun, bahkan bisa lebih dari itu. Selama proses itu para biarawan terus memurnikan panggilannya untuk menjadi kelompok "yang paling dekat" dengan Kristus. Tidak ada persaingan di dalamnya, kecuali semangat persaudaraan yang saling mendukung.  Bahwa ada Biarawan atau calon Klerus yang  kemudian keluar dari kehidupan biaranya, itu adalah pilihan bebas sebagai hasil dari semua proses pemurnian panggilan tersebut. 

Yesus pernah berkata, banyak yang dipanggil sedikit yang dipilih. Matius 22:14. Sabda ini tidak boleh dipandang, bahnya Tuhan hanya akan memilih orang-orang tertentu yang sudah sejak awal ditakdirkan demikian. "Yang dipilih" adalah mereka yang mau dan siap dipilih. Jadi Sabda itu mau mengatakan BANYAK YANG DIPANGGIL, tapi SAYANGNYA banyak yang TIDAK MAU dan TIDAK SIAP DIPILIH.

Yang tidak mau, bisa karena banyak sekali faktor :
1. Menemukan pilihan hidup yang lain : ingin menjadi politisi, penguasaha, dll.
2. Jatuh cinta dengan seorang perempuan .
3. Semangatnya tidak banyak didukung keluarga atau orang sekitar.
4. Kehilangan semangat, gairah untuk tetap setia.
5. Konflik dalam komunitas.

HIDUP PENUH MAKNA

Hidup BERMAKNA
(meaningful life)
level Kebahagiaan tertinggi
 
Manusia secara umum berpendapat bahwa kebahagiaan itu sama dengan kesenangan. 
Hidup yang penuh dengan berbagai macam kesenangan adalah hidup yang bahagia jauh dari kesedihan.
 
Namun benarkah  kebahagiaan didapat dengan banyak kesenangan?
Pencarian kesenangan hidup, sebagai naluri dasar manusia, menjadi pola umum pencapaian kehidupan manusia sehari2, kesenangan menjadi tujuan hidup

       Berdasarkan penelitian sosial psikologi oleh Dr Martin Selignman, ia menemukan bahwa kesenangan ada batas nya, ada titik jenuhnya dan berbeda2 untuk tiap manusia.
        Misal kesenangan karena makanan enak, akan ada batasnya saat perut manusia penuh, ia tak bisa makan lagi, tak bisa merasakan lagi nikmatnya makan enak, sebagaimana kesenangan saat awal pertama kali makan enak. Analogi yg sama akan terjadi pula pada bentuk2 kesenangan2 lain nya, semisal kesenangan libido, nafsu syahwat, saat puncak orgasme tercapai, manusia tak bisa merasakan kenikmatan lebih lanjut.
 
Kesenangan memiliki materi yang menyenangkan, semisal rumah mewah, kendaraan bagus, bahkan dengan wanita yg cantik sekalipun, suatu saat manusia akan menemui titik jenuh, bosan, ia akan mencari yg lain lagi, tak ada ujung kepuasannya.

Secara psikologi kesenangan memiliki kriteria ;
  • Kenikmatan yang berbatas, tak berkelanjutan, tak bisa disimpan, tak diwariskan pada orang lain.
  • Terjadi pengurangan nilai kenikmatan. Seperti contoh makanan enak diatas, terasa enak saat pertama kali memakan nya, tapi bila terus menerus memakan makanan yg sama, akan berkurang kenikmatan nya, membosankan, bahkan tak akan terasa nikmat lagi saat perut sdh penuh.
Para ahli kedokteran dan psikologi yg mengadakan penelitian pada otak manusia pada saat manusia mendapatkan kesenangan, ditemukan pada bagian tertentu otak manusia terpantau peningkatan hormon2 tertentu yg menandakan rasa senang, semisal; dopamine, serotonin dll.
      Saat bagian otak tersebut sudah penuh dg hormon2 tersebut, maka akan terjadi kejenuhan, hormon tsb tak diproduksi lagi, itulah kondisi saat terjadinya titik kejenuhan dan selanjutnya akan kembali normal, kalau digambarkan, hal tsb  bagaikan grafik garis yg memuncak di awalnya kemudian menurun, sebuah grafik distribusi normal menurut ahli statistic.
     Hal tsb menjelaskan bahwa kesenangan ada batasnya dan bersifat sementara, kepuasan hidup tak bisa dicapai dengan pemenuhan kesenangan yg tak ada habis nya. Manusia adalah makhluk yang lebih tinggi derajatnya daripada binatang yang hidup hanya sekedar mencari kesenangan, pemenuhan kebutuhan hidup.

Martin Seligman, dalam bukunya Authentic Happiness, menjelaskan secara umum ada 3 macam bentuk kebahagiaan yang dicari oleh manusia dalam kehidupan ini ;

Hidup yang penuh kesenangan  
  • ( pleasant life )
Hidup yang nyaman  
  • ( good life )
Hidup yang bermakna 
  • ( meaningful life )

  • Hidup yang penuh kesenangan, ialah kondisi kehidupan dimana pencarian kesenangan hidup, kepuasan nafsu, keinginan dan berbagai bentuk kesenangan lain nya, menjadi tujuan hidup manusia. Hidup yg menyenangkan, ialah ketika sebanyak mungkin kesenangan hidup telah dimiliki.
 
  • Hidup yang nyaman, ialah kehidupan, dimana segala keperluan kehidupan manusia telah terpenuhi. Terpenuhinya semua keperluan hidup secara jasmani, rohani dan sosial. Hidup yg aman, tentram, damai.
 
  • Hidup yang bermakna, lebih tinggi lagi dari tingkat kehidupan yang nyaman, selain segala keperluan hidupnya telah terpenuhi, ia menjalani hidup ini dengan penuh pemahaman tentang makna dan tujuan kehidupan. Selain untuk diri dan keluarga nya, ia juga memberikan kebaikan bagi orang lain dan lingkungan sekitar. 

Rasa kebahagiaan yg timbul ketika banyak orang lain mendapatkan kebahagiaan karena usaha kita, pleasure in giving, kebahagiaan dalam berbagi, salah satu istilahnya. Perasaan nya dipenuhi dg rasa nyaman & bahagia, Flow menurut istilah ahli psikologi, Chikzenmihaly.

Menurut Seligman, berdasarkan penelitian psikologi nya, dengan mengadakan survey pada banyak orang dan riset kinerja otak manusia. Ia menemukan bahwa tingkat kesenangan dalam hidup tidak selalu sebanding dengan tingkat kebahagiaan.  Dalam arti lain, tak selalu pencapaian kesenangan memberikan kepuasan hidup bagi manusia. Uang tak selalu bisa membeli kebahagiaan, adalah sebuah bentuk ungkapan singkatnya.
Sedangkan kehidupan yang nyaman; kehidupan yang bermakna ternyata berhubungan langsung dengan tingkat kepuasan hidup manusia.  Dengan bertambahnya kenyamanan hidup akan bertambah pula kepuasan hidup manusia.
Dalam realita kehidupan saat ini yang materialistic, hidup yang penuh kesenangan, telah menjadi tujuan sebagian besar orang.  Konsep kesenangan hedonis ini lah yg menjadi pandangan umum manusia di dunia ini, bahwa dengan pencapaian kesenangan hidup, anda akan bahagia. Mass media, Koran, internet, tv, film, dll yang menggembar gemborkan pop culture yg penuh kesenangan gemerlap kehidupan,  semisal film2 hollywood & publikasi selebritis lain nya, secara tak langsung telah membuat orang berpikir bahwa org yg bahagia adalah org yg kaya, punya rumah bagus, mobil mewah, berpenampilan menarik ( cantik, tampan) dan memiliki berbagai symbol kesenangan hidup lain nya
Hal itu semua secara tak langsung membuat alam bawah sadar manusia untuk menjadikan itu semua sebagai tujuan hidupnya. Ada istilah bagus untuk menggambarkan orang yg terjebak dalam pemuasan kesenangan hidup tersebut, yaitu “hedonic treatmill” , pencarian kepuasan bagaikan orang yg berlari di treatmill (tempat latihan lari di tempat), tapi sebenarnya ia tak pergi kemana2.

Dalam logika kapitalis materialis, pola pikir hedonis ini sangat ditekankan, karena dengan pola pikir itulah manusia akan membelajakan uangnya untuk membeli2 produk2 kesenangan yg diproduksi oleh para kapitalis ( pemilik modal). Psikologi komunikasi dalam dunia periklanan yg begitu maju, merayu setiap org dengan berbagai cara untuk membeli barang dan jasa yang mendapat label psikologis, bahwa dengan memiliki barang & jasa tersebut, orang akan bahagia. Sehingga manusia terjebak untuk menjadi konsumen yg tak pernah puas selalu belanja, jadi konsumen yg boros, Hal yg sangat bagus dalam pandangan produsen, tapi merugikan bagi konsumen.

Manusia membutuhkan kesenangan, sesuai dengan keperluan nya, manusia perlu makan, perlu gembira, perlu berketurunan dll. Namun kesenangan itu hanya efek samping bukan tujuan utama, karena kesenangan maksimal sekalipun tak bisa memberikan kepuasan hidup.  Hidup yang nyaman dan hidup yang bermakna, akan bisa memberikan kepuasan hidup yang lebih langgeng, karena walau bagaimana pun hidup di dunia ini, manusia tak bisa meraih kepuasan hidup yang berlangsung selamanya, karena hanya di surga kelak, kepuasan hidup yang hakiki dan selamanya akan bisa dirasakan. Namun tak semua manusia bisa percaya dengan pendapat tersebut.

Jadi kesimpulanya, manusia mencari kebahagiaan di hidup ini, mereka akan memulai mencari kebahagiaan dengan memcari kepuasan diri dengan pemenuhan kebutuhan jasmani mereka, kemudian mereka ingin menemukan jati diri atau bahasa jawanya PASSION mereka dengan mengerjakan hal yang paling di sukai, dan pada akhirnya mereka sadar bahwa mengerjakan hal yang lebih besar dari diri mereka dan menyumbangkan sesuatu untuk kepentingan bersamalah yang membuat mereka menemukan arti kebahagiaan seutuhnya.

Tengoklah Bill Gates, Warren buffet, Mother teresa juga para sahabat nabi seperti Abu bakar dan banyak nama orang sukses lainya yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan yang lebih besar dari diri mereka. Bagai mana dengan anda, level kebahagiaan manakah yang saat ini anda kejar? ingatlah, tanpa menemukan meaningful life perjalanan anda belum berakhir. 

Simpanlah di hati anda sebuah kalimat mutiara dari robert oppenheimer yang mengatakan ”Orang bodoh mencari kebahagiaan di mana – mana. Sedangkan orang bijak menumbuhkanya dari telapak kakinya."