Selamat Datang

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Thursday, September 3, 2026

Materi IV

Materi ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4 SD Negeri Karanggayam

MATERI AJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

KELAS IV SD – FASE B

Satuan Pendidikan: SD Negeri Karanggayam
Kelas/Fase: IV / B
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Tahun Pelajaran: 2026/2027
Guru/Penyuluh: Rogatianus Slamet Widiantono, SS


BAB 1 — AKU PRIBADI YANG UNIK

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal dirinya sebagai pribadi yang unik.
  2. Menyadari bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan.
  3. Mensyukuri keunikan dirinya sebagai anugerah Allah.
  4. Menghargai keunikan orang lain.

A. Aku Diciptakan Allah

Setiap manusia adalah ciptaan Allah. Allah menciptakan manusia dengan keunikan masing-masing.

Ada anak yang pandai menggambar, ada yang pandai bernyanyi, ada yang senang membantu, ada yang pandai berolahraga, dan ada pula yang memiliki kemampuan dalam belajar.

Tidak ada manusia yang sama persis. Karena itu, kita tidak perlu merasa rendah diri dan tidak boleh menyombongkan diri.

Sabda Tuhan

Mazmur 139:14

“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib.”

B. Kelebihan dan Kekuranganku

Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan harus dikembangkan dan digunakan untuk kebaikan. Kekurangan tidak perlu membuat kita putus asa. Kita dapat belajar dan berusaha memperbaikinya.

Contoh:

  • Aku pandai menyanyi → aku dapat menggunakan kemampuan itu untuk memuji Tuhan.
  • Aku pandai membantu → aku dapat membantu teman.
  • Aku masih kesulitan berhitung → aku mau belajar dan bertanya kepada guru.

C. Sikap yang Benar

Sebagai anak Katolik, kita hendaknya:

  • menerima diri sendiri;
  • bersyukur kepada Tuhan;
  • tidak sombong;
  • tidak minder;
  • tidak mengejek kekurangan orang lain;
  • menghargai teman.

Aktivitas

Lengkapilah tabel berikut:

Tentang Diriku Jawaban
Namaku __________
Hobiku __________
Kelebihanku __________
Hal yang ingin kupelajari __________
Hal yang kusyukuri __________

Refleksi

Aku bersyukur kepada Tuhan karena aku adalah pribadi yang...



BAB 2 — BERSYUKUR ATAS ANGGOTA TUBUHKU

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • mengenal anggota tubuh sebagai anugerah Tuhan;
  • menggunakan tubuh untuk melakukan kebaikan;
  • menjaga kesehatan tubuh.

A. Tubuhku adalah Anugerah Tuhan

Mata membantu kita melihat. Telinga membantu kita mendengar. Mulut membantu kita berbicara dan makan. Tangan membantu kita bekerja dan menolong. Kaki membantu kita berjalan dan beraktivitas.

Semua anggota tubuh adalah anugerah Tuhan.

Karena itu, kita harus menjaga kesehatan dan menggunakan tubuh untuk melakukan kebaikan.

B. Menggunakan Tubuh untuk Kebaikan

Tangan dapat digunakan untuk:

  • menolong;
  • bekerja;
  • berbagi;
  • belajar.

Mulut dapat digunakan untuk:

  • berdoa;
  • berbicara sopan;
  • memberikan semangat;
  • mengatakan kebenaran.

Kaki dapat digunakan untuk:

  • pergi ke sekolah;
  • mengikuti kegiatan Gereja;
  • mengunjungi orang yang membutuhkan.

Sabda Tuhan

1 Korintus 6:19

“Tubuhmu adalah bait Roh Kudus.”

Aktivitas

Tuliskan satu kebaikan yang dapat dilakukan dengan:

Mata: ______________________________

Telinga: ___________________________

Mulut: _____________________________

Tangan: ____________________________

Kaki: ______________________________


BAB 3 — AKU BERTUMBUH DALAM KASIH

A. Pertumbuhan Manusia

Manusia mengalami pertumbuhan. Tubuh kita semakin besar, pengetahuan bertambah, dan kemampuan berkembang.

Namun, bukan hanya tubuh yang perlu bertumbuh. Kita juga harus bertumbuh dalam iman dan kasih.

B. Cara Bertumbuh dalam Iman

Aku dapat bertumbuh dalam iman dengan:

  1. rajin berdoa;
  2. membaca Kitab Suci;
  3. mengikuti Ekaristi;
  4. menghormati orang tua;
  5. menyayangi teman;
  6. melakukan perbuatan baik.

Sabda Tuhan

Lukas 2:52

“Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya.”

Refleksi

Apa yang ingin kamu lakukan agar imanmu semakin bertumbuh?



BAB 4 — ALLAH MENGASIHI SEMUA ORANG

A. Kasih Allah

Allah mengasihi semua manusia. Kasih Allah tidak membeda-bedakan.

Kita juga dipanggil untuk mengasihi orang lain, termasuk orang yang berbeda dengan kita.

B. Mengasihi Sesama

Mengasihi sesama berarti:

  • menghormati;
  • menolong;
  • berbagi;
  • menghibur;
  • memaafkan;
  • tidak melakukan kekerasan;
  • tidak mengejek.

Sabda Tuhan

Yohanes 13:34

“Supaya kamu saling mengasihi.”

Aktivitas

Tuliskan tiga tindakan kasih yang dapat kamu lakukan di sekolah:





BAB 5 — YESUS MENGAJARKAN PENGAMPUNAN

A. Mengapa Harus Mengampuni?

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin mengalami kesalahpahaman dengan teman.

Ada teman yang mungkin melakukan kesalahan kepada kita. Sebaliknya, kita juga dapat melakukan kesalahan kepada orang lain.

Yesus mengajarkan kita untuk saling mengampuni.

Sabda Tuhan

Matius 18:21-22

Yesus mengajarkan agar kita selalu bersedia mengampuni sesama.

B. Cara Meminta Maaf

Jika melakukan kesalahan:

  1. mengakui kesalahan;
  2. meminta maaf dengan tulus;
  3. berusaha tidak mengulangi kesalahan.

C. Cara Mengampuni

Jika seseorang meminta maaf:

  • menerima permintaan maaf;
  • tidak menyimpan dendam;
  • berusaha berdamai;
  • tetap memperlakukan orang tersebut dengan baik.

Refleksi

Apakah aku mudah meminta maaf?


Apakah aku mau mengampuni teman?



BAB 6 — AKU MENGASIHI KELUARGAKU

A. Keluarga adalah Anugerah Tuhan

Keluarga menjadi tempat pertama bagi kita untuk belajar kasih.

Orang tua merawat, mendidik, melindungi, dan membimbing kita.

Kita dapat menunjukkan kasih kepada keluarga dengan:

  • menghormati orang tua;
  • membantu pekerjaan rumah;
  • berbicara sopan;
  • menyayangi saudara;
  • menjaga kerukunan.

Sabda Tuhan

Efesus 6:2

“Hormatilah ayahmu dan ibumu.”

Aktivitas

Tuliskan 5 perbuatan baik yang dapat kamu lakukan di rumah.







BAB 7 — AKU SAHABAT YANG BAIK

A. Persahabatan

Teman merupakan bagian penting dalam kehidupan kita. Dalam persahabatan diperlukan kasih, kejujuran, kesetiaan, dan saling menghargai.

Ciri Sahabat yang Baik

Sahabat yang baik:

  • mau mendengarkan;
  • suka membantu;
  • tidak mengejek;
  • berkata jujur;
  • mau berbagi;
  • mau meminta maaf;
  • mau mengampuni.

Aktivitas

Temanku membutuhkan bantuanku ketika...


Aku akan membantunya dengan cara...



BAB 8 — AKU MAU BERBAGI

A. Berbagi adalah Wujud Kasih

Berbagi tidak selalu berarti memberikan barang.

Kita juga dapat berbagi:

  • waktu;
  • perhatian;
  • tenaga;
  • pengetahuan;
  • makanan;
  • kebahagiaan.

Sabda Tuhan

Kisah Para Rasul 20:35

“Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.”

Contoh

Ketika teman lupa membawa alat tulis, kita dapat meminjamkan alat tulis yang kita punya.

Ketika teman belum memahami pelajaran, kita dapat membantunya belajar.

Refleksi

Apa yang dapat kamu bagikan kepada orang lain?



BAB 9 — AKU PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN

A. Alam Ciptaan Tuhan

Allah menciptakan alam untuk kehidupan manusia. Karena itu, manusia mempunyai tanggung jawab untuk merawat dan menjaganya.

B. Cara Menjaga Lingkungan

Kita dapat:

  • membuang sampah pada tempatnya;
  • mengurangi penggunaan barang sekali pakai;
  • menghemat air;
  • menghemat listrik;
  • menanam dan merawat tanaman;
  • menjaga kebersihan sekolah;
  • tidak merusak lingkungan.

Sabda Tuhan

Kejadian 2:15

Manusia dipanggil untuk mengusahakan dan memelihara ciptaan Tuhan.

Aksi Nyata

Gerakan Kelas Bersih

Hari ini aku akan:

☐ membuang sampah pada tempatnya
☐ membersihkan meja
☐ menyapu kelas
☐ merawat tanaman
☐ menghemat air


BAB 10 — AKU ANAK YANG JUJUR

A. Kejujuran

Jujur berarti mengatakan dan melakukan sesuatu sesuai dengan kebenaran.

Kejujuran diperlukan di rumah, sekolah, Gereja, dan masyarakat.

Contoh Kejujuran

  • tidak menyontek;
  • mengakui kesalahan;
  • mengembalikan barang yang bukan milik kita;
  • berkata sesuai kenyataan;
  • tidak memfitnah teman.

Sabda Tuhan

Yohanes 8:32

“Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Situasi

Kamu menemukan uang di lantai kelas.

Apa yang akan kamu lakukan?


Mengapa?



BAB 11 — AKU RAJIN BERDOA

A. Apa Itu Doa?

Doa adalah komunikasi kita dengan Tuhan.

Dalam doa kita dapat:

  • memuji Tuhan;
  • bersyukur;
  • memohon;
  • memohon pengampunan;
  • menyerahkan diri kepada Tuhan.

B. Kapan Kita Berdoa?

Kita dapat berdoa:

  • pagi hari;
  • sebelum belajar;
  • sesudah belajar;
  • sebelum makan;
  • sesudah makan;
  • sebelum tidur;
  • ketika menghadapi kesulitan.

Aktivitas

Tuliskan doa singkatmu kepada Tuhan.




Amin.


BAB 12 — AKU BERTANGGUNG JAWAB

A. Pengertian Tanggung Jawab

Tanggung jawab berarti melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sungguh-sungguh.

Sebagai siswa, tanggung jawab kita antara lain:

  • belajar dengan rajin;
  • mengerjakan tugas;
  • menaati aturan sekolah;
  • menjaga kebersihan;
  • menghormati guru;
  • menjaga barang milik sendiri dan orang lain.

B. Aku Bertanggung Jawab

Berilah tanda ✓ jika sudah kamu lakukan.

Tugas
Aku mengerjakan PR
Aku merapikan tempat tidur
Aku membantu orang tua
Aku menjaga kebersihan kelas
Aku belajar dengan rajin
Aku berdoa

EVALUASI AKHIR

A. Pilihan Ganda

  1. Setiap manusia diciptakan Allah secara .... a. sama persis
    b. unik
    c. sembarangan

  2. Sikap yang tepat terhadap kelebihan diri adalah .... a. sombong
    b. bersyukur
    c. merendahkan orang lain

  3. Tubuh kita merupakan .... a. beban
    b. anugerah Tuhan
    c. milik orang lain

  4. Kita bertumbuh dalam iman melalui .... a. doa dan perbuatan baik
    b. pertengkaran
    c. kebencian

  5. Yesus mengajarkan kita untuk .... a. membalas kesalahan
    b. mengampuni
    c. membenci

  6. Di dalam keluarga kita harus .... a. saling menghormati
    b. saling mengejek
    c. saling bermusuhan

  7. Sahabat yang baik akan .... a. menolong
    b. mengejek
    c. berbohong

  8. Berbagi merupakan bentuk .... a. kasih
    b. kemarahan
    c. kesombongan

  9. Lingkungan merupakan bagian dari .... a. ciptaan Tuhan
    b. permainan
    c. barang yang boleh dirusak

  10. Anak yang jujur akan .... a. berkata sesuai kenyataan
    b. suka berbohong
    c. suka menyontek

  11. Doa merupakan komunikasi dengan .... a. teman
    b. Tuhan
    c. televisi

  12. Tanggung jawab seorang siswa adalah .... a. belajar dengan rajin
    b. malas belajar
    c. mengabaikan tugas


B. Isian

  1. Aku adalah ciptaan __________.
  2. Setiap manusia mempunyai keunikan dan __________.
  3. Kita harus menggunakan tubuh untuk melakukan __________.
  4. Yesus mengajarkan kita untuk saling __________.
  5. Kepada orang tua kita harus menunjukkan sikap __________.
  6. Teman yang mengalami kesulitan sebaiknya kita __________.
  7. Alam harus kita __________.
  8. Lawan dari berbohong adalah __________.
  9. Doa adalah komunikasi kita dengan __________.
  10. Melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh disebut __________.

C. Uraian

  1. Mengapa setiap manusia harus menghargai dirinya sendiri?

  2. Sebutkan tiga cara menjaga kesehatan tubuh!

  3. Mengapa kita harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita?

  4. Sebutkan tiga cara menunjukkan kasih kepada keluarga!

  5. Mengapa kita harus menjaga lingkungan?

  6. Apa arti kejujuran?

  7. Sebutkan tiga waktu ketika kamu dapat berdoa!

  8. Sebutkan tiga tanggung jawabmu sebagai siswa!


REFLEKSI PESERTA DIDIK

Setelah mempelajari materi Pendidikan Agama Katolik, aku semakin memahami bahwa:

Aku adalah ______________________________________

Tuhan menghendaki aku ___________________________

Aku akan menjadi anak yang ________________________

Perbuatan baik yang akan kulakukan minggu ini:



DOA PENUTUP

Tuhan Yesus yang baik,
terima kasih atas segala kasih dan kebaikan-Mu.

Terima kasih karena Engkau menciptakan aku sebagai pribadi yang unik dan berharga. Bantulah aku agar selalu bersyukur, mengasihi keluarga dan teman, jujur, suka menolong, mau mengampuni, serta bertanggung jawab.

Bimbinglah aku agar semakin mengenal dan mencintai-Mu serta menjadi anak yang membawa kebaikan bagi sesama.

Amin.


LEMBAR PENILAIAN

Nama: _________________________________________

Aspek Penilaian Nilai
Pengetahuan ______
Keterampilan ______
Sikap ______
Keaktifan ______
Tanggung jawab ______
Nilai Akhir ______

Catatan Guru:



Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Rogatianus Slamet Widiantono, SS :::

Materi III

Materi ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3 SD Negeri Cepokojajar yang sederhana, menarik, dan sesuai usia anak.


MATERI AJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Kelas: III SD
Sekolah: SD Negeri Cepokojajar
Fase: B
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Tema 1 – Aku Disayangi Allah

  • Allah menciptakan manusia dengan kasih.
  • Setiap anak berharga dan istimewa.
  • Bersyukur atas diri sendiri.
  • Belajar menerima kelebihan dan kekurangan.

Sabda Tuhan: Mazmur 139:14

“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib.”

Pesan: Aku adalah ciptaan Tuhan yang berharga. Aku harus bersyukur dan menjaga diriku.

Tema 2 – Aku Bertumbuh dan Berkembang

  • Pertumbuhan tubuh, pikiran, dan iman.
  • Peran orang tua dalam pertumbuhan anak.
  • Merawat tubuh sebagai anugerah Tuhan.
  • Rajin belajar dan berdoa.

Tema 3 – Aku Mengasihi Sesama

  • Mengasihi keluarga, teman, dan semua orang.
  • Berbagi dan menolong.
  • Tidak mengejek atau menyakiti teman.
  • Mengampuni kesalahan orang lain.

Sabda Tuhan: Yohanes 13:34

“Supaya kamu saling mengasihi.”

Tema 4 – Allah Mengajarkan Kebaikan

  • Mengenal perintah Allah.
  • Berkata jujur.
  • Taat kepada orang tua dan guru.
  • Bertanggung jawab atas tugas.

Tema 5 – Yesus Sahabat Anak-anak

  • Yesus mengasihi anak-anak.
  • Yesus menerima dan memberkati anak-anak.
  • Meneladani sikap Yesus.
  • Menjadi sahabat yang baik.

Sabda Tuhan: Markus 10:14

“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku.”

Tema 6 – Aku Bersyukur kepada Tuhan

  • Bersyukur atas keluarga, kesehatan, teman, alam, dan kesempatan belajar.
  • Doa syukur.
  • Mengungkapkan syukur melalui perbuatan baik.

Contoh pembelajaran 1: Aku Disayangi Allah

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan bahwa dirinya adalah ciptaan Allah.
  2. Menyebutkan alasan mengapa dirinya berharga.
  3. Mengungkapkan rasa syukur kepada Allah.
  4. Menunjukkan sikap menghargai diri sendiri dan teman.

Kegiatan Awal

  • Guru mengajak anak bernyanyi lagu rohani sederhana.
  • Berdoa bersama.
  • Guru bertanya:
    “Siapa yang menciptakan kita?”
    “Mengapa kita harus bersyukur?”

Kegiatan Inti

  1. Guru menceritakan bahwa setiap manusia diciptakan Allah dengan istimewa.
  2. Anak membaca Mazmur 139:14.
  3. Anak menyebutkan kelebihan yang dimilikinya.
  4. Anak menyebutkan satu hal yang disyukuri hari ini.
  5. Anak membuat gambar dirinya dengan tulisan: “Aku Anak yang Disayangi Tuhan.”

Kegiatan Penutup

  • Anak menyampaikan satu hal yang dipelajari.
  • Guru memberikan penguatan.
  • Doa syukur.

Evaluasi

A. Pilihan Ganda

  1. Siapakah yang menciptakan kita?
    a. Teman
    b. Allah
    c. Guru
    d. Tetangga

  2. Karena diciptakan Allah, kita harus ....
    a. minder
    b. sombong
    c. bersyukur
    d. iri hati

  3. Setiap anak di hadapan Tuhan adalah ....
    a. tidak berharga
    b. berharga
    c. tidak penting
    d. biasa saja

B. Isian

  1. Allah menciptakan manusia karena __________.
  2. Kita harus bersyukur atas __________ yang diberikan Tuhan.
  3. Teman harus kita __________.

C. Refleksi Tuliskan 3 hal yang kamu syukuri kepada Tuhan hari ini!

Doa Penutup:
“Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau menciptakan dan menyayangi aku. Bantulah aku untuk selalu bersyukur, menyayangi diri sendiri, keluarga, guru, dan teman-temanku. Amin.”

LKS AKU DISAYANG ALLAH

 

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Sekolah: SD Negeri Cepokojajar
Kelas/Fase: III / B
Materi: Aku Disayangi Allah
Nama: ______________________________
No. Absen: __________
Tanggal: ___________________________


A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengerjakan LKS ini, aku dapat:

  1. Menjelaskan bahwa Allah menciptakan dan menyayangi diriku.
  2. Menyebutkan hal-hal yang patut disyukuri.
  3. Menghargai diri sendiri dan orang lain.
  4. Menunjukkan kasih Allah melalui perbuatan baik.

B. MARI MEMBACA SABDA TUHAN

Bacalah dengan teliti!

Mazmur 139:14

“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib.”

Renungkan!

Allah menciptakan setiap manusia dengan istimewa. Tidak ada seorang pun yang tidak berharga. Aku adalah ciptaan Allah yang dikasihi-Nya.

Pesan untukku:
“Aku berharga, aku istimewa, dan aku disayangi Tuhan.”


C. AYO MENJAWAB!

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Siapakah yang menciptakan manusia?
    Jawab: __________________________________________

  2. Mengapa kita harus bersyukur kepada Tuhan?
    Jawab: __________________________________________

  3. Apakah kamu berharga di hadapan Tuhan?
    Jawab: __________________________________________

  4. Sebutkan dua hal yang kamu sukai dari dirimu!
    Jawab:
    a. _________________________________________________
    b. _________________________________________________

  5. Bagaimana cara kita menghargai teman?
    Jawab: __________________________________________


D. PILIHLAH JAWABAN YANG TEPAT!

Berilah tanda (X) pada jawaban yang benar!

  1. Kita adalah ciptaan ....

    ☐ a. manusia
    ☐ b. Allah
    ☐ c. teman

  2. Sikap yang tepat karena Tuhan memberikan kehidupan kepada kita adalah ....

    ☐ a. bersyukur
    ☐ b. mengeluh
    ☐ c. marah

  3. Jika teman mempunyai kekurangan, kita sebaiknya ....

    ☐ a. mengejek
    ☐ b. menjauhi
    ☐ c. menghargai

  4. Salah satu cara bersyukur kepada Tuhan adalah ....

    ☐ a. malas belajar
    ☐ b. berdoa
    ☐ c. bertengkar

  5. Tuhan menghendaki kita saling ....

    ☐ a. membenci
    ☐ b. mengasihi
    ☐ c. mengejek


E. MARI MENGENAL DIRIKU

Tuliskan jawabanmu!

1. Aku bernama:


2. Aku mempunyai kelebihan:


3. Hal yang ingin aku kembangkan:


4. Aku bersyukur kepada Tuhan karena:


5. Aku ingin menjadi anak yang:



F. AKU MAU BERBUAT BAIK

Berilah tanda pada perbuatan yang baik dan X pada perbuatan yang tidak baik.

No. Perbuatan ✓ / X
1 Menolong teman yang kesulitan _____
2 Mengejek teman _____
3 Berdoa sebelum belajar _____
4 Berbagi dengan teman _____
5 Berbohong kepada guru _____
6 Menghormati orang tua _____
7 Memukul teman _____
8 Mengucapkan terima kasih _____

G. AKU BISA BERSYUKUR

Tuliskan 5 hal yang kamu syukuri kepada Tuhan!







H. AKTIVITAS KREATIF

“AKU ANAK YANG DISAYANG TUHAN”

Gambarlah dirimu pada kotak berikut. Setelah itu, tuliskan satu kalimat syukur kepada Tuhan.

┌─────────────────────────────────────────┐ │ │ │ │ │ GAMBAR DIRIKU │ │ │ │ │ │ │ └─────────────────────────────────────────┘

Kalimat syukurku:

“Terima kasih Tuhan karena ____________________________

____________________________________________________.”


I. REFLEKSI DIRI

Berilah tanda sesuai dengan keadaanmu.

Pernyataan 😊 😐 😟
Aku tahu bahwa Tuhan menyayangiku.
Aku bersyukur atas hidupku.
Aku mau menghargai teman.
Aku mau menolong orang lain.
Aku mau menjadi anak yang baik.

Hari ini aku belajar bahwa:



Mulai hari ini aku akan:




J. AKSI NYATA

Selama satu minggu, lakukan perbuatan baik berikut.

Hari Perbuatan Baik yang Kulakukan
Senin ______________________________
Selasa ______________________________
Rabu ______________________________
Kamis ______________________________
Jumat ______________________________

K. DOA PENUTUP

Tuhan Yesus yang baik,

terima kasih karena Engkau menciptakan aku dengan istimewa. Terima kasih karena Engkau selalu menyayangi dan menjaga aku.

Bantulah aku agar selalu bersyukur, menghargai diriku sendiri, menyayangi keluarga, menghormati guru, dan menjadi teman yang baik bagi semua orang.

Amin.


NILAI

Pengetahuan: __________ / 100
Keterampilan: __________ / 100
Sikap: __________ / 100

Catatan Guru:



Guru Pendidikan Agama Katolik

Rogatianus Slamet Widiantono, SS

LKS III

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

KELAS III SD – FASE B

Satuan Pendidikan: SD Negeri Cepokojajar
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Kelas/Fase: III / B
Semester: __________
Tahun Pelajaran: 2026/2027

Nama Peserta Didik: __________________________________
No. Absen: __________
Kelas: __________

Guru: Rogatianus Slamet Widiantono, SS


DAFTAR ISI

  1. Aku Disayangi Allah
  2. Aku Pribadi yang Istimewa
  3. Aku Bertumbuh dan Berkembang
  4. Aku Bersyukur kepada Tuhan
  5. Aku Mengasihi Keluargaku
  6. Aku Mengasihi Teman
  7. Yesus Sahabat Anak-anak
  8. Aku Mau Mengampuni
  9. Aku Mau Menolong Sesama
  10. Aku Menjaga Lingkungan
  11. Aku Rajin Berdoa
  12. Aku Anak yang Bertanggung Jawab

PETUNJUK MENGERJAKAN LKS

  1. Berdoalah sebelum belajar.
  2. Bacalah materi dengan teliti.
  3. Kerjakan setiap tugas dengan jujur.
  4. Jika mengalami kesulitan, bertanyalah kepada guru.
  5. Kerjakan kegiatan bersama teman dengan saling menghargai.
  6. Setelah selesai, periksalah kembali jawabanmu.

LKS 1

AKU DISAYANGI ALLAH

A. Tujuan Pembelajaran

Aku dapat:

  • memahami bahwa Allah menciptakan dan menyayangi diriku;
  • bersyukur atas kehidupan;
  • menghargai diri sendiri dan orang lain.

B. Sabda Tuhan

Mazmur 139:14

“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib.”

C. Materi Singkat

Allah menciptakan setiap manusia dengan kasih. Aku adalah ciptaan Allah yang berharga. Aku mempunyai kelebihan dan kekurangan. Karena itu aku tidak boleh minder, tetapi juga tidak boleh sombong.

Aku harus bersyukur atas tubuh, keluarga, teman, kesehatan, dan kesempatan untuk belajar.

D. Ayo Menjawab

  1. Siapakah yang menciptakan manusia?
  2. Mengapa kita harus bersyukur?
  3. Apakah kamu berharga di hadapan Tuhan?
  4. Sebutkan dua kelebihanmu!
  5. Bagaimana cara menghargai teman?

E. Aktivitas

Gambarlah dirimu dan tuliskan:

“Aku adalah anak yang __________________________.”

F. Refleksi

Hari ini aku belajar bahwa:


Perbuatan baik yang akan kulakukan:



LKS 2

AKU PRIBADI YANG ISTIMEWA

A. Tujuan

Aku dapat mengenali kelebihan dan kekuranganku serta menghargai orang lain.

B. Sabda Tuhan

1 Korintus 12:12

“Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak... demikian pula Kristus.”

C. Materi Singkat

Setiap orang mempunyai keunikan. Ada yang pandai menyanyi, menggambar, berhitung, berolahraga, atau membantu teman.

Perbedaan bukan alasan untuk saling mengejek. Perbedaan membuat kehidupan menjadi lebih indah.

D. Lengkapi

  1. Aku pandai dalam bidang __________________.
  2. Hobiku adalah _____________________________.
  3. Aku ingin belajar ___________________________.
  4. Temanku mempunyai kelebihan ________________.
  5. Aku menghargai teman dengan cara ____________.

E. Aktivitas Kelompok

Bersama teman, tuliskan 5 kelebihan yang dimiliki teman-temanmu tanpa mengejek kekurangannya.

F. Refleksi

Aku bersyukur karena Tuhan memberikan kepadaku:



LKS 3

AKU BERTUMBUH DAN BERKEMBANG

A. Tujuan

Aku memahami bahwa pertumbuhan merupakan anugerah Tuhan dan harus dijaga dengan baik.

B. Sabda Tuhan

Lukas 2:52

“Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya...”

C. Materi

Manusia mengalami pertumbuhan. Tubuh menjadi semakin besar dan kuat. Pengetahuan juga bertambah melalui belajar.

Selain tubuh dan pengetahuan, iman kita juga harus bertumbuh. Kita dapat bertumbuh dalam iman dengan berdoa, membaca Kitab Suci, mengikuti perayaan Ekaristi, dan melakukan kebaikan.

D. Pilihan Ganda

  1. Agar tubuh sehat kita harus .... a. malas bergerak
    b. menjaga kesehatan
    c. tidur sepanjang hari

  2. Agar pengetahuan bertambah kita harus .... a. belajar
    b. bermain terus
    c. malas membaca

  3. Iman dapat bertumbuh melalui .... a. doa
    b. pertengkaran
    c. kebencian

E. Aksi Nyata

Tuliskan tiga kebiasaan baik yang akan kamu lakukan minggu ini:





LKS 4

AKU BERSYUKUR KEPADA TUHAN

A. Sabda Tuhan

1 Tesalonika 5:18

“Mengucap syukurlah dalam segala hal.”

B. Materi

Banyak hal baik kita terima setiap hari: kehidupan, keluarga, makanan, kesehatan, sekolah, guru, dan teman.

Bersyukur tidak hanya dengan kata-kata. Kita dapat menunjukkan syukur dengan menjaga diri, rajin belajar, membantu orang tua, dan berbuat baik.

C. Tugas

Tuliskan 5 hal yang kamu syukuri:






D. Buat Doa Syukur

Tuhan, terima kasih karena ____________________________



Amin.


LKS 5

AKU MENGASIHI KELUARGAKU

A. Sabda Tuhan

Efesus 6:2

“Hormatilah ayahmu dan ibumu.”

B. Materi

Keluarga adalah tempat pertama bagi kita untuk belajar kasih. Orang tua merawat dan membimbing kita. Kita dapat membalas kasih mereka dengan menghormati, menaati, membantu, dan berbicara dengan sopan.

C. Beri Tanda ✓ atau X

Perbuatan ✓ / X
Membantu ibu ___
Membentak orang tua ___
Merapikan tempat tidur ___
Menghormati kakak/adik ___
Berbohong kepada orang tua ___
Mengucapkan terima kasih ___

D. Aksi Keluarga

Hari ini aku akan membantu keluargaku dengan:


Tanda tangan orang tua:



LKS 6

AKU MENGASIHI TEMAN

A. Sabda Tuhan

Yohanes 13:34

“Supaya kamu saling mengasihi.”

B. Materi

Yesus mengajarkan kita untuk saling mengasihi. Mengasihi teman berarti mau berbagi, menolong, mendengarkan, menghormati, dan tidak mengejek.

C. Pilih Jawaban

  1. Teman mengalami kesulitan. Aku .... a. menolong
    b. menertawakan
    c. meninggalkan

  2. Teman berbeda dengan kita. Sikap kita .... a. mengejek
    b. menghargai
    c. menjauhi

  3. Teman berhasil dalam lomba. Aku .... a. iri
    b. marah
    c. ikut bergembira

D. Aksi Nyata

Tuliskan satu perbuatan kasih kepada teman yang akan kamu lakukan hari ini:



LKS 7

YESUS SAHABAT ANAK-ANAK

A. Sabda Tuhan

Markus 10:14

“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku.”

B. Materi

Yesus sangat mengasihi anak-anak. Yesus menerima mereka dengan penuh kasih.

Sebagai pengikut Yesus, kita juga dipanggil untuk menyayangi dan menghargai anak-anak lainnya.

C. Jawablah

  1. Siapakah yang mengasihi anak-anak?
  2. Apakah Yesus menerima anak-anak?
  3. Bagaimana sikap kita kepada teman?
  4. Mengapa kita tidak boleh mengejek teman?

D. Aktivitas

Gambarlah Yesus bersama anak-anak.

Pesan gambar saya:



LKS 8

AKU MAU MENGAMPUNI

A. Sabda Tuhan

Matius 18:21-22

Yesus mengajarkan agar kita mau mengampuni sesama.

B. Materi

Setiap orang dapat melakukan kesalahan. Ketika teman meminta maaf dengan tulus, kita belajar mengampuni.

Mengampuni bukan berarti membenarkan kesalahan. Mengampuni berarti tidak menyimpan kebencian dan mau berdamai.

C. Situasi

Bayangkan temanmu tidak sengaja merusakkan pensilmu.

Apa yang sebaiknya kamu lakukan?


Jika temanmu meminta maaf, kamu akan berkata:


D. Aksi Damai

Tuliskan nama seseorang yang ingin kamu perlakukan dengan lebih baik:


Perbuatan baik yang akan kulakukan:



LKS 9

AKU MAU MENOLONG SESAMA

A. Sabda Tuhan

Lukas 10:27

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

B. Materi

Kasih harus diwujudkan dalam tindakan. Kita dapat menolong orang lain dengan kemampuan yang kita miliki.

Contohnya:

  • membantu teman belajar;
  • berbagi makanan;
  • membantu orang tua;
  • menghibur teman yang sedih;
  • menolong tanpa membeda-bedakan.

C. Pilih Perbuatan Baik

Beri tanda ✓.

☐ Membantu teman yang kesulitan.
☐ Menertawakan teman yang jatuh.
☐ Berbagi makanan.
☐ Membiarkan teman bekerja sendirian.
☐ Membantu orang tua.
☐ Menghibur teman yang sedih.

D. Tantangan 1 Minggu

Catat perbuatan baik yang kamu lakukan:

Hari Perbuatan Baik
Senin __________________
Selasa __________________
Rabu __________________
Kamis __________________
Jumat __________________

LKS 10

AKU MENJAGA LINGKUNGAN

A. Sabda Tuhan

Kejadian 2:15

Allah menempatkan manusia di taman Eden untuk mengusahakan dan memeliharanya.

B. Materi

Alam adalah anugerah Tuhan. Kita harus menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur kepada Allah.

Menjaga lingkungan dapat dilakukan dengan:

  • membuang sampah pada tempatnya;
  • menghemat air;
  • merawat tanaman;
  • tidak merusak lingkungan;
  • menjaga kebersihan kelas.

C. Benar atau Salah

Tuliskan B untuk benar dan S untuk salah.

  1. Membuang sampah di sungai. _____
  2. Menyiram tanaman. _____
  3. Menghemat air. _____
  4. Merusak tanaman. _____
  5. Membersihkan kelas. _____

D. Aksi Nyata

Bersama teman-teman, lakukan kegiatan “Kelas Bersih dan Sehat.”

Apa yang kamu lakukan?



LKS 11

AKU RAJIN BERDOA

A. Sabda Tuhan

Matius 6:6

Yesus mengajarkan kita untuk berdoa kepada Bapa.

B. Materi

Doa adalah komunikasi kita dengan Tuhan. Dalam doa kita dapat memuji, bersyukur, memohon, dan memohon ampun kepada Tuhan.

Kita dapat berdoa:

  • pagi hari;
  • sebelum dan sesudah belajar;
  • sebelum makan;
  • malam sebelum tidur;
  • dalam Perayaan Ekaristi.

C. Lengkapi

  1. Doa adalah komunikasi dengan __________.
  2. Sebelum makan kita dapat mengucapkan doa __________.
  3. Setelah menerima kebaikan Tuhan kita mengucapkan __________.
  4. Dalam doa kita juga dapat memohon __________.

D. Buat Doa

Doa saya kepada Tuhan:




Amin.


LKS 12

AKU ANAK YANG BERTANGGUNG JAWAB

A. Materi

Tanggung jawab berarti melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.

Sebagai anak, kita mempunyai tanggung jawab:

  • belajar dengan rajin;
  • mengerjakan tugas;
  • menjaga kebersihan;
  • menaati aturan;
  • membantu keluarga;
  • menjaga barang milik sendiri dan orang lain.

B. Pilihan Ganda

  1. Jika mendapat pekerjaan rumah, kita harus .... a. mengerjakannya
    b. mengabaikannya
    c. menyuruh teman

  2. Menjaga kebersihan kelas adalah tanggung jawab .... a. guru saja
    b. semua warga kelas
    c. kepala sekolah saja

  3. Anak yang bertanggung jawab akan .... a. menunda semua tugas
    b. melaksanakan tugas
    c. menyalahkan orang lain

C. Jadwal Tanggung Jawabku

Kegiatan Sudah kulakukan
Merapikan tempat tidur
Mengerjakan tugas
Membantu orang tua
Menjaga kebersihan
Berdoa

EVALUASI AKHIR

A. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Allah menciptakan manusia karena .... a. kasih-Nya
    b. kemarahan-Nya
    c. kebencian-Nya

  2. Sikap yang tepat terhadap diri sendiri adalah .... a. minder
    b. bersyukur
    c. sombong

  3. Setiap manusia mempunyai .... a. keunikan
    b. kesamaan seluruhnya
    c. kekurangan saja

  4. Agar bertumbuh dengan baik kita harus .... a. menjaga kesehatan
    b. malas makan
    c. malas belajar

  5. Salah satu bentuk syukur adalah .... a. mengeluh
    b. berdoa
    c. bertengkar

  6. Kita harus menghormati .... a. orang tua
    b. hanya teman
    c. hanya diri sendiri

  7. Yesus mengajarkan kita untuk .... a. membenci
    b. mengasihi
    c. mengejek

  8. Ketika teman meminta maaf, kita sebaiknya .... a. mengampuni
    b. membalas
    c. menjauhinya

  9. Lingkungan harus kita .... a. rusak
    b. jaga
    c. kotori

  10. Anak yang bertanggung jawab akan .... a. melaksanakan tugas
    b. menghindari tugas
    c. menyalahkan teman


B. ISIAN

Lengkapilah kalimat berikut!

  1. Aku adalah ciptaan __________.
  2. Tuhan mengajarkan kita untuk saling __________.
  3. Kita harus menghormati __________ dan ibu.
  4. Alam adalah anugerah dari __________.
  5. Doa merupakan komunikasi kita dengan __________.
  6. Jika berbuat salah, kita harus berani meminta __________.
  7. Kepada teman yang kesulitan kita sebaiknya __________.
  8. Sampah harus dibuang di __________.
  9. Anak yang rajin belajar berarti melaksanakan __________.
  10. Atas segala kebaikan Tuhan kita harus __________.

C. URAIAN

Jawablah dengan kalimatmu sendiri!

  1. Mengapa kamu harus bersyukur kepada Tuhan?

  1. Sebutkan tiga cara menghormati orang tua!

  1. Bagaimana cara menunjukkan kasih kepada teman?

  1. Mengapa kita harus menjaga lingkungan?

  1. Sebutkan tiga tanggung jawabmu sebagai seorang siswa!


REFLEKSI AKHIR SEMESTER

Aku Belajar Menjadi Anak Tuhan

Hal yang paling aku sukai dalam pelajaran Agama Katolik adalah:


Hal yang paling berkesan bagiku:


Perbuatan baik yang sudah kulakukan:


Perbuatan baik yang ingin lebih sering kulakukan:


Komitmenku

“Mulai hari ini aku akan menjadi anak Tuhan yang...”




LEMBAR PENILAIAN GURU

Nama Siswa: __________________________________

Aspek Nilai Catatan
Pengetahuan _____ __________________
Keterampilan _____ __________________
Sikap/karakter _____ __________________
Keaktifan _____ __________________
Tanggung jawab _____ __________________

Nilai Akhir: __________

Catatan Guru:



Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Rogatianus Slamet Widiantono, SS


Sunday, August 30, 2026

MODUL AJAR KELAS IX

MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Bab 1 — Sakramen Perkawinan

A. Identitas Modul

Komponen Keterangan

Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Pandak

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Fase D

Kelas IX

Semester 1

Materi Sakramen Perkawinan

Tahun Pelajaran 2026/2027

Alokasi Waktu Disesuaikan dengan struktur kurikulum sekolah

Model Pembelajaran Problem Based Learning, diskusi, refleksi

Pendekatan Pembelajaran mendalam dan kontekstual

B. Capaian Pembelajaran


Pada akhir Fase D, peserta didik diharapkan semakin mampu memahami dirinya sebagai pribadi yang bermartabat, mengenal dan meneladani Yesus Kristus, memahami kehidupan Gereja, serta mewujudkan iman Katolik dalam kehidupan pribadi, keluarga, Gereja, masyarakat, dan lingkungan.

Pada materi ini peserta didik diarahkan untuk memahami perkawinan sebagai panggilan hidup dan Sakramen dalam Gereja Katolik, serta menyadari pentingnya kasih, kesetiaan, tanggung jawab, dan pengorbanan dalam membangun keluarga.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

Menjelaskan pengertian perkawinan menurut pandangan Katolik.

Menjelaskan perkawinan sebagai panggilan hidup.

Menjelaskan makna Sakramen Perkawinan.

Mengidentifikasi sifat-sifat perkawinan Katolik.

Menjelaskan tanggung jawab suami dan istri dalam keluarga.

Menjelaskan peran keluarga sebagai tempat bertumbuh dalam kasih.

Menunjukkan sikap menghargai kehidupan keluarga.

Merefleksikan persiapan diri untuk membangun keluarga yang bahagia dan bertanggung jawab di masa depan.

D. Kompetensi Awal

Sebelum mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan telah memahami:

arti keluarga;

peran orang tua dalam keluarga;

pengalaman hidup bersama keluarga;

pentingnya kasih dan tanggung jawab;

ajaran Yesus tentang kasih.


Pertanyaan diagnostik:


Apa arti keluarga bagi kamu?

Apa yang membuat sebuah keluarga menjadi bahagia?

Mengapa dalam keluarga diperlukan kesetiaan?

Menurut kamu, apakah menikah hanya berarti hidup bersama? Mengapa?

E. Profil Pelajar/Profil Lulusan yang Dikembangkan


Pembelajaran mengembangkan beberapa karakter utama:


Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

Kemandirian

Kolaborasi

Komunikasi

Penalaran kritis

Kreativitas

Kewargaan


Nilai karakter yang ditekankan:


kasih;

kesetiaan;

tanggung jawab;

pengorbanan;

penghormatan terhadap martabat manusia;

kepedulian;

kejujuran.

F. Pemahaman Bermakna


Peserta didik memahami bahwa perkawinan dalam Gereja Katolik bukan sekadar hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi merupakan panggilan hidup dan tanda kasih Allah.


Perkawinan membutuhkan:


kasih + kesetiaan + tanggung jawab + pengorbanan + keterbukaan terhadap kehidupan.


Peserta didik juga memahami bahwa persiapan membangun keluarga dimulai sejak remaja dengan belajar:


menghargai diri sendiri;

menghargai orang lain;

bertanggung jawab;

mengendalikan diri;

berkomunikasi dengan baik;

menyelesaikan masalah secara damai.

G. Pertanyaan Pemantik


Guru dapat mengawali pembelajaran dengan pertanyaan:


“Menurut kalian, apa yang membuat sebuah keluarga dapat bertahan dalam keadaan sulit?”


Kemudian dilanjutkan:


Apakah cinta saja cukup untuk membangun keluarga?

Mengapa perkawinan membutuhkan kesetiaan?

Mengapa Gereja memandang perkawinan sebagai sakramen?

Bagaimana seorang remaja dapat mempersiapkan diri untuk kehidupan berkeluarga?

Apa hubungan antara keluarga dan kasih Allah?

H. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Perkawinan


Perkawinan adalah persekutuan hidup antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang dibangun atas dasar kasih, kesetiaan, tanggung jawab, dan komitmen untuk hidup bersama.


Dalam iman Katolik, perkawinan bukan sekadar kontrak atau kesepakatan sosial. Perkawinan merupakan perjanjian hidup yang melibatkan Allah.


2. Perkawinan dalam Kitab Suci

Kejadian 2:18


“Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja.”


Ayat tersebut menunjukkan bahwa manusia diciptakan untuk hidup dalam relasi dan persekutuan dengan orang lain.


Kejadian 2:24


Manusia dipanggil untuk meninggalkan orang tua, bersatu dengan pasangannya, dan menjadi satu.


Matius 19:4–6


Yesus menegaskan kesatuan dan kesetiaan dalam perkawinan.


Dari teks tersebut dapat dipahami bahwa perkawinan merupakan persekutuan yang memiliki nilai luhur dan harus dijalani dengan kesetiaan.


3. Perkawinan sebagai Sakramen


Dalam Gereja Katolik, perkawinan antara orang-orang yang telah dibaptis merupakan Sakramen Perkawinan.


Melalui perkawinan, suami dan istri dipanggil untuk menjadi tanda nyata kasih Allah.


Dengan demikian, pasangan suami-istri tidak hanya saling mencintai, tetapi juga dipanggil untuk:


saling membantu;

saling menguduskan;

membangun keluarga;

mendidik anak;

menjadi saksi kasih Kristus.

4. Sifat-Sifat Perkawinan Katolik

a. Monogami


Perkawinan Katolik berlangsung antara seorang laki-laki dan seorang perempuan.


b. Kesatuan


Suami dan istri dipanggil untuk membangun kehidupan bersama sebagai satu keluarga.


c. Kesetiaan


Suami dan istri berkomitmen untuk setia dalam suka maupun duka.


d. Tidak terceraikan


Perkawinan Katolik dipahami sebagai ikatan yang pada hakikatnya tidak dimaksudkan untuk diputuskan secara sepihak.


e. Terbuka terhadap kehidupan


Perkawinan memiliki keterarahan pada kehidupan dan pendidikan anak.


5. Tanggung Jawab Suami dan Istri


Dalam keluarga, suami dan istri mempunyai tanggung jawab untuk:


saling mengasihi;

saling menghormati;

saling membantu;

berkomunikasi;

mengambil keputusan bersama;

menjaga kesetiaan;

mendidik anak;

membangun kehidupan iman keluarga.


Keluarga bukan tempat untuk mendominasi atau melakukan kekerasan. Suami dan istri dipanggil untuk saling menghormati martabat masing-masing.


6. Keluarga sebagai Gereja Rumah Tangga


Keluarga Katolik dapat menjadi tempat pertama seseorang:


mengenal Allah;

belajar berdoa;

mengenal kasih;

belajar mengampuni;

belajar bertanggung jawab;

belajar menghargai sesama.


Karena itu keluarga sering disebut sebagai Gereja rumah tangga.


I. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 — Memahami Arti Keluarga dan Perkawinan

Pendahuluan


Guru:


memberi salam;

mengajak siswa berdoa;

mengecek kehadiran;

menyampaikan tujuan pembelajaran;

memberikan pertanyaan pemantik.


Siswa:


berdoa;

menjawab pertanyaan;

menyampaikan pengalaman tentang keluarga.

Kegiatan inti


Guru menampilkan gambar/video singkat tentang kehidupan keluarga.


Siswa diminta mengamati kemudian menjawab:


“Apa yang membuat keluarga dalam gambar tersebut terlihat bahagia?”


Siswa berdiskusi dalam kelompok.


Setiap kelompok menuliskan:


ciri keluarga bahagia;

masalah yang dapat terjadi dalam keluarga;

sikap yang dibutuhkan agar keluarga tetap harmonis.


Kelompok mempresentasikan hasil diskusi.


Guru memberikan penguatan tentang pengertian keluarga dan perkawinan.


Penutup


Siswa menulis satu kalimat:


“Keluarga adalah .... bagi saya.”


Guru mengajak siswa berdoa.


Pertemuan 2 — Sakramen Perkawinan

Pendahuluan


Guru mengulas materi sebelumnya.


Pertanyaan:


“Mengapa Gereja memberikan perhatian khusus terhadap perkawinan?”


Kegiatan inti


Siswa membaca Matius 19:4–6.


Kemudian menjawab:


Apa yang dikatakan Yesus mengenai perkawinan?

Apa arti “keduanya menjadi satu”?

Mengapa kesetiaan penting dalam perkawinan?


Kelompok kemudian membuat peta konsep:


SAKRAMEN PERKAWINAN


→ Kasih

→ Kesatuan

→ Kesetiaan

→ Tanggung jawab

→ Keterbukaan terhadap kehidupan

→ Pelayanan


Setiap kelompok mempresentasikan hasilnya.


Penutup


Guru memberikan kesimpulan.


Siswa melakukan refleksi:


“Nilai apa dari perkawinan Katolik yang perlu saya mulai latih sejak sekarang?”


Pertemuan 3 — Mempersiapkan Masa Depan

Kegiatan inti


Guru memberikan kasus:


Kasus:

Andi dan Maria sering melihat konflik dalam keluarga mereka. Mereka menyimpulkan bahwa membangun keluarga ternyata tidak mudah. Mereka bertanya-tanya, “Bagaimana kita dapat mempersiapkan diri agar suatu hari nanti mampu membangun keluarga yang baik?”


Siswa berdiskusi.


Pertanyaan

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menikah?

Mengapa kedewasaan diperlukan dalam perkawinan?

Mengapa kemampuan berkomunikasi penting?

Mengapa pengendalian diri diperlukan?

Bagaimana iman membantu seseorang dalam kehidupan keluarga?


Kelompok membuat “10 Sikap yang Perlu Saya Latih Sejak Remaja untuk Membangun Keluarga yang Baik.”


J. LKPD

Lembar Kerja Peserta Didik


Nama: ........................................

Kelas: ........................................

Kelompok: ....................................


Aktivitas 1 — Mengenal Keluarga


Lengkapi tabel berikut.


Pertanyaan Jawaban

Apa arti keluarga bagi saya?

Hal yang paling saya syukuri dari keluarga saya

Nilai yang saya pelajari dari keluarga

Tantangan dalam kehidupan keluarga

Sikap saya untuk membantu keluarga

Aktivitas 2 — Analisis Kitab Suci


Bacalah Matius 19:4–6.


Jawablah:


Apa yang diajarkan Yesus mengenai perkawinan?

Mengapa kesatuan penting dalam perkawinan?

Apa hubungan kasih dan kesetiaan?

Apa yang dapat dipelajari remaja dari ajaran tersebut?

Aktivitas 3 — Rencana Pengembangan Diri


Tuliskan lima sikap yang akan kamu latih mulai sekarang.


Sikap Tindakan Nyata

Tanggung jawab

Kesetiaan

Pengendalian diri

Komunikasi

Kasih

K. Asesmen Diagnostik

Pertanyaan

Apa yang kamu pahami tentang perkawinan?

Apa perbedaan keluarga dan perkawinan?

Mengapa keluarga membutuhkan kasih?

Apa arti setia menurutmu?


Tujuan: mengetahui pemahaman awal peserta didik.


L. Asesmen Formatif


Guru mengamati:


Aspek Mulai Berkembang Berkembang Sangat Berkembang

Keaktifan berdiskusi

Kemampuan mengemukakan pendapat

Kerja sama

Menghargai pendapat

Pemahaman materi

Refleksi iman

M. Asesmen Sumatif

Pilihan Ganda


1. Dalam iman Katolik, perkawinan merupakan ....


A. perjanjian sementara

B. sekadar hubungan sosial

C. panggilan hidup dan sakramen

D. hubungan berdasarkan kepentingan


Jawaban: C


2. Salah satu sifat penting perkawinan Katolik adalah ....


A. persaingan

B. kesetiaan

C. kebebasan tanpa batas

D. kepentingan pribadi


Jawaban: B


3. Dasar Kitab Suci yang berbicara mengenai perkawinan terdapat dalam ....


A. Matius 19:4–6

B. Mazmur 23

C. Kisah Para Rasul 2:1–4

D. Wahyu 21:1–5


Jawaban: A


4. Keluarga disebut Gereja rumah tangga karena ....


A. keluarga merupakan gedung Gereja

B. keluarga menjadi tempat pertama kehidupan iman

C. semua keluarga memiliki imam

D. keluarga menggantikan tugas Gereja


Jawaban: B


5. Sikap yang perlu dikembangkan dalam keluarga adalah ....


A. egoisme

B. kesombongan

C. kasih dan tanggung jawab

D. persaingan


Jawaban: C


Soal Uraian

Jelaskan pengertian Sakramen Perkawinan!

Mengapa kesetiaan penting dalam perkawinan?

Sebutkan empat tanggung jawab suami dan istri!

Jelaskan arti keluarga sebagai Gereja rumah tangga!

Bagaimana seorang remaja dapat mempersiapkan diri untuk kehidupan berkeluarga?

Pedoman Jawaban


1. Sakramen Perkawinan adalah sakramen yang menyatukan laki-laki dan perempuan yang telah dibaptis dalam perjanjian hidup yang menjadi tanda kasih Allah.


2. Kesetiaan diperlukan agar suami dan istri mampu mempertahankan komitmen dan membangun kehidupan bersama dalam suka maupun duka.


3. Misalnya saling mengasihi, menghormati, membantu, mendidik anak, menjaga kesetiaan, dan membangun kehidupan iman.


4. Keluarga disebut Gereja rumah tangga karena keluarga menjadi tempat pertama seseorang mengenal Allah, berdoa, belajar kasih, mengampuni, dan hidup sebagai orang beriman.


5. Dengan belajar bertanggung jawab, mengendalikan diri, menghargai orang lain, berkomunikasi dengan baik, setia, jujur, dan mengembangkan kehidupan iman.


N. Rubrik Penilaian Projek

Projek: “Aku Mempersiapkan Masa Depanku”


Peserta didik membuat poster/peta konsep tentang persiapan membangun keluarga yang baik.


Kriteria Skor 1 Skor 2 Skor 3 Skor 4

Isi Kurang Cukup Baik Sangat baik

Kesesuaian dengan iman Katolik Kurang Cukup Baik Sangat baik

Kreativitas Kurang Cukup Baik Sangat baik

Kerja sama Kurang Cukup Baik Sangat baik

Presentasi Kurang Cukup Baik Sangat baik


Skor maksimal: 20


Nilai:


Skor diperoleh ÷ 20 × 100


O. Remedial


Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan:


pembelajaran ulang dengan bahasa lebih sederhana;

membaca kembali materi;

bimbingan kelompok kecil;

pertanyaan sederhana tentang makna perkawinan;

tugas membuat rangkuman.

Tugas remedial


Jelaskan dengan bahasamu sendiri:


Apa arti keluarga?

Apa arti perkawinan?

Mengapa perkawinan membutuhkan kesetiaan?

Apa yang dapat kamu lakukan untuk membangun keluarga yang baik?

P. Pengayaan


Peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran diberikan tugas:


“Wawancara Tokoh Keluarga”


Mewawancarai orang tua/wali atau pasangan suami-istri mengenai:


arti perkawinan;

pengalaman membangun keluarga;

tantangan dalam keluarga;

cara menyelesaikan konflik;

pentingnya doa;

nilai yang ingin diwariskan kepada anak.


Hasil wawancara dibuat menjadi laporan 1–2 halaman.


Q. Refleksi Peserta Didik


Berilah tanda ✓.


Pernyataan Ya Belum

Saya memahami arti Sakramen Perkawinan

Saya memahami pentingnya kesetiaan

Saya memahami tanggung jawab dalam keluarga

Saya mampu menghargai keluarga saya

Saya mengetahui cara mempersiapkan diri sejak remaja

Refleksi tertulis


Lengkapi:


Hal yang paling saya pahami hari ini adalah ....


Hal yang ingin saya perbaiki dalam diri saya adalah ....


Mulai hari ini saya akan ....


R. Refleksi Guru


Setelah pembelajaran, guru dapat menjawab:


Apakah peserta didik memahami makna Sakramen Perkawinan?

Apakah peserta didik aktif dalam diskusi?

Apakah kegiatan pembelajaran relevan dengan kehidupan mereka?

Peserta didik mana yang membutuhkan pendampingan?

Apa yang perlu diperbaiki pada pembelajaran berikutnya?

S. Sumber Belajar

Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Dokumen dan ajaran Gereja Katolik mengenai perkawinan.

Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SMP Kelas IX yang digunakan sekolah.

Lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai sumber belajar kontekstual.

T. Penutup Pembelajaran


Guru dapat mengakhiri materi dengan pesan:


“Keluarga yang baik tidak dibangun hanya ketika seseorang sudah menikah. Keluarga yang baik mulai dipersiapkan sejak sekarang, melalui belajar mengasihi, menghormati, bertanggung jawab, setia, mengampuni, dan mengandalkan Tuhan.”


Kemudian dilanjutkan dengan doa penutup.


Rangkaian Modul Berikutnya


Agar menjadi modul ajar lengkap kelas IX selama satu tahun, susunannya dapat dilanjutkan menjadi:


Modul 1 — Sakramen Perkawinan

Modul 2 — Sakramen Tahbisan

Modul 3 — Cita-Cita dan Masa Depan

Modul 4 — Kebebasan sebagai Anak-Anak Allah

Modul 5 — Sabda Bahagia

Modul 6 — Martabat Manusia dan Budaya Kehidupan

Modul 7 — Keadilan dan Kejujuran

Modul 8 — Bersahabat dengan Alam

Modul 9 — Hidup Bersama dalam Keberagaman


Jika perangkat ini akan benar-benar dipakai untuk administrasi guru, saya sarankan tahap berikutnya saya buatkan paket lengkap 9 modul tersebut sekaligus dalam format yang lebih formal, termasuk CP–TP–ATP, KKTP, prota, promes, jadwal JP, LKPD setiap bab, kisi-kisi soal, 50 soal sumatif + kunci jawaban, dan rubrik penilaian, sehingga tinggal dipindahkan ke Word.

PERANGKAT AJAR IX

PAKET PERANGKAT AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Kelas IX — Fase D


SMP Negeri 2 Pandak

Tahun Pelajaran 2026/2027


I. IDENTITAS UMUM

Komponen Keterangan

Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Pandak

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Fase D

Kelas IX

Tahun Pelajaran 2026/2027

Semester 1 dan 2

Kurikulum Kurikulum yang berlaku / CP Agama dan Budi Pekerti terbaru

Guru ........................................

Alokasi Waktu Menyesuaikan struktur kurikulum sekolah

II. CAPAIAN PEMBELAJARAN


Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti pada Fase D diarahkan agar peserta didik bertumbuh sebagai pribadi yang mengenal dan mengembangkan dirinya sebagai citra Allah, semakin mengenal Yesus Kristus, memahami dirinya sebagai bagian dari Gereja, serta mampu mewujudkan iman dalam kehidupan masyarakat.


Empat elemen utama:


Pribadi Peserta Didik

Yesus Kristus

Gereja

Masyarakat


Pembelajaran tidak hanya menekankan pengetahuan agama, tetapi juga penghayatan iman dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.


III. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Modul Materi Tujuan Utama Produk/Asesmen

1 Sakramen Perkawinan Memahami perkawinan sebagai panggilan dan sakramen Refleksi

2 Sakramen Tahbisan Memahami panggilan hidup untuk melayani Wawancara

3 Cita-Cita dan Masa Depan Mengenali potensi dan merencanakan masa depan Peta masa depan

4 Kebebasan sebagai Anak Allah Menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab Studi kasus

5 Sabda Bahagia Menghayati nilai-nilai Sabda Bahagia Jurnal/refleksi

6 Martabat Manusia Menghormati kehidupan dan martabat sesama Kampanye

7 Keadilan dan Kejujuran Membiasakan hidup jujur dan adil Analisis kasus

8 Bersahabat dengan Alam Merawat lingkungan sebagai ciptaan Allah Projek lingkungan

9 Hidup dalam Keberagaman Membangun persaudaraan dan toleransi Projek sosial

IV. PROGRAM SEMESTER

Semester 1

Modul Materi Perkiraan Alokasi

1 Sakramen Perkawinan 3–4 pertemuan

2 Sakramen Tahbisan 3–4 pertemuan

3 Cita-Cita dan Masa Depan 3–4 pertemuan

Evaluasi Asesmen sumatif Disesuaikan

Semester 2

Modul Materi Perkiraan Alokasi

4 Kebebasan sebagai Anak Allah 3–4 pertemuan

5 Sabda Bahagia 3–4 pertemuan

6 Martabat Manusia dan Budaya Kehidupan 3–4 pertemuan

7 Keadilan dan Kejujuran 2–3 pertemuan

8 Bersahabat dengan Alam 2–3 pertemuan

9 Hidup dalam Keberagaman 2–3 pertemuan

Evaluasi Asesmen sumatif Disesuaikan


Catatan: jumlah JP/pertemuan sebaiknya disesuaikan dengan struktur kurikulum dan kalender pendidikan SMP Negeri 2 Pandak.


V. MODUL 1

SAKRAMEN PERKAWINAN

Tujuan Pembelajaran


Peserta didik mampu:


memahami arti perkawinan;

menjelaskan perkawinan sebagai panggilan hidup;

menjelaskan makna Sakramen Perkawinan;

memahami kesetiaan dan tanggung jawab dalam perkawinan;

menghargai keluarga;

mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Kitab Suci

Kejadian 2:18–24

Matius 19:4–6

Efesus 5:21–33

Aktivitas Utama


Studi kasus keluarga → membaca Kitab Suci → diskusi → refleksi → projek “Aku Mempersiapkan Masa Depanku”.


LKPD


Pertanyaan:


Apa arti keluarga bagi saya?

Mengapa perkawinan membutuhkan kesetiaan?

Apa tanggung jawab suami dan istri?

Bagaimana saya mempersiapkan diri sejak remaja?

Asesmen

Diskusi: 20%

LKPD: 20%

Refleksi: 20%

Projek: 20%

Tes tertulis: 20%

VI. MODUL 2

SAKRAMEN TAHBISAN

Tujuan Pembelajaran


Peserta didik mampu:


menjelaskan Sakramen Tahbisan;

mengenal tingkat tahbisan;

memahami tugas imam;

menghargai panggilan hidup;

memahami arti pelayanan;

mengenali bahwa setiap orang mempunyai panggilan.

Materi


Sakramen Tahbisan berkaitan dengan pelayanan Gereja. Mereka yang menerima tahbisan menjalankan tugas pelayanan sebagai:


diakon;

imam;

uskup.


Dasar Kitab Suci:


Markus 10:45


“Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.”


Aktivitas


Siswa melakukan wawancara dengan imam/tokoh Gereja.


LKPD

Apa arti melayani?

Mengapa imam disebut pelayan umat?

Apa yang dapat diteladani dari kehidupan imam?

Apakah melayani hanya tugas imam?

Projek


“Aku Mau Melayani”


Siswa melakukan satu tindakan pelayanan nyata di rumah/sekolah.


VII. MODUL 3

CITA-CITA DAN MASA DEPAN

Tujuan


Peserta didik mampu:


mengenali potensi diri;

memahami keterbatasan diri;

menentukan cita-cita;

membuat rencana masa depan;

mengembangkan talenta;

mengandalkan Tuhan.

Kitab Suci


Matius 25:14–30 — Perumpamaan tentang Talenta.


Aktivitas


Siswa membuat:


“PETA MASA DEPANKU”


Berisi:


cita-cita;

bakat;

kelebihan;

kekurangan;

pendidikan yang dibutuhkan;

langkah yang harus dilakukan;

nilai iman yang menjadi pedoman.

Refleksi


“Apa yang sudah Tuhan berikan kepada saya dan bagaimana saya mengembangkannya?”


VIII. MODUL 4

KEBEBASAN SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH

Tujuan


Peserta didik mampu:


memahami kebebasan;

membedakan kebebasan dan kebebasan tanpa batas;

menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab;

mengambil keputusan berdasarkan hati nurani.

Kitab Suci


Galatia 5:13


Kebebasan tidak digunakan untuk memuaskan keinginan pribadi, tetapi untuk melayani dalam kasih.


Studi Kasus


Seorang siswa bebas menggunakan media sosial. Ia kemudian membuat akun anonim untuk menghina teman-temannya.


Pertanyaan:


Apakah tindakan tersebut merupakan kebebasan?

Apa akibatnya?

Bagaimana seharusnya kebebasan digunakan?

Projek


“Bijak Menggunakan Kebebasan di Era Digital.”


IX. MODUL 5

SABDA BAHAGIA

Tujuan


Peserta didik mampu:


memahami Sabda Bahagia;

menemukan nilai Kerajaan Allah;

menghubungkan Sabda Bahagia dengan kehidupan remaja;

menerapkannya dalam tindakan.

Kitab Suci


Matius 5:1–12


Nilai Utama

rendah hati;

murah hati;

keadilan;

perdamaian;

kemurnian hati;

keteguhan dalam kebenaran.

Aktivitas


Siswa membuat tabel:


Sabda Bahagia Contoh dalam kehidupan siswa

Berbelas kasih Membantu teman

Membawa damai Menyelesaikan konflik

Rendah hati Tidak menyombongkan diri

Memperjuangkan keadilan Tidak membiarkan bullying

Projek


“Satu Minggu Hidup dalam Sabda Bahagia.”


Siswa mencatat tindakan nyata selama satu minggu.


X. MODUL 6

MARTABAT MANUSIA DAN BUDAYA KEHIDUPAN

Tujuan


Peserta didik mampu:


memahami manusia sebagai citra Allah;

menghargai martabat manusia;

menolak kekerasan;

menolak bullying;

menghormati kehidupan.

Kitab Suci


Kejadian 1:27


Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.


Materi Kontekstual


Contoh masalah:


bullying;

penghinaan fisik;

cyberbullying;

diskriminasi;

kekerasan;

perundungan terhadap siswa yang berbeda.

Projek

“SEKOLAH TANPA BULLYING”


Produk kelompok dapat berupa:


poster;

video pendek;

slogan;

presentasi;

kampanye kelas.

XI. MODUL 7

KEADILAN DAN KEJUJURAN

Tujuan


Peserta didik mampu:


memahami arti kejujuran;

memahami keadilan;

menghindari kecurangan;

bertanggung jawab atas tindakan.

Contoh Situasi

menyontek;

memalsukan tanda tangan;

berbohong kepada orang tua;

mengambil barang teman;

menyebarkan berita yang belum benar.

Pertanyaan


Apakah seseorang dapat disebut baik jika hanya jujur ketika diawasi?


Projek


“Jurnal Kejujuran 7 Hari.”


Setiap siswa mencatat pengalaman menerapkan kejujuran selama satu minggu.


XII. MODUL 8

BERSAHABAT DENGAN ALAM

Tujuan


Peserta didik mampu:


memahami alam sebagai ciptaan Allah;

menyadari tanggung jawab manusia terhadap lingkungan;

melakukan tindakan nyata menjaga lingkungan.

Kitab Suci


Kejadian 2:15


Manusia ditempatkan di taman untuk mengusahakan dan memeliharanya.


Projek

“SATU SISWA, SATU AKSI UNTUK BUMI”


Pilihan kegiatan:


membawa botol minum;

mengurangi plastik;

memilah sampah;

menanam pohon;

menghemat air;

menghemat listrik;

membersihkan lingkungan sekolah.

Produk


Laporan projek + foto kegiatan + refleksi.


XIII. MODUL 9

HIDUP BERSAMA DALAM KEBERAGAMAN

Tujuan


Peserta didik mampu:


memahami keberagaman Indonesia;

menghargai perbedaan agama;

membangun toleransi;

bekerja sama dengan semua orang;

menjaga persatuan.

Kitab Suci


Matius 22:39


“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”


Studi Kasus


Di kelas terdapat siswa dengan agama dan latar belakang yang berbeda. Saat kerja kelompok, beberapa siswa hanya mau bekerja dengan teman yang seagama.


Pertanyaan:


Apakah sikap tersebut tepat?

Apa hubungan toleransi dengan kasih?

Bagaimana sikap seorang siswa Katolik terhadap teman yang berbeda agama?

Apa yang dapat dilakukan agar kelas menjadi lebih rukun?

Projek

“KELASKU BERSAUDARA”


Siswa membuat kegiatan bersama yang tidak membedakan agama, misalnya:


kerja bakti;

aksi sosial;

kampanye anti-bullying;

menjaga kebersihan;

penggalangan bantuan kemanusiaan.

XIV. FORMAT ASESMEN UMUM

A. Asesmen Diagnostik


Dilakukan pada awal setiap modul.


Contoh:


Apa yang sudah kamu ketahui tentang materi ini?


Apa pengalamanmu yang berhubungan dengan materi?


B. Asesmen Formatif


Meliputi:


diskusi;

tanya jawab;

presentasi;

LKPD;

jurnal;

refleksi;

observasi.

C. Asesmen Sumatif


Meliputi:


tes tertulis;

proyek;

portofolio;

presentasi;

produk.

XV. KKTP

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

Kriteria Deskripsi

Belum berkembang Belum memahami konsep dan membutuhkan bimbingan

Mulai berkembang Memahami sebagian konsep dengan bimbingan

Berkembang Memahami konsep dan mampu menerapkannya

Sangat berkembang Memahami, menerapkan, merefleksikan, dan mampu menjadi teladan


Peserta didik dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu memahami konsep, menjelaskan dengan bahasa sendiri, serta menunjukkan penerapan nilai dalam kehidupan nyata.


XVI. KISI-KISI ASESMEN SUMATIF

No Materi Indikator

1 Perkawinan Menjelaskan makna Sakramen Perkawinan

2 Tahbisan Menjelaskan panggilan pelayanan

3 Masa depan Mengenali dan mengembangkan talenta

4 Kebebasan Menjelaskan kebebasan bertanggung jawab

5 Sabda Bahagia Mengidentifikasi nilai Injil

6 Martabat manusia Menjelaskan pentingnya menghormati sesama

7 Kejujuran Menganalisis kasus moral

8 Lingkungan Menjelaskan tanggung jawab manusia

9 Keberagaman Menerapkan toleransi dan persaudaraan

XVII. CONTOH 20 SOAL SUMATIF

Pilihan Ganda


1. Perkawinan Katolik merupakan ....


A. perjanjian sementara

B. Sakramen dan panggilan hidup

C. hubungan sosial biasa

D. hubungan berdasarkan keuntungan


2. Salah satu sifat penting perkawinan Katolik adalah ....


A. kesetiaan

B. persaingan

C. kebebasan tanpa tanggung jawab

D. kepentingan pribadi


3. Sakramen Tahbisan berkaitan terutama dengan ....


A. kekayaan

B. pelayanan Gereja

C. pendidikan formal

D. pekerjaan duniawi


4. Talenta yang diberikan Tuhan harus ....


A. disembunyikan

B. dikembangkan

C. diabaikan

D. digunakan hanya untuk diri sendiri


5. Kebebasan harus disertai ....


A. kesombongan

B. tanggung jawab

C. kepentingan pribadi

D. kesewenang-wenangan


6. Sabda Bahagia terdapat dalam ....


A. Matius 5:1–12

B. Kejadian 1:1–5

C. Yohanes 1:1–5

D. Wahyu 1:1–5


7. Manusia memiliki martabat karena ....


A. memiliki kekayaan

B. memiliki jabatan

C. diciptakan menurut gambar Allah

D. memiliki pendidikan tinggi


8. Menyontek merupakan tindakan yang bertentangan dengan ....


A. kejujuran

B. kreativitas

C. kerja sama

D. toleransi


9. Salah satu cara menjaga lingkungan adalah ....


A. membuang sampah sembarangan

B. menghemat air

C. merusak tanaman

D. membakar sampah sembarangan


10. Sikap terhadap teman yang berbeda agama adalah ....


A. menjauhi

B. menghina

C. menghormati

D. memusuhi


11–20: dapat dikembangkan dengan bentuk studi kasus HOTS sehingga siswa tidak hanya menghafal materi.


XVIII. REFLEKSI AKHIR TAHUN


Siswa menjawab:


Apa yang paling saya pelajari selama kelas IX?

Bagaimana iman saya berkembang?

Apa perubahan positif yang saya alami?

Apa nilai Kristiani yang paling ingin saya hidupi?

Bagaimana saya akan menggunakan talenta saya?

Bagaimana saya akan memperlakukan orang yang berbeda dengan saya?

Apa cita-cita saya setelah lulus SMP?

Apa yang saya serahkan kepada Tuhan?

Doa Penutup


Allah Bapa yang Mahakasih,

kami bersyukur atas perjalanan belajar kami.

Bantulah kami agar mampu menggunakan pengetahuan, talenta, dan kebebasan kami untuk kebaikan.

Ajarlah kami menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, penuh kasih, peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Bimbinglah langkah kami dalam merencanakan masa depan dan jadikanlah hidup kami sebagai tanda kasih-Mu bagi dunia.

Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

Amin.


Tuesday, August 4, 2026

LKS KATOLIK IX Ganjil

 

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Kelas / Semester: IX (Sembilan) / Ganjil

Satuan Pendidikan: SMP Negeri 2 Pandak

Materi Pokok: Elemen Gereja – Hakikat dan Karya Pelayanan Gereja

Nama Siswa: ……………………………………………

Kelas / No. Absen: …………………… / ………………

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami hakikat Gereja sebagai Umat Allah dan Persekutuan yang Terbuka, serta memahami tugas dan karya pelayanan Gereja (Mewartakan, Menguduskan, Melayani, Menggembalakan, dan Persekutuan) sehingga mampu terlibat aktif dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.

B. Ringkasan Materi

1. Gereja sebagai Umat Allah dan Persekutuan Terbuka

Gereja bukan sekadar bangunan fisik, melainkan persekutuan orang-orang yang beriman kepada Yesus Kristus. Ciri utama Gereja yang sejati adalah terbuka, mau merangkul semua orang tanpa membedakan latar belakang, serta siap diutus ke tengah dunia.

2. Lima Tugas/Karya Pelayanan Gereja (Panca Tugas Gereja)

  • Kerygma (Mewartakan): Menyebarkan Berita Keselamatan melalui pengajaran, rekoleksi, dan perilaku hidup sehari-hari.

  • Liturgia (Menguduskan): Mendoakan dan merayakan iman melalui Perayaan Ekaristi, Sakramen, dan doa bersama.

  • Diakonia (Melayani): Memberikan bantuan nyata bagi sesama yang miskin, menderita, tersisih, dan membutuhkan belarasa.

  • Koinonia (Persekutuan): Membangun rasa persaudaraan dan kebersamaan antarumat (misalnya kegiatan Lingkungan, OMK, atau Bina Remaja).

  • Martyria (Kesaksian): Menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat melalui sikap jujur, adil, dan berani membela kebenaran.

C. Pendalaman Kitab Suci

Bacalah perikop berikut dengan saksama:

Kisah Para Rasul 2:42-47

"Maka bertekunlah mereka dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa... Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama..."

D. Lembar Aktivitas Siswa

Tugas 1: Analisis Teks Kitab Suci

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan bacaan Kisah Para Rasul 2:42-47 di atas!

  1. Sebutkan 3 ciri cara hidup umat beriman pertama yang tercantum dalam bacaan tersebut!

    Jawaban:

  2. Menurut pendapatmu, bagaimana cara hidup umat beriman pertama tersebut dapat kita terapkan di lingkungan SMPN 2 Pandak saat ini?

    Jawaban:

Tugas 2: Pemahaman Konsep (Panca Tugas Gereja)

Jodohkan istilah Panca Tugas Gereja di Kolom A dengan contoh tindakan nyata yang tepat di Kolom B!

NoKolom A (Panca Tugas)PasanganKolom B (Contoh Action / Tindakan)
1Liturgia (Menguduskan)[ ... ]A. Menjadi petugas lektor/pembaca Kitab Suci saat Misa Kudus.
2Diakonia (Melayani)[ ... ]B. Mengumpulkan bantuan bahan pokok (sembako) untuk korban bencana.
3Kerygma (Mewartakan)[ ... ]C. Mengikuti Doa Rosario bersama di lingkungan tempat tinggal.
4Koinonia (Persekutuan)[ ... ]D. Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti dan keakraban remaja Gereja.
5Martyria (Kesaksian)[ ... ]E. Berani menolak ajakan bolos sekolah dan tindakan perundungan (bullying).

Tugas 3: Studi Kasus & Refleksi Diri

Narasi Soal:

Dito adalah seorang siswa Katolik kelas IX. Di sekolahnya, ia berteman baik dengan siapa saja tanpa membedakan agama. Suatu hari, Dito melihat seorang temannya dianiaya secara verbal (diejek) oleh kelompok siswa lain. Di sisi lain, Gereja setempat juga sedang mengadakan kegiatan bakti sosial untuk warga desa sekitar.

Pertanyaan:

  1. Tindakan apa yang seharusnya dilakukan Dito di sekolah sebagai wujud menjalankan tugas Martyria (Kesaksian Iman) dan Diakonia (Melayani)?

    Jawaban:

  2. Tuliskan 1 Rencana Aksi Nyata yang akan kamu lakukan minggu ini di sekolah atau lingkungan rumah sebagai wujud perannya sebagai remaja Katolik yang aktif!

    Rencana Aksiku:

E. Penilaian Kebiasaan Hidup Kristiani (Self-Assessment)

Beri tanda centang ($\checkmark$) pada kolom yang sesuai dengan kebiasaanmu sehari-hari!

NoPernyataanSelaluSeringKadangTidak Pernah
1Saya berdoa sebelum dan sesudah belajar di sekolah.
2Saya aktif mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja/Kapela.
3Saya bersedia membantu teman yang mengalami kesulitan belajar.
4Saya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.

Paraf Guru Pendidikan Agama Katolik: _______________

Nilai: _______________