Selamat Datang

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Wednesday, May 25, 2022

Surat Paulus untuk Diri kita masing-masing

Kita akan menggubah surat Paulus untuk Filemon yang adalah murid Paulus, menjadi diri kita sendiri. Seolah-olah Filemon itu kita, oleh karena itu, Nama filemon kita ubah menjadi nama diri kita. Di sini pun kita akan mengetahui nama-nama yang disebut oleh Paulus yang begitu asing untuk telinga kita, kita ubah menjadi teman, sahabat, saudara atau saudari yang kita kenal.

Di sini ditampilkan beberapa contoh yang ada

Surat Paulus untuk Pristha

Surat Paulus untuk Genoveva

Surat Paulus untuk Diacita

Surat Paulus untuk Dhymna Ara

Wednesday, May 18, 2022

Rm Agustinus Suryonugroho Selamat Jalan


Sobat kecilku 
Selamat jalan 
Berbahagialah bersama BAPA di surga. Terima kasih, kita telah menempuh perjalanan selama beberapa tahun hingga kita terpisahkan dengan tugas, panggilan dan perutusan masing-masing. Banyak hal telah kita alami, banyak hal pula, aku telah belajar banyak darimu.

 Terus terang, kamu adalah sosok pribadi yang sungguh luar biasa, kamu telah memberiku warna-warni dalam kehidupanku di saat-saat aku menyendiri engkau datang 
disaat kita bertemu engkau pun selalu mengunlurkan tanganmu memberikan kasih yang luar biasa bahkan engkau memberikan anggur yang paling enak kepadaku saat itu di Ganjuran.

Sebuah kisah yang pernah kita alami terus membayang dalam benakku saat-saat kita mulai mengolah panggilan hidup saat-saat itu kita berjuang bersama mengejar mimpi dan kita berziarah bersama Yoko Doni Amisani ke Sendangsono


Begitu banyak kasih cinta yang mengalir Ketika engkau akan pergi Aku sungguh salut dengan segala perjuangan yang telah engkau lalui dan segenap hati yang penuh kerahiman engkau tunjukkan dan saat ini aku baru tahu bahwa engkau diutus menjadi salah seorang Imam kas yang ditunjuk oleh Bapa Suci sendiri.

Mengapa baru sekarang aku tahu menjadi kekecewaan tersendiri bagiku Mengapa di saat terakhir ini aku baru tahu bahwa engkau ada tugas khusus.




Sobat kecilku beristirahatlah dengan damai


Sudilah engkau menjadi pendoa bagi kami yang masih harus terus berjuang di dunia ini demi melaksanakan kehendak Allah yang penuh misteri


Di saat ini pun aku bisa bertemu dengan ibu Bapakmu dan adik-adikmu yang telah sekian lama tidak pernah berjumpa ketegaran kekuatan dan keikhlasan dari kedua orang tua dan kedua adikmu menjadikan kekuatan baru dalam menghadapi perjuangan

 

Sunday, May 8, 2022

Wirasabha Paskahan 22 Persiapannya

Setelah sekian lama kita tidak bisa paskahan karena covid 19. Tahun ini adalah awalan kita mulai bergerak untuk maju bersama dengan mengadakan acara bersama siswa siswi kristiani SMP N 16 Yogyakarta. Banyak hal telah kita buar bersama di tengah keluarga dan masyarakat dan Gereja, namun di tempat belajar kita perlu juga menciptakan suasana paskah itu. Paskah kita hanya terjadi di Gereja dan keluarga kita, tetapi terjadi pula di tempat kita belajar. Ajang bekerja sama serta menciptakan sesuatu yang baru, kita buat melalui acara bersama ini. Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai disini namun bisa berkelanjutan.

Bersama kita menyiapkan segala sesuatunya agar apa yang telah kita rapatkan dan kita diskusikan menjadi nyata dalam kegiatan bersama esok harinya. Memang dibutuhkan banyak pengorbanan dan mau melayani satu sama lain. hal ini bukanlah acara aku, kamu tetapi adalah kita. Kita sebagai satu kesatuan sebagai paguyuban murid Kristus yang sedang diutus di tempat kita sekarang SMP N 16 yang tercinta.

Terma kasih teman, kita sudah mau saling membantu satu sama lain. Bukan tanggung jawab pribadi, namun ini adalah perwujudan iman kita bahwa kita diutus sebagai GEREJA yang menghadirkan secara nyata lewat kegiatan ini. Semoga Kristus yang bangkit menjadi semangat kita dalam saling melayani, peduli dan mau berbagi lewat yang kita miliki baik itu tenaga, waktu, pemikiran dan lain sebagainya.

Suatu kebahagian tersendiri bisa melihat dan merasakan kebersamaan ini. Terima kasih teman, semoga yang kita buat sungguh mendatangkan berkat baik untuk diri sendiri, orang lain terlebih bagi sekolah yang kita cinta ini. WIRASABHA JAYA, JAYA, JAYA.


Tuesday, April 26, 2022

SALIB KITA

Salah satu cara kita mengisi kehidupan kita yang menjadi ciri khas kita sebagai murid-murid KRISTUS. Melalui ini diharapkan kita memakukan apa yang kita miliki untuk kita satukan dengan SALIB KRISTUS yang menjadi tanda KEMENANGANNYA atas maut. 

Dibawah ini ada gambar yang wajib diisi sesuai dengan yang kita punyai, sebagai modal atau pun talenta ataupun hal-hal yang positif, kita gantungkan pada salib dibawah ini.

Dengan demikian, kita akan mengalami salib kita yang sudah kita satukan dengan SALIB KRISTUS. Yang terjadi selanjutnya, semoga kita memancarkan salib itu memberi warna kehidupan yang sungguh berguna bagi sesama kita sebagai partisipasi kita dalam mewartakan, bersaksi sekaligus menghidupinya.


Mengisi salib kita, an interactive worksheet by Slammy2405
liveworksheets.com

Saturday, April 16, 2022

Merayakan Paskah

Hari raya Paskah puncak dari rangkaian Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci) umat Katolik. Umumnya orang mengenal paskah sebagai hari kebangkitan Isa Almasih. Dahulu kala, orang Ibrani merayakan paskah sebagai bentuk peringatan akan peristiwa pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesir. Kini paskah bagi orang Katolik dimaknai sebagai pembebasan manusia dari perbudakan dosa.

Salah satu peristiwa penting dalam perayaan Paskah adalah Tuhan bangkit dari kematian. Bagi umat Katolik, lewat peristiwa ini kemuliaan dan keagungan Tuhan dibuktikan, Kuasa dan kerja tangan Tuhan dipercayai lebih berkuasa dari kematian dan dosa yang selama ini telah membawa keterpurukan dan penderitaan bagi manusia. Kebangkitan Tuhan membuktikan keberadaanya ditengah-tengah manusia. Momentum kebangkitan Tuhan itu benar-benar di luar akal sehat manusia. Sampai sekarang orang-orang Yahudi belum mempercayainya. Setidaknya ada beberapa bukti empiris yang menunjukkan bahwa Tuhan sudah bangkit dari alam maut. Pertama, makam kosong. Pada hari ketiga setelah kematian, jenasah Tuhan Yesus tidak ditemukan lagi di kuburNya.

Batu sudah terguling dan ketika murid-murid Yesus mengecek isi makam, jenasah Tuhan tidak ditemukan di sana. Ketika dua orang wanita pergi pertama kali ke makam Yesus, seorang malaikat Tuhan menampakan diri kepada mereka katanya “janganlah kamu takut, sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti telah dikatakanNya” (Mat 28:5-6). Kedua, setelah Yesus bangkit, Ia menampakkan DiriNya kepada murid-muridNya selama tiga kali (Yoh 20:11-28). Ketiga, Setelah Yesus bangkit, Ia makan bersama dengan murid-muridNya (Yoh 21:15-19).

Peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus merupakan bukti bahwa Yesus itu benar-benar manusia dan benar-benar Tuhan. Ia manusia karena Ia merasa lapar dan haus seperti manusia. Ia juga hidup sebagai manusia, merasakan penderitaan sebagaimana manusia mengalaminya. Tetapi di sisi lain, Dia adalah Tuhan. Dia bisa menyembuhkan mata orang buta, orang lumpuh dibuatNya berjalan, orang kusta ditahirkan, dan membangkitkan orang yang sudah mati. Pekerjaan-pekerjaan seperti ini tidak bisa dilakukan oleh manusia. Bukti ke-Allah-anNya yang paling kuat adalah Dia bangkit dari kematian. Kebangkitan itulah inti paling dasar dari iman Katolik.

Bagi orang Katolik, peristiwa Paskah merupakan langkah pertama untuk memulai kehidupan yang baru, kehidupan yang lebih bermakna dan lebih bermanfaat bagi Tuhan dan sesama. Menjadi pribadi yang baru yang lebih beriman dan percaya. Iman Katolik adalah Iman yang hidup, iman yang disertai harapan.

Belajar dari Sejarah


Melansir dari Ensiklopedia Britannica via Merdeka.com, arti paskah adalah kemenangan Yesus Kristus atas kematian. Paskah merupakan tiga hari setelah kematian Yesus Kristus di kayu salib. Dengan kata lain, kebangkitan Yesus Kristus berarti kehidupan kekal yang diberikan kepada umat manusia yang percaya.

Di dalam Perjanjian Lama, Paskah adalah perayaan orang-orang Israel saat memperingati Passover atau bulan purnama pertama setelah ekuinoks vernal.

Secara harfiah, Passover memiliki arti 'melewati' dan secara khusus dalam tradisi Yahudi merujuk pada perayaan pembebasan orang-orang Yahudi dari perbudakan Mesir.

Sejalan dengan arti dalam Perjanjian Lama, Paskah dalam Perjanjian Baru juga menunjukan kuasa Allah atas kasih dan anugerah yang meluputkan umat milik-Nya dari maut. Dengan kata lain, Allah memberikan kepastian kebangkitan kekal di akhir zaman, melalui kebangkitan Kristus.

Paskah adalah kebangkitan Yesus yang telah mengubah jalan hidup manusia. Kebangkitan Yesus telah membawa perubahan status dan memberikan transformasi dalam hidup. Dalam keyakinan umat Kristiani, penyaliban dan kebangkitan Yesus dipercaya terjadi ketika Passover tahun 30.

Di samping itu, terdapat penjelasan lain tentang arti Paskah, merujuk pada kata 'eostur Norse' atau 'ostara', yang memiliki arti musim kelahiran baru. Dengan kata lain, paskah sering dikaitkan dengan pergantian musim.

Mencoba untuk Memaknai PASKAH

Keluar dari Gelap Menuju Terang


Manusia yang sering kali masih berpengaruh dalam dunia gelap dan tidak mempunyai pengharapan dalam hidupnya, Yesus memberikan suatu pengharapan yang baru kepada tiap-tiap orang yang percaya bahwa Dia telah bangkit.

Bangkit dari Kehidupan Lama dan Mulai Kehidupan yang Baru

Sering kali manusia mengalami banyak masalah kehidupannya dan membuat dosa, setelah Tuhan bangkit dari kematian-Nya, Dia ingin mengajarkan perubahan dari perbuatan yang jelek yang dulu dilakukan.

Apa yang pernah dilakukan, terutama perlakuan buruk dan yang melibatkan dosa, harus dibuang dan harus mulai sadar dan bangkit untuk memulai kehidupan yang baru sesuai ajaran Tuhan.

Batu Penghalang Sudah di Singkirkan

Tuhan memberitahukan kepada umat-Nya di momen Paskah ini bahwa batu penghalang bertemu dengan Allah sudah dihapuskan dan sudah disingkirkan.

Semua halangan yang dilakukan iblis untuk menjauhkan umat Kristiani dengan Tuhan, sudah disingkirkan. Dengan begitu, bisa berhasil melangkah ke tempat Tuhan Allah, kemudian bisa menjadi murid teladan untuk Tuhan dan menuruti perintah ajaran dari Allah.

Batu penghalang yang sudah disingkirkan akan membuat jalinan hubungan dengan Allah makin dekat.




Sunday, April 10, 2022

Gereja Bagai Bahtera

 Mari kita kidungkan madah pujian ini



Sekali bersama

Catatan apasaja yang bisa kita peroleh dari ungkapan lagu ini?