Selamat Datang

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Friday, July 26, 2019

UTS PTS KATOLIK IX GANJIL

P E N I L A I A N T E N G A H S E M E S T E R I
TAHUN AJARAN 2017/2018

Mata Pelajaran         : Pendidkan Agama Katolik
Kelas / Smt               : IX / 1
Hari, Tanggal             : Senin, 18 September 2017
Waktu                         : 10.00-11.30

PETUNJUK KHUSUS
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang anda anggap paling benar di lembar jawaban yang tersedia.

1. Pernyataan dibawah ini benar berkenaan dengankeselamatan umat manusia………
a. Keselamatan dapat diterima manusia
b. Allah mewahyukan diriNya
c. Manusia mengusahakan keselamatannya sendiri
d. Allah adalah sumber keselamatan manusia

2. Perhatikan penggalan kisah dibawah ini
“,,,Biarawati ini bahagia karena wanita dipinggir jalan itu akhirnya pulih karena cinta dan perhatiannya. Suster Bernarda bertutur sederhana “ ini bukan karena besarnya cinta yang saya saggupi, tapi karena besarnya daya Ilahi dalam cinta yang membuat cinta itu tumbuh...”.
Kesadaran dan pelajaran yang tepat dapat dipetik sebagai orang beriman Kristiani membaca kisah diatas adalah...
a. Peristiwa tersebut adalah karya Allah yang menyelamatkan
b. Peristiwa tersebut menujukkan kebaikan Suster Bernarda yang sangat besar
c. Peristiwa tersebut menunjukkan betapa banyak orang sakit yang butuh perhatian
d. Peristiwa tersebut menunjukkan betapa mulia apa yang dilakukan Suster Bernarda

3. Ada banyak alasan orang untuk memeluk suatu agama,salah satu alasan yang tepat yaitu…
a. agar hidup menjadi terarah dan bermakna
b. ajaran agama menjamin masuk sorga
c. kehidupannya selalu mendapat kesuksesan
d. hidup selalu dalam keberuntungan

4. Dalam menjalani kehidupan di dunia ini sangatlah perlu untuk memiliki suatu agama. Dalam hal demikian agama merupakan….
a. Jalan kehidupan manusia
b. Wahyu Allah terwujud dalam hidup manusia
c. Keseimbangan hidup manusia dan kegiatan Keagamaan
d. Komunikasi antara manusia dengan Allah

5. Yang daimaksud dengan Wahyu yaitu….
a. karya-karya Roh Kudus dalam kehidupan
b. kehendak Allah dalam menyapa diri
c. Allah berbicara kepada manusia secara langsung
d. pernyataan diri Allah kepada manusia

6. Pernyataan di bawah ini yang dimaksud dengan iman yaitu…
a. melaksanakan kehendak Tuhan sebagai panggilan
b. ketaatan manusia dalam menyakini suatu agama tertentu
c. tanggapan manusia atas tawaran cinta kasih Allah
d. manusia selalu mengikuti upacara doa di lingkungannya

7. Pernyataan di bawah ini yang merupakan aspek hidup beriman yaitu…
a. membaca Kitab Suci
b. aktif dalam persekutuan
c. menjadi saksi Kristus
d. menghayati karya dan kebaikan Allah dalam hidup

8. Hubungan antara Iman dan wahyu adalah…………………
a. Iman sebagai tanda diterimanya wahyu Allah bagi manusia
b. Iman tidak akan muncul tanpa wahyu Allah dan sebaliknya wahyu Allah akan sia-sia tanpa Iman yang menaggapinya
c. Wahyu adalah tawaran Allah bagi manusia demikian manusia menanggapinya dengan Iman
d. Iman adalah tanggapan dari wahyu Allah

9 . Salah satu dari penyataan dibawah ini benar adalah……………………..
a. Karena Iman telah menyapa ,maka Allah begitu tanggap untuk segera menanggapi dengan wahyuNya
b. Karena manusia telah siap untuk beriman , maka wahyupun segera ditawarkan oleh Allah
c. Karena wahyu telah ditawarkan oleh Allah, maka manusia begitu besar menaruh perhatian
d. Karena wahyu Allah telah meyapa, maka manusia tanggap untuk mengimaninya

10 . Yang dimaksud dengan aspek religius dalam kehidupan umat beriman Kristiani adalah……………….
a. Manusia sungguh menghayati karya dan kebaikan Allah yang berpuncak pada Diri Yesus Kristus
b. Manusia dituntut secara terus menerus untuk semakin mampu mempertanggungjawabkan Imannya
c. Manusia memberi jawaban sebagai tanggapan atas wahyu Allah yang telah berkarya
d. Dalam kegiatan Gereja akan selalu ada aspek Kristus sentries.

11. Bagi orang beriman mengalami kesembuhan dari sakit adalah………..
a. Hal yang kebetulan
b. Semata-mata pengaruh obat
c. Rahmad keselamatan dari Allah
d. Takdir yang sudah digariskan Allah

12. Pernyataan di bawah ini merupakan suatu contoh sikap beriman Kristiani, yaitu…
a. Berkeinginan menjadi garam dan terang dunia
b. mengampuni orang yang berbuat dosa
c. menjadi aktivis Gereja
d. menolong orang yang dikenalnya saja

13 Sebagai orang beriman Kristiani, kita mengenal harta yang indah yaitu….
a. iman yang telah dianugrahkan dari Tuhan Allah
b. kebanggaan akan ajaran agama yang dianutnya
c. memiliki harta kekayaan yang sangat melimpah
d. banyak kesibukan dengan tugas pelayanan gereja

14. Ada bayak faktor yang menghambat perkembangan iman seseorang, salah satu contohnya yaitu…
a. aktif dalam berbagai kegiatan di masyarakat
b. malas dalam melakukan doa kepada Tuhan
c. mengutamakan kepentingan pelayanan gereja
d. mempunyai banyak tugas pelayanan gereja

15. Yang dimaksud dengan iman bersifat personal yaitu….
a. iman merupakan perwujudan cinta kasih Allah yang terpuncak Yesus Kristus
b. iman merupakan tanggapan pribadi manusia atas tawaran cinta kasih Allah
c. iman merupakan satu-satunya jalan kebenaran dalam menuju surga
d. iman itu akan selalu dimilikioleh seseorang dalam sifat yang kudus

16. Dalam perkembangan iman kita, pentinglah kalau kita selalu mengusahakan….
a. adanya keterlibatan rohaniawan/ti dalam jemaat
b. terbentuknya kepengurusan dalam dewan paroki
c. keharmonisan hubungan dengan semua umat manusia
d. saling diadakannya persekutuan doa dalam lingkungan

17. Bukti kongkrit bahwa seseorang itu telah bertanggung jawab mengembangkan iman dalam kebersamaan jemaat diantaranya yaitu….
a. selalu hadir dalam persekutuan umat
b. mengikuti upacara sakramen Krisma
c. menjadi prodiakon dalam gereja paroki
d. Rajin berdoa pada setiap harinya

18. Sebagai dasar orang mengalami peristiwa Rahmad keselamatan Allah adalah……….
a. Iman
b. Pengetahuan
c. Kemauan
d. Cinta kasih

19. Menurut Matius 5 :45. Kasih Allah yang menyelamatkan ditujukan kepada orang………
a. Orang-orang Israel
b. Orang-orang Yahudi
c. Semua orang didunia
d. Oraang-orang yang benar

20. Bagi kita sebagai umat beriman sumber keselamatan terdapat dalam………..
a. Ajaran Gereja
b. Allah sendiri
c. Ajaran Kitab Suci
d. Dogma-dogma Gereja

21. Menurut Iman Kristiani peristiwa pewahyuan Allah mencapai puncaknya dalam…….
a. Bunda Maria
b. Para Rasul
c. Bapa-Bapa Gereja
d. Pribadi Yesus Kristus

22. Kita dapat menanggapi kasih Allah dengan melakukan suatu tindakan…………….
a. Menolong orang tanpa pandang bulu
b. Menolong orang yang pernah berbuat baik
c. Menolong orang yang dicintai saja
d. Menolong orang dengan mengharapkkan imbalan

23. Yang menjadi dasar kebebasan beragama adalah……………..
a. Hak asasi manusia
b. Keakraban dengan Allah
c. Ingin menjadi orang terkenal
d. Memperoleh keselamatan sejati

24. Yang tidak termasuk pengamalan Agama yang benar adalah………..
a. Setiap minggu pergi ke gereja
b. Meningkatkan belajar dan bekerja
c. Membuat orang tua semakin bahagia
d. Memberi bantuan supaya dipuji orang lain

25. Menurut Rasul Yakobus, hidup beriman mendalam adalah…………..
a. Kesatuan antara ibadah dan perbuatan
b. Kesatuan antara doa dan pekerjaan
c. Kesatuan antara manusia dan Allah pencipta
d. Kesatuan antara manusia dan sesama

26. Segi Iman yang patut kita teladani dari ibu Maria adalah…………….
a. Kepedulian terhadap sesama
b. Ketaatan kepada kehendak Allah
c. Ketekunan dalam bekerja
d. Kesederhanaan dalam hidup

27. Segi Iman yang menonjol pada Sr. Theresia dari Calcuta adalah………….
a. Hidup suci
b. Hidup sederhana
c. Mencintai alam
d. Suka menolong kaum Papa

28. Berikut ini yang tidak termasuk makna hidup orang yang tidak beriman adalah…………
a. Tidak merasa was-was
b. Merasa takut dan gelisah
c. Cenderung mencari jalan pintas
d. Menyelesaikan masalah dengan segala cara

29.Pernyataan dibawah ini adalah salah satu contoh sikap orang beriman Kristiani………
a. Marah ketika simbol-simbol keagamaan dirusak
b. Membalas apabila dihina dan disakiti
c. Mengampuni orang yang berbuat salah
d. Menghancurkan orang yang mengganggu Agamanya

30. Seorang yang beriman adalah seorang yang religius, artinya……………
a. Selalu menggantungkan hidupnya pada orang lain
b. Seluruh peristiwa hidupnya merupakan takdir Allah
c. Menyandarkan hidupnya hanya pada Allah
d. Hidupnya diwarnai dengan keluh kesah

31. Yesus menjadi tanda kasih Allah, puncak kasih Allah kepada manusia. Yanng seharusnya kita lakukan sebagai konsekuensi kasih Allah yang sedemikian besar kepada manusia adalah...
a. Mengasihi orang lain tanpa kecuali
b. Mengetahui bahwa Allah telah mencintai kita
c. Mengasihi orang yang telah mengasihi kita
d. Berbuat baik jika dibutuhkan

32. Untuk menekan rasa aman, memeroleh arti hidup, menemukan pedoman hidup, hal ini tepat jika menjadi alasan manusia dalam hal...
a. Beriman
b. Beragama
c. Mendapatkan wahyu
d. Menerima sakramen

33. Di dalam masyarakat sekarang banyak umat beragama melaksanakan tindakan keagamaan dengan alasan yang tidak benar. Dibawah ini bukan merupakan keprihatinan dalam hidup keagamaan dimasyarakat adalah...
a. Praktek hidup beragama hanya menekankan hal lahiriah
b. Mencantumkan identitas agama yang dianutnya di dalam KTP
c. Menjalankan kegiatan agama layaknya orang lain yag beragama
d. Membangun hubungan yang semakin mendalam dengan Tuhan

34. Didasarkan pada dorongan dari dalam untuk mencari kebenaran sejati, dengan motivasi membangun hubungan yang semakin mendalam dengan Allah dan sesama. Uraian tersebut merupakan pengertian dari....
a. Hidup beriman
b. Hidup beragama
c. Hidup sebagai orang beriman Kristiani
d. Hidup sebagai orang yang Imannya berkembang

35. Sapaan, pernyataan, tawaran dari Tuhan kepada mausia . Hal yang dinyatakan Tuhan antara lain ; DiriNya, rencanaNya untuk menyelamatkan manusia. Uraian tersebut merupakan pengertian dari...
a. Gereja
b. Iman Kristiani
c. Wahyu
d. Agama

36. Menyerahkan diri secara total kepada kehendah Allah. Uraian tersebut merupan pengertian dari....
a. Gereja
b. Iman
c. Wahyu
d. Agama

37. “....Santo Hironimus bertekad membaktikan dirinya untuk membebaskan pendertaan sesama mausia. Hatinya sakit dan sedih jika menyaksikan anak-anak terlantar yang menderita kelaparan. Dia membawa anak-anak itu kerumah yang disewanya dekat Gereja...”. Dari penggalan Kisah tersebut keteladana yang hendak ditunjukkan oleh santo Hironimus adalah...
a. Iman hendaknya nyata dalam tindakan
b. Iman identik dengan memperhatikan orang kelaparan
c. Menyadari bahwa iman mengalami pasang surut
d. Beriman seharusnya melalui pengalaman menderita

38. Tidak was-was, tidak khawatir, optimis, damai, bahagia, tabah karena yakin akan adanya pertolongan dari Allah. Sikap sebagaimana diuraikan tersebut adalah manfaat dari...
a. Hidup beragama
b. Hidup dengan Iman
c. Hidup tanpa Iman
d. Hidup beriman Kristiani

39. “...Hidup dari Iman menjadi ciri orang yang benar, maka sangatlah penting orang hidup dari Iman. Orang yang hidup dari Iman akan diberkati dan mengalami hubungan yang baru dengan Tuhan...”. Uraian Berkaitan dengan hidup beriman tersebut diajarkan oleh...
a. Gereja
b. St. Paulus
c. Yakobus
d. Allah

40. “...Hubungan dengan Allah dibangun oleh orang beriman melalui ibadah, sedangkan hubungan dengan sesama ditampakan dalam tindakan nyata. Orang beriman tidak cukup hanya menjadi pendengar melaikan harus menjadi pelaku firman...”. Uraian Berkaitan dengan hidup beriman tersebut diajarkan oleh...
a. Gereja
b. St. Paulus
c. Yakobus
d. Allah

41. Bagi manusia beriman kepada Allah sangatlah penting, maka beriman berati manusia memepercayakan seluruh hidunya kepada Allah. Hidup beriman demikian sudah dilakukan oleh tokoh yang diakui oleh St. Paulus dan dapat dijadikan teladan dalam hidup beriman kita yakni....
a. Abaraham
b. Rasul Yakobus
c. St. Hironimus
d. Musa

42. Pengalaman dimana manusa sungguh menghayati karya dan kebaikan Allah yang berpuncak dalam diri Yesus Kristus, dan karena pengalaman itu manusia sampai pada kemuan bebas untuk menyerahkan diri kepada Kristus. Aspek hidup beriman Kristiani sebagaimana diuraikan diatas adalah aspek....
a. Pengetahuan Iman
b. Pengalaman hidup
c. Pengalaman religius
d. Penyerahan Iman

43. Seorang Beriman Kristiani dituntut terus menerus untuk semakin mampu mempertanggunjawabkan Imannya. Aspek hidup beriman Kristiani sebagaimana diuraikan diatas adalah aspek....
a. Penyerahan Iman
b. Belajar Iman
c. Pengetahuan Iman
d. Pengalaman religius

44. Jawaban atas tawaran Allah yang telah berkarya, orang tidak saja mengakui bahwa Kristus adalah Allah tetapi juga mewujudkan tindakan atau perbuatan sesuai dengan ajaran Kristus. Aspek hidup beriman Kristiani sebagaimana diuraikan diatas adalah aspek....
a. Belajar Iman
b. Penyerahan Iman
c. Pengalaman religius
d. Pengetahuan Iman

45. Umat Kristiani yang dihimpun dalam Gereja Katolik memiliki sejumlah ciri penghayatan hidup beriman yang terus dipelihara. Dibawah buka merupakan ciri yang dimaksud adalah...
a. Bersatu dalam kasih, doa, pelayanan dan kesaksian 
b. Menerima dan merayakan sakramen-sakramen
c. Dilahirkan kembali dalam Tuhan dan diangkat sebagi anak Allah
d. Terlibat dalam karya pelayanan gereja secara aktif dan kreatif

SOAL UTS AGAMA KATOLIK VIII 2016

PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN
DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA
SMP ANGKASA ADISTJIPTO
Alamat: Jln. Janti, Lanud Adisutjipto, Caturtunggal, Depok Telp. (0274) 487342

ULANGAN TENGAH SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017

Mata pelajaran                  : Agama Katolik
Hari / tanggal                    : 6 Oktober 2016
Kelas                                   : VIII (Delapan)
Waktu                                 : 07.30 – 09.00

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar diantara pilihan a, b, c dan d pada lembar jawab yang tersedia !

1. Penolakan terhadap Yesus sebagai utusan Allah yang mewartakan kerajaan Allah difahami berkaitan dengan reaksi yang timbul karena ....
A. Para imam, ahli Taurat serta orang farisi yang menolak kehadiran Yesus karena merasa terancam kelangsungan hidupnya
B. Kerjasama para imam dan ahli taurat dalam mewartakan kerajaan Allah
C. Keterlibatanya dalam mewartakan kerajaan Allah dengan menyembuhkan orang pada hari sabat
D. Menerima kehaadiran Yesus sebagai bagian dalam hidupnya ang mewartakan kerajaan Allah

2. Penolakan dan upaya untuk menjebak Yesus yang datang dari ahli Taurat dan orang Farisi bermula dari ....
A. Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari sabat
B. Mengajar murid muridnya dirumahnya
C. Memberikan kasihnya kepada ibunya
D. Memberikan penghakiman kepada wanita

3. Pada Mat 16 : 21, Yesus menyatakan kepada murid muridNya bahwa Ia akan pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari fihak tua tua, Iman kepala, Ahli taurat namun Ia akan ....
A. Menjadi pemimpin yang besar
B. Penyelamat bangsanya yang mengalami penderitaan
C. Dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga
D. Menanggung penderitaan karena terlahir sebagai manusia
 
4. Menjelang sengsaraNya Yesus merayakan perjamuan Paskah bersama murid muridnya karena perjamuan tadi diyakini sebagai ....
A. Awal karya penyelamatanna
B. Konsekwensi sebagai masyarakat Yahudi
C. Perjamuan terakhir bagi Yesus dengan murid muridNya
D. Bentuk keterlibatan dengan muridnya dalam mengadakan pesta
 
5. Penderitaan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, dibawah ini merupakan penderitaan yang dialami oleh Yesus Kristus dalam mewartakan kerajaan Allah diantaranya:
1. Dimusuhi oleh orang orang yang tidak menyukainya
2. dijauhi oleh orang orang yang tidak sejalan dengan misi penyelamatanNya
3. diajak bekerjasama dalam mewartakan kerajaan Allah
4. berusaha menjatuhkan Dia, dengan mencari cari kesalahan yang dibuatNya
5. berkeinginan untuk membunuh, dan menyalibkannya
6. ajarannya diterima, dengan baik
Dari pernyataan tersebut, manakah yang sesui dengan penderitaan Yesus dalam mewartakan kerajaan Allah yaitu ....
A. 1,2,3,4                              C. 1,3,5,6
B. 2,3,4,6                              D. 1, 2, 4,5

6. Dalam Mat 26 : 26 – 29 ” Penetapan perjamuan malam ” yang berupa ....
A. Perhatian kepada para muridnya
B. Roti dan anggur yang ditumpahkan kepada semua orang untuk pengampunan dosa
C. Perkataan kepada semua muridnya bahwa mereka akan dibeaskan dari dosa
D. Hasil pokok anggur yang disantap oleh bangsa Yahudi

7. Pada Yoh 13 : 1 – 20, dikisahkan sebelum perjamuan makam bersama Yesus membasuh kaki murid muridnya, hal ini dilakukan sebagai tindakan ....
A. Upaya membersihkan debu dikaki muridnya
B. Menunjukkan kecintaanNya yang luar biasa terhadap para muridnya dengan pelayanan dan kerendahan hati
C. Kasih kepada orang yang seiman agar mendapatkan jaminan masuk surga
D. Agar dapat menjadi teman didalam mengadakan pengajaran di Yahudi

8. Pada waktu selesai perjamuan, Yesus berdoa dengan murid muridNya ditaman Getsemani, akan tetapi para muridNya tertidur. Kata kata Yesus dalam doanya ....
A. Kepercayaan dan harapan Yesus pada Bapanya
B. Supaya diampuni dosa murid muridNya
C. Permohonan untuk tidak membinasakan umat manusia yang berdosa yang tidak setia kepada janji Allah
D. ” Ya Bapa, jikalau engkau mau, ambillah cawan ini padaku, tetapi bukan kehendakku melainkan kehendakmu yang terjadi ”

9. Dalam doaNya di taman Getsemani Yesus mengalami ketakutan yang terwujud dengan ....
A. Peluhnya keluar berupa titik titik darah
B. Muncul ular yang mengajak untuk berbuat dosa
C. Adana kesunian karena para pengikutnya tertidur
D. Badannya kedinginan karena berada di bukit yang sepi

10. Diatas kayu Salib Yesus mewariskan 7 sabda yang disebut ” Sapta sabda purna ” diantaranya yang dikatakan :
1. Ya Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka buat
2. Jangan dekati aku, kerajaan Allah sudah dekat
3. Aku berkata kepadamu sesungguhnya hari ini juga bersama aku ditaman Firdaus
4. Ia berkata kepada IbuNya ” Ibu inilah anakmu ”
5. ” Allah ku ya Allahku mengapa engkau meninggalkan daku
6. Yesus kehausan
7. Ajakan untuk meratapi Yesus karena penderitaanNya
Dari pernyataan tersebut merupakan sebagian pesan Yesus terdapat pada ....
A.1, 3, 4, 5, 6
B.1, 2, 3, 4, 5
C.1, 3, 4, 5, 7
D.2, 3, 4, 5, 7

11. Sekalipun mengalami pemderitaan, Yesus masih sempat menghibur para wanita Yerusalem yang meratapinya, bahkan menjelang kematiaNya Yesus ....
A. mengutuk perbuatan orang yang menganiayanya agar mendapatkan celaka
B. membiarkan saja, karena itu sebagai resiko yang harus dihadapinya dalam membebaskan
manusia
C. berdoa kepada BapaNya, supaya mengampuni mereka yang membuatnya menderita
D. mendoakannya dengan perasaan terpaksa, karena tertekan dengan orang orang disekitarnya

12. Dalam Yoh 20: 1-10, tentang Kebangkitan Yesus, yang melihat bahwa batu telah terbuka yaitu ....
A. Maria Magdalena
B. Kayafas dan Zibedeus
C. Yakobus dan Andreas
D. Simon dari Kirene

13. Dibawah ini merupakan konsekwensi dari tugas perutusan Murid Yesus dalam hidup sehari hari
yaitu ….
A. menolong teman
B. pergi kegereja setiap Minggu
C. menolong sesama tanpa pamrih dengan tulus hati
D. menolong orang orang tertentu saja agar mendapatkan pahala

14. Keselamatan manusia senantiasa ada dibumi ini, maka sebagai wujud tindakan kongkrit yang dapat kita laksanakan adalah ….
A. mengajak teman untuk mengikuti kita kegereja walaupun agama kita beda
B. memberikan pertolongan kepada teman kita satu kelas yang sudah kita kenal agar mendapat
pujian
C. mengusahakan untuk menghargai agama lain yang ada disekitar kita dengan melebur menjadi
seiman
D. dalam kelimpahan yang kita miliki, kita berusaha untuk menolong sesama yang KLMT

15. Sengsara dan Wafat Yesus merupakan usaha dan tanggung jawab sebagai ….
A. Tugas perutusan menebus dosa manusia
B. konsekwensi dalam melaksanakan keinginannya sendiri
C. bukti cintanya kepada Bunda Maria
D. kunci keberhasilan yang akan dicapainya

16. Dalam melaksanakan kehendak Bapa Yesus menjalaninya dengan ….
A. penuh ketabahan dan ketaatan pada kehendak Bapa
B.mengeluh, karena tugasnya begitu berat
C. diam saja, namun menangis dalam hatinya
D. terpaksa karena sudah menjadi takdirnya Wafat dikayu salib

17. Ketaatan yang dimiliki oleh Yesus dalam tugas perutusannya yaitu melalui ….
A. sikap sederhananya
B. tindakan yang harus dijalaninya
C. kerjasama dengan orang orang yang dicintainya
D. doa dan penyerahan sepenuhnya kepada Bapa

18. Ceritera tentang Bambu, merupakan salah satu pengalaman dalam ….
A. pengorbanan hidup untuk memberi hidup
B. Kehidupan pohon bamboo
C. hal memberi
D. hal kehidupan

19. Dalam perjalananNya untuk disalibkan ( Luk 23 : 26 – 49 ) Yesus dibantu oleh ….
A. Andreas                                  C. Yudas Iskariot
B. Simon dari Kirene                  D. bangsa – bangsa Yahudi

20. Yesus sempat memohon pengampunan bagi orang yang menganiayanya dengan berdoa ….
A. Ya Bapa kedalam tanganmu kuserahkan nyawaku
B. Allahku ya Allahku ampunilah segala kesalahanku
C. Ya Bapa, ampunilah mereka yang tidak tau apa yang mereka perbuat
D. Allahku ya Allahku mengapa engkau meninggalkan daku

21. Sebagai remaja yang sedang berkembang, untuk mencari jati diri kita sering mengadakan perjanjian dengan teman atau pacar ! Apabila janji itu kita tepati maka akan …
A. Selalu menambah kepercayaan diatara keduanya
B. Memperbesar cinta keduanya
C. Membahagiakan mereka
D. Memperoleh kesejahteraan diantara mereka

22. Saat Yesus Wafat, terjadilah “ tirai Bait Allah terbelah menjadi dua “, maka kepala pasukan meyakininya dengan mengatakan ….
A. Sungguh orang ini, adalah orang yang paling benar !
B. Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu
C. Sungguh bahwa Maria adalah bunda yang sangat dikasihinya
D. Sudah selayaknya Yesus wafat di salib

23. Yesus datang kedalam dunia dengan menderita sengsara, dan akhirnya bangkit hal ini dimaksudkan ….
A. sebagai wujud cintaNya kepada Bunda Maria
B. demi kemulian diriNya untuk dapat menarik simpatik rakyat
C. untuk menunjukkan kepada orang Yahudi bahwa agama yang benar adalah Katolik
D. . sebagai pernyataan kerajaan Allah didunia

24. Melalui kebangkitan Yesus, kita sebagai orang beriman kristiani tidak hanya mengenang karya dan ajaranNya tetapi ….
A. Mengenang pribadinya secara mendalam
B. Memberikan bukti bahwa Yesus sungguh telah bangkit
C. Menjadikan Yesus sebagai kekuatan hidup kita sehari hari
D. Menonjolkan karyanya sebagai bukti bahwa Yesus telah wafat dikayu salib

25. Dibawah ini merupakan salah satu contoh orang yang mengalami kebangkitan yaitu ….
A. rajin pergi kegereja
B. seorang penjahat yang kembali kejalan yang benar
C. seorang yang bermimpi ketemu dengan Tuhan Yesus
D. anak yang berdiri dari posisinya sewaktu ia terjatuh dari naik sepeda

26. Kebangkitan Yesus dimaknai dengan tanda tanda diantaranya ….
A. adanya peristiwa alam diantara masyarakat Yerusalem
B. adanya isak tangis pada wanita di Yerusalem
C. kubur kosong, kain kafan yang tertinggal
D. isak tangis oleh Bunda Maria karena mengasihi Yesus

27. Kebangkitan Yesus adalah permulaan suatu kehidupan yang baru , kelahiran baru yang
menjadikanYesus sebagai ….
A. Anak Allah                          C. anggota gereja
B. penebus dunia                     D. ciptaan baru

28. Manusia sudah seyogyanya meninggalkan hidup lama dan kembali pada hidup yang baru, hal ini merupakan bentuk….
A. Kedosaan                     C. pertobatan
B. Kesucian                      D. kenistaan

29. Menurut Yoh 20 : 19 – 23 Yesus menampakkan diri kepada murid muridnya dengan cara ….
A. demontratif dengan meampaki mereka dijalan raya
B. menghembusi mereka dengan berkata “ terimalah Roh kudus “
C. memberikan salam
D. tersenyum

30. Dalam Yoh 20 : 24 – 29, Yesus menampakkan diri pada Thomas dengan cara ….
A. menyuruh menaruh jarinya pada bekas lukaNya pada waktu dipaku dikayu salib
B. berbicara
C. bersama sama
D. menghembusi dengan angin

31. Ketika Yesus berjalan dengan dua orang murid dari Emaus, Ia menjelaskan makna penderitaanNya yaitu ….
A. bukankah seorang Mesias harus menderita semuanya itu agar dapat dibangkitkan
B. bukan seorang Mesias harus menderita semuanya agar dapat dibangkitkan masuk surga
C. bukan semua Mesis harus menderita semuanya agar dapat masuk surga semuanya nantinya
D. Bukanlah seorang Mesias harus menderita semuanya untuk masuk dalam kemuliaanNya

32. Semua orang katholik yang telah dibaptis berklat sengsara dan wafat serta kebangkitannya wajib
untuk ….
A. menguasai sesamanya                      C. menerima bantuan
B. mewartakan Injil                              D. sengsara seperti Yesus

33. Karya penyelamatan Allah menggunakan dimensi ke Allahan dan kemanusiaan dari Yesus
sehingga …
A. Merupakan sesuatu yang wajar karena dapat dimengerti oleh manusia
B. Dapat dirasakan oleh manusia secara sempurna
C. Dapat dirasakan dan diteladan olah orang kristiani
D. Dapat membuat manusia hidup sedih atau menderita
   
34. Yesus Kristus sungguh Allah dan sungguh manusia, realita demikian dapat kita ketahui dalam peristiwa ….
A. Yesus berdoa ditaman Gesemani
B. Yesus banyak mengadakan mukjizat
C. Yesus wafat disalib dan bangkit lagi
D. Yesus takut, dalam menghadapi penderitaan

35. Dalam Kej 3 : 1 – 15, Allah membuat janji kepada manusia karena ….
A. keprihatinan Allah teradap situasi dosa manusia
B. beban berat yang harus dipikulnya
C. tugas mulianya
D. supaya mendapatkan pahala

36. Yesus Kristua telah makan bersama sama dengan Zakeus, si pemungut cukai itu, orang Farisi tidak senang melihatnya, Yesus berkata : “ Bukan orang sehat yang membutuhkan tabib, akan tetapi ….
A. Tabib memerlukan orang menjadi sehat
B. Orang sakit membutuhkan tabib untuk sehat
C. Orang sakit perlu sehat agar dapat beraktifitas
D. Tabib membutuhkan orang sakit untuk sehat

37. Dalam Mat 4 : 18 – 22, Yesus memanggil Andreas dan saudaranya. Reaksi meeka ketika menerima panggilan yaitu ….
A. Membereskan alat alat pekerjaannya sebelum mengikuti
B. Mengalami kebingungan dintara pilihan yang akan dijalaninya
C. Mengadakan musyawarah terlebih dahulu dengan keluarganya
D. Tidak usah berfikir panjang langsung mengikutinya

38. Dalam diri manusia juga mengandung dimensi ke Allahan, yang memancarkan keilahian sehingga manusia dapat….
A. Ia diciptakan oleh Allah dan berjenis kelamin
B. Dapat mengasihi, mengampuni sesamanya
C. Kecewa, sedih dan bergembira
D. Mempunyai kemampuan untuk berfikir dengan baik

39. Ajaran Yesus selalu menyelamatkan terutama bagi mereka yang ….
A. lemah miskin tersingkir dan difabel
B. patuh kepada Yesus
C. pandai dan terpelajar
D. kaya raya

40. Bentuk bentuk nyata dari karya penyelamatan Yesus adalah ….
A. menyembuhkan orang sakit
B. menyelamatkan orang orang yang seiman
C. berani dengan orang tuanya
D. tidak bersahabat dengan orang miskin

41. Orang yang telah mengucapkan janji baptis , dan menyerahkan diri untuk dibaptis berarti ….
A. Mempunyai tanda sudah bertobat
B. Memenuhi syarat untuk menjadi orang katolik
C. Nantinya kalau mati akan disalib seperti Yesus
D. Akan mengalami kesuksesan dalam kehidupannya didunia

42. Sebagai manusia Ia bisa berdoa, dapat memancarkan keilahian, mengasihi, mengampuni.
Hal ini merupakan dimensi sebagai citra Allah dalam hal …
A. pribadi                         C. Kemanusiaan
B. kebapaan                     D. KeAllahan

43. Perutusan Ilahi telah dipercayakan oleh Yesus kepada para rasul berlangsung ….
A. Sampai dengan akhir jaman
B. Akan berakhir karena para rasul sudah meninggal dunia
C. Saat bunda Maria diangkat kesurga
D. Saat mereka bersama sama dengan Yesus

44. Pewartaan tidak hanya dalam bentuk kata – kata, melainkan juga dalam bentuk kesaksian . contoh pewartaan dalam bentuk kesaksian adalah ….
A. Memberikan bantuan kepada mereka yang cocok dengan kita
B. Dapat menjadi garam dan terang dunia dimanapun kita berada
C. Memberikan khotbah kepada siapa saja yang ingin menjadi katolik
D. Mengajar dan membimbing calon baptis di gereja

45. Jemaat Perdana semakin berkembang sebab ….
A. Para rasul penuh dengan pelayanan dan pemaksaan
B. Segala sesuatu kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama
C. Para rasul sebagai pengganti imam kepala yang bertugas mengajar
D. Pelayanan para rasul penuh dengan keterpaksaan pada waktu itu

46. Yesus adalah Allah yang memiliki kuasa keilahian yang terdapat dalam Yoh 6 : 1 – 15 dalam hal…
A. menyelamatkan para wanita Kanaan
B. melakukan mukjizat penggandaan roti
C. menyembuhkan orang buta yang ditemuinya
D. memberikan pertolongan pada muridnya dalam keterbatasan mengatasi badai ditengah laut

47. Yesus adalah Allah yang memiliki kuasa keilahian yang terdapat dalam Yoh 6 : 1 – 15 dalam hal…
A. menyelamatkan para wanita Kanaan
B. melakukan mukjizat penggandaan roti
C. menyembuhkan orang buta yang ditemuinya
D. memberikan pertolongan pada muridnya dalam keterbatasan mengatasi badai ditengah laut

48. Arti » persekutuan « sebagai murid Yesus pada sekarang dalam hal menggereja dengan banyak adalah ….
A. Berdoa bersama dengan banyak orang saat berziarah pada bulan Maria
B. Berkumpulnya sekelompok manusia untuk melakukan aksi
C. Berkumpulnya remaja untuk berbagi roti
D. Berkumpulnya keluarga setiap hari

49. Dalam tugas perutusan Yesus mengutus para murid seperti « aku mengutus kamu seperti anak
domba ketengah serigala « artinya ….
A. Tugas yang diberikan Yesus sangat ringan
B. Tugas yang diberikan Yesus amat berat dan mengandung resiko
C. Tugas yang diberikan Yesus biasa biasa saja
D. Para murid disuruh menjalaninya dengan segala resiko ditanggun sendiri

50. Dalam lagu « lilin lilin kecil « karya James F Sundah, kita diajak untuk senantiasa berpijar dan
berguna bagi orang lain, dalam hal ini sebagai orang beriman kita dituntut menjadi ….
A. Penyengat dan penghambat manusia
B. Pemersatu di dalam kehidupan keluarga
C. Garam dan terang dunia
D. Tergantung kepada sesama manusia



KESELAMATAN ALLAH

Arti Keselamatan
  • Kata “Keselamatan” berasal dari bahasa Yunani yaitu sozo yang artinya menyelamatkan, membebaskan, mengawetkan, melestarikan, menyembuhkan. 
  • Keselamatan bagi manusia berarti “menyembuhkan dari kematian atau mempertahankan hidup.” 
(Barclay M. Newman Jr, Kamus Yanani – Indonesia (Bpk Gunung Mulia, Jakarta, 1991) 167.)

Keselamatan dalam Kitab Suci
            Keselamatan dalam kitab suci mengandung arti luas, bahkan Paulus mengungkapkan kasih. Salah satu kerinduan setiap manusia yang paling dalam adalah memperoleh keselamatan dalam hidupnya. Bagi orang beriman, kerinduan untuk keselamatan berdasarkan iman akan Allah sebagai sumber keselamatan yang pertama dan utama. Keselamatan berada didiri Yesus.  Menurut Paulus:”Sebab kasih karunia, kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri. (Ef. 2:8-9).

            Tanda kasih Allah adalah keselamatan dalam diri Yesus itu lebar, panjang, dalam dan tingginya lebih dari apapun jua di dunia ini (Ef. 3:18). Keselamatan mengandung 4 arti penting, yaitu   :
1.       Diselamatkan dari dosa &  perbudakan. (Roma 10:1 dan Kisah Para Rasul 7:25)
2.      Diselematkan dari kehancuran & penghinaan. (Ibrani 10:1)
3.      Diselamatkan dari tubuh yang menderita atau sakit (Kisah Para Rasul 3:6, 4:10)
4.     Diselamatkan dari segala kutuk dan maut, serta diselamatkan sampai dengan akhirnya.         (Roma 13:11)


Orang percaya yang sudah menerima Kristus telah, sedang dan akan diselamatkan. Bagi yang belum menerima keselamatan, terimalah Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan. Bagi yang belum menerima keselamatan dalam arti sesungguhnya maka mintalah, beriman dan bersyukurlah. Kerinduan Allah untuk menyelamatkan semua oran yang telah ditunjukan sejak dulu kala, melalui berbagai cara dan kesempatan.

Beberapa contoh dalam Kitab Suci yang menunjukkan bahwa Allah menyelamatkan manusia adalah            :
a)     Allah menyelamatkan manusia dengan menciptakan segala sesuatu
Contohnya adalah Allah mencipatakan tempat yang  istimewa bagi manusia seperti yang terdapat dalam Kej. 1-2)
b)     Allah menyelamatkan manusia dalam perjalanan hidupnya
Contohnya adalah ketika Allah memanggi Abraham(Kel 12:1-9), memberikannya keturunan ( Kej 18:1-15) dan tidak membiarkan umat-Nya kelaparan melalui Yusuf ( Kej 37-50), membebaskan umat-Nya melalui Musa,dll.
c)      Allah menyelamatkan manusia dengan menghadirkan sesama
Contohnya Allah menhadirkan oran tua, saudara, guru-guru, teman-teman, perawat, dokter, masyarakat,dsb bagi kita.

Kehendak Allah untuk membuat manusia bahagia dan selamat tidak terputuskan oleh apapun dan semua dilakukan Allah tanpa pamrih.

Tanda Keselamatan Allah
  1. Tanda keselamatan Allah yang paling nyata dan agung adalah kehadiran Yesus Kristus. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada-Nya beroleh hidup yang kekal (Yoh 3:16). Oleh karana itu, Santo Paulus mengatakan, ”Barang siapa mengenal Yesus, ia mengenal Allah sendiri” (Kol 1:19). Kehadiran Yesus menjadi penggenapan rencana keselamatan Allah bagi manusia.
  2. Sama halnya dengan Yesus, kita juga dapat menjadi tanda keselamatan Allah bagi sesama kita. Kesediaan kita untuk menolong orang lain tanpa pandang bulu, mengasihi tanpa terkecuali, dapat menjadi tanda syukur kita akan keselamatan yang dianugerahkan Allah kepada kita.
  3. Ada berbagai sarana bagi manusia untuk menghayati Allah sebagai sumber keselamatan, salah satunya dengan Sakramen Ekaristi karena dengan mengikutinya, kita disatukan dan diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Selain itu, Allah sebagai sumber keselamatan sejati, dapat dijumpai dan dirasakan melalui doa dan Kitab Suci.
  4. Karya keselamatan Allah pada manusia tetap berlangsung hingga sekarang dan sampai akhir zaman. Oleh karena itu, kita selayaknya menanggapi dengan berbuat kasih pada sesama sehingga dapat menjadi saran keselamatan Allah bagi orang lain di hidup kita.

Tanda cinta kasih bagi keselamatan manusia
  1. ·         Alam semesta yang luas dan indah
  2. ·   Orang-orang di sekitar kita yang memiliki niat baik dan mau bekerja sama dalam membangun dunia atau menjadi sarana keselamatan bagi orang lainAllah adalah sumber keselamatan bagi manusia dalam peristiwa hidup sehari-hari
  3. ·   Allah sumber keselamatan, maka setiap orang harus menampilkan kehadiran Allah yang tidak kelihatan, seperti Yesus yang telah menghadirkan wajah Allah yang tidak kelihatan.
  4. ·  Kitapun juga harus menjadi perwujudan kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia dalam perisriwa hidup sehari-haru , seperti: mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi lapangan pekerjaan pada sesama, menolong sesama yang sakit tanpa memandang agama, suku dan ras.

Tahap Wahyu Allah yang Penuh
  • ·      Tahap wahyu Allah yang penuh ada dalam Sabda-Nya yang telah menjadi daging, yaitu Kristus, pengantara dan kepenuhan Wahyu.
  • ·     Sebagai Putra Tunggal Allah yang menjadi manusia, Dia adalah sabda yang sempurna dan definitif dari Bapa. Dengan pengutusan Putra dan penganugerahan Roh Kudus telah lengkap secara penuh, namun maknanya yang lengkap dan dipahami oleh iman Gereja secara bertahap dan berabad-abad.

PRIBADI YANG MENYENANGKAN

Menjadikan Pribadi yang Menyenangkan


  1. Tunjukkan Minat pada Orang Lain
Perhatikan hal hal kecil terkait lawan bicara Anda. Berikan komentar baik padanya seakan menunjukkan perhatian atau minat yang lebih padanya. Berikan respon dengan pertanyaan – pertanyaan singkat yang memancing cerita bagi lawan bicara yang sedang berbincang- bincang. Pasang ekspresi wajah dan senyuman yang menunjukkan ketertarikan Anda untuk mendengarkan cerita dari lawan bicara. Gunakan nada yang antusias. Hindari sikap cuek dan tidak peduli.
  1. Seringlah Memberikan Pujian
Semua orang suka dipuji yang baik- baik. Memiliki sikap percaya diri memang baik, namun percaya diri yang berlebihan pun juga tidak baik. Sikap percaya diri yang berlebihan menganggap diri sendiri dapat melakukan banyak hal yang hebat, akan mengurangi rasa kebanggaan kita pada orang lain. Hargai usaha keras orang lain dan berikan pujian karena sudah berusaha. Setiap orang memiliki target hidup yang berbeda- beda dan belum tentu target Andalah yang paling baik. Bersikaplah menghargai orang lain dan berikan pujian pada mereka sebagai ungkapan perhatian dan juga dukungan.
  1. Jadilah Pendengar yang Baik
Menjadi pendengar yang baik lebih mulia daripada menjadi seorang yang aktif berbicara. Pendengar yang baik adalah sosok yang paling dibutuhkan oleh semua orang. Dengarkanlah cerita atau obrolan dengan lawan bicara dengan baik tanpa memotong pembicaraannya jika tidak perlu. Jangan memberikan penilaian atau nasehat jika tidak diminta.
  1. Jadikan Orang Lain merasa Dirinya Penting
Tunjukkanlah sikap dan ucapan yang menghormati orang lain. Anggap orang lain sebagai orang penting yang Anda hormati setiap saat. Ucapkan maaf apabila Anda terlambat atau membuatnya menunggu terlalu lama. Tepatilah janji, berikan alasan yang pantas apabila Anda berhalangan untuk bertemu.
  1. Selalu Menyapa Orang dengan Menyebutkan Namanya
Jika orang lain mengetahui dan memanggil nama, akan ada perasaan sengan dan mengenal yang lebih dekat. Umumnya orang tidak suka namanya dipanggil dengan salah, sehingga hindari kemungkinan keliru. Tanyakan terlebih dahulu jika Anda ragu. Usahakan menyebutkan namanya ketika berinteraksi. Menyebutkan nama seseorang akan terdengar lebih baik daripada hanya dengan kata sapaan seperti ibu atau bapak saja.
  1. Bersikap Ramah
Keramahan merupakan salah satu bagian dari sopan santun. Kita sudah diajarkan untuk menjadi orang yang ramah kepada orang lain. Orang juga akan sangat senang jika menerima keramahan dari orang lain. Keramahan membuat orang merasa betah berinteraksi dengan Anda.
  1. Lakukan Kontak Mata
Saat berkomunikasi atau berbincang dengan orang lain, salah satu cara agar lawan bicara merasa dihargai adalah dengan menatap matanya. Kontak mata menunjukkan ketulusan hati dan perhatian yang lebih terhadap lawan bicara, sehingga lawan bica menjadi lebih senang dan nyaman saat berinteraksi dengan Anda.a
  1. Berempati dengan Tulus
Ketika ada yang sedang terkena musibah, sebaiknya Anda bersikap empati. Anda harus menunjukkan keinginan diri untuk menolong. Jangan merasa bahwa Anda tidak perlu menolong karena orang lain mungkin tidak membutuhkan pertolongan Anda.
  1. Hindari Penggunaan Kata-kata yg Mencela/ Mengkritik
Tidak ada orang yang suka diremehkan. Umumnya orang juga tidak suka kelemahannya diketahui banyak orang dan dipermalukan. Hal hal yang bersifat menurunkan harga diri seseorang akan berdampak negatif untuk Anda. Hal semacam itu juga bisa memunculkan pertengkaran antara kedua belah pihak.
  1. Bersikap Asertif
Setiap orang memiliki pemikirannya masing- masing dan tidak harus menuruti atau berjalan sesuai alur yang ada. Apabila ada suatu hal yang tidak cocok dengan diri Anda, boleh Anda mengucapkan tidak pada hal tersebut.

  1. Selalu Berfikir Positif
Berfikir positif dinyatakan dapat mengurangi tingkat stres. Menjadi orang yang selalu berfikir positif itu adalah sesuatu yang menyenangkan. Pikiran positif akan disertai dengan perbuatan positif pula. Orang- orang dengan pikiran positif juga akan lebih diterima dalam komunitasnya dan banyak teman.
  1. Sering Tersenyum
Menjadi orang yang murah senyum. Bukan berarti selalu tersenyum tanpa sebab, namun senyum yang menunjukkan keramahan dan kebaikan hati Anda. Selalu tersenyumlah pada orang yang Anda kenal, orang yang lebih tua. Tentu Anda juga harus mampu menggunakan senyum di waktu dan tempat yang tepat. Senyum membuatmu menjadi orang yang santai dan orang lain akan senang mendekati Anda.
  1. Dapat Menjaga Rahasia dan Bisa Dipercaya
Menjadi seorang teman yang bisa dipercaya merupakan hal baik yang tidak semua orang bisa. Ketika seseorang bercerita tentang kisah hidupnya yang cukup rahasia dan meminta Anda untuk tidak menceritakannya ke siapapun, maka Anda harus bisa menepati janji dan menjaga rahasia tersebut.
  1. Berteman dengan Semua Orang Tidak Pilih-pilih
Cara Menjadi Pribadi yang Menyenangkan yang lain adalah tidak pilih – pilih teman. Orang memang memiliki banyak karakter individu yang berbeda- beda. Tidak semua orang baik dan juga tidak semua orang buruk. Jangan pilih- pilih teman, bertemanlah dengan siapa saja asalkan orang tersebut baik dan tidak menularkan dampak buruk pada diri Anda. Orang baik juga akan dikelilingi oleh orang – orang baik juga. Jangan memilih teman hanya karena latar belakang keluarga, ekonomi, atau latar belakang lainnya. Asalkan orang tersebut baik, maka sebaiknya anda tidak pilih- pilih.
  1. Humoris / Suka Bercanda
Poin terakhir ini sangat membantu Anda menjadi orang yang menyenangkan. Orang yang menyenangkan akan lebih banyak bercanda dan tertawa lepas. Orang dengan banyak humor juga dianggap menyenangkan karena bisa membuat orang lain tertawa. Tidak semua orang memiliki bakat untuk melucu, namun Anda yang tidak memiliki bakat itu tidak perlu pesimis. Anda hanya perlu untuk merilekskan pikiran Anda dan tahu kapan harus serius dan kapan harus bercanda. Jangan enggan untuk tertawa bersama orang lain dengan lepas.

Thursday, July 25, 2019

MENCIPTAKAN PRIBADI YANG BAIK

1. Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta.  Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

2. Rendah Hati
Beda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, rendah hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.

3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Bersikap Positif
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam.

5. Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung Jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau merasa kecewa dan sakit hati, tidak akan menyalahkan siapapun. Selalu menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Kepercayaan Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Orang yang percaya diri tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar tetap tegar,tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.

10. Empaty
Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik, selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

BUKTI-BUKTI KEILAHIAN YESUS KRISTUS


BUKTI-BUKTI KEILAHIAN YESUS KRISTUS

1. Kristus memiliki dan menunjukkan sifat-sifat KeilahianNya. Kristus berdasarkan pengakuanNya sendiri Kristus memiliki sifat-sifat yang hanya dimiliki oleh Allah, yaitu: (1) Kekekalan: Ia mengaku sudah ada sejak kekal (Yohanes 8:58; 17:5); (2) Mahahadir: Ia mengaku hadir di mana-mana (Matius 18:20; 28:20); (3) Mahatahu: Ia memperlihatkan pengetahuan tenaang hal-hal yang hanya dapat diketahui jika Ia mahatahu (Matius16:21; Lukas 6:8; 11:7; Yohanes 4:29); (4) Mahakuasa: Ia memperagakan dan menyatakan kekuasaan satu Pribadi yang Mahakuasa (Matius 28:20; Markus 5:11-15;Yohanes 11:38-44).

Sifat-sifat Kealahan yang lain dinyatakan bagi diri-Nya oleh orang lain (misal "tak berubah", Ibrani 13:5), tetapi apa yang dikutip di atas tadi adalah apa yang diakui oleh-Nya bagi diri-Nya sendiri.

2. Kristus melakukan tindakan-tindakan yang hanya dilakukan oleh Allah. Perhatikanlah perkerjaan dan tindakan yang dilakukan oleh Kristus berikut ini: (1) Pengampunan: Ia mengampuni dosa selama-lamanya. Manusia mungkin dapat melakukannya untuk sementara,namun Kristus memberikan pengampunan kekal (Markus 2:1-12); (2) Kehidupan: Ia memberikan kehidupan rohani kepada barang siapa yang dihendaki-Nya (Yohanes 5:21); (3) Kebangkitan: Ia akan membangkitkan orang mati (Yohanes 11:43); (4) Penghakiman: Ia akan menghakimi semua orang (Yohanes 5:22, 27). Lagi-lagi, semua contoh di atas adalah hal-hal yang Ia lakukan atau pengakuan yang diucapkan-Nya sendiri, bukan orang lain.

3. Kristus diberi Nama-nama dan Gelar-gelar Keallahan. 
(1) Anak Allah. Tuhan kita mempergunakan gelar bagi diri-Nya (meskipun hanya kadang-kadang, Yohanes 10:36), dan Ia mengakui kebenarannya ketika dipergunakan oleh orang lain untuk menunjuk kepada-Nya (Matius 26:63- 64). Apakah artinya? Meskipun frase "anak dari" dapat berarti "keturunan dari", hal ini juga mengandung arti "dari kaum". Jadi, dalam Perjanjian Lama "anak- anak para nabi" berarti dari kaum nabi (1 Raja-raja 20:35), dan “anak- anak penyanyi” berarti kaum penyanyi (Nehemia 12:28). Petunjuk "Anak Allah" apabila dipergunakan untuk Tuhan kita, berarti dari “kaum Allah dan merupakan suatu klaim yang kuat dan jelas untuk Keallahan yang penuh”. Dalam penggunaan di antara orang Yahudi, perkataan "Anak (dari)..." umumnya tidak berarti suatu pembawahan, tetapi lebih kepada persamaan dan jati diri hakikat. Contoh, nama “anak penghiburan” (Kisah Para Rasul 4:36) tak pelak lagi berarti, “si penghibur”. "Anak-anak guruh” (Markus 3:17) mungkin sekali berarti “penggeledek”. “Anak Manusia”, terutama sebagaimana berlaku untuk Kristus dalam Daniel 7:13 dan selalu dalam Perjanjian Baru, hakikatnya berarti "Orang yang Mewakili". Jadi, bagi Kristus untuk mengatakan, “Akulah Anak Allah” (Yohanes 10:36) dianggap oleh orang-orang pada masa-Nya sebagai memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah, sejajar dengan Bapa, yang menurut mereka tidak layak. 
(2) Tuhan dan Allah. Yesus disebut Yahweh dalam Perjanjian Baru. Hal ini menunjukkan Keallahan-Nya yang penuh (bandingkan Lukas 1:76 dengan Maleakhi 3:1 dan Amsal 10:13 dengan Yoel 2:32). Ia juga disebut Allah (Yohanes 1:1; 20:28; Ibrani 1:8), Tuhan (Matius 22:43-45), dan Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuan (Wahyu 19:16).

4. Kristus Mengakui diriNya sebagai Allah. Mungkin peristiwa yang paling kuat dan jelas tentang pengakuan ini, terjadi pada waktu hari raya penahbisan Bait Allah di Yerusalem, ketika Ia berkata, "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh. 10:30). Kata "satu" di sini bukan berarti Ia dan Bapa merupakan satu Pribadi melainkan bahwa mereka merupakan kesatuan dalam sifat dan kegiatannya, suatu fakta yang benar, hanya jika Ia sama Keallahan - Nya dengan Bapa. Orang-orang yang mendengar pengakuan ini mahaminya demikian karena itu mereka segera berupaya merajam-Nya dengan alasan penghujatan karena Ia menyatakan diri-Nya sebagai Allah (Ayub 33). Bagaimana seseorang dapat mengatakan bahwa Yesus dari Nazaret sendiri tak pernah mengaku sebagai Allah? Dan bahwa pengikut-Nyalah yang menyatakan demi Dia? Kebanyakan dari kutipan diatas berasal dari kata-kata Kristus Sendiri.

Karena itu, kita haruslah menghadapi satu-satunya pilihan: apakah yang diakui-Nya itu memang benar ataukah Ia seorang pembohong. Dan apa yang diakui-Nya itu merupakan Keallahan yang penuh dan sempurna - tak ada yang kurang atau dikurangkan semasa hidup-Nya di bumi.

5. Kristus Menyatakan Mempunyai Penghormatan yang Sama dengan Allah

Dalam Yohanes 5:23 berkata, "Supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia". Dalam ayat ini, Yesus menyatakan dengan jelas bahwa manusia akan menghormati Dia sebagaimana mereka menghormati Bapa. Jikalau Anda mulai membaca dari ayat 16, Anda akan menemukan bahwa orang-orang Yahudi mau membunuh Yesus. Orang-orang Yahudi berkata bahwa Yesus telah mengajar bahwa Dia sama dengan Allah (ayat 18). Jika Yesus tidak menjadi sama dengan Allah, Dia sudah tentu akan membenarkan mereka. Dia akan membuat itu jelas bagi mereka bahwa Ia tidak sama dengan Allah. Apakah Dia melakukan ini? Tidak. Malahan Yesus memberitahukan kepada mereka bahwa "Semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa." Perhatikan dalam Filipi 2:6, "yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan" Ayat ini menceritakan bahwa Yesus telah menjadi Allah sebelum Ia datang di dunia. Yesus tidak pernah berpikir bahwa Dia merampas hak Allah dengan menjadi sejajar dengan Allah, melainkan Ia sedang menyatakan sejajar dengan Allah karena Ia adalah Allah itu sendiri.

6. Keilahian Kristus berdasarkan kesatuannya dalam Trinitas. Dalam Matius 28:19 dikatakan “dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus”. Secara khusus, frase Yunani yang tertulis di Matius 28:19 yaitu “baptizontes autous eis to onoma tou patros kai tou uiou kai tou agiou pneumatos” yang diterjemahkan menjadi “baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus”, di mana hal yang menarik adalah bahwa sekalipun di sini disebutkan tiga buah nama yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus, tetapi kata kata Yunani “eis to onomo” yang diterjemahkan “dalam nama” adalah nominatif singular (bentuk tunggal, bukan bentuk jamak)! Bentuk jamak dari kata Yunani “onomo (nama)” adalah “onomata”. Dalam bahasa Inggris diterjemahkan name (bentuk tunggal), bukan names (bentuk jamak). Karena itu ayat ini bukan hanya menunjukkan bahwa ketiga Pribadi itu setara, tetapi juga menunjukkan bahwa ketiga Pribadi itu adalah satu atau esa. Dalam bahasa Inggris diterjemahkan name (bentuk tunggal), bukan names (bentuk jamak). Karena itu ayat ini bukan hanya menunjukkan bahwa ketiga Pribadi itu setara, tetapi juga menunjukkan bahwa ketiga Pribadi itu adalah satu atau esa. Kata “esa” yang digunakan dalam Ulangan 6:4 dalam bahasa Ibraninya adalah “Ekhad” yang menunjuk kepada “satu kesatuan yang mengandung makna kejamakan; dan bukan satu yang mutlak”. Jika yang dimaksud “satu-satunya; atau satu yang mutlak” maka dalam bahasa Ibrani yang digunakan adalah “yakhid”.

6 BUKTI KEMANUSIAAN YESUS

BUKTI-BUKTI KEMANUSIAAN YESUS KRISTUS

1. Yesus Lahir Seperti Manusia Lainnya. Yesus lahir dari seorang wanita (Galatia 4:4). Kenyataan ini dikuatkan oleh kisah-kisah kelahiran-Nya dari seorang anak dara (Matius 1:18 -2:11; Lukas 1:30-38; 2:1-20). Karena hal ini, Yesus disebut "anak Daud, anak Abraham" (Matius 1:1) dan dikatakan bahwa Ia "menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud" (Roma 1:3). Karena alasan yang sama, Lukas merunut asal usul Yesus sampai kepada Adam (Lukas 3:23-38). Peristiwa ini merupakan penggenapan janji kepada Hawa (Kejadian 3:15) dan kepada Ahas (Yesaya 7:14). Pada beberapa kesempatan Yesus disebutkan sebagai anak Yusuf, namun kita akan melihat bahwa setiap kali hal ini terjadi, orang yang melakukannya itu bukanlah sahabat Yesus atau mereka kurang mengenal Dia (Lukas 4:22; Yohanes 1:45; 6:42; bandingkan dengan Matius 13:55). Bila ada bahaya bahwa pembaca kitab Injil akan menganggap penulis Injil tersebut bermaksud untuk menyatakan bahwa Yesus betul-betul anak Yusuf, maka penulis menambahkan sedikit penjelasan untuk menunjukkan bahwa anggapan semacam itu tidak benar. Oleh karena itu dalam Lukas 23:23 kita membaca bahwa Yesus adalah anak Yusuf "menurut anggapan orang" dan di dalam Roma 9:5 dinyatakan bahwa Kristus berasal dari Israel dalam "keadaan-Nya sebagai manusia".

Dalam kaitan ini telah diajukan satu pertanyaan penting: Bila Kristus itu lahir dari seorang perawan, apakah Ia juga mewarisi sifat yang berdosa dari ibu-Nya? Alkitab dengan jelas menunjukkan bahwa Yesus tidak berhubungan dengan dosa. Alkitab menandaskan bahwa Yesus "tidak mengenal dosa" (2 Korintus 5:21); dan bahwa Ia adalah "yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa" (Ibrani 7:26); dan bahwa "di dalam Dia tidak ada dosa" (1 Yohanes 3:5). Pada saat memberitahukan bahwa Maria akan melahirkan Anak Allah, Gabriel menyebutkan Yesus sebagai "kudus" (Lukas 1:35). Iblis tidak berkuasa apa-apa atas diri Yesus (Yohanes 14:30); ia tak ada hak apa pun atas Anak Allah yang tidak berdosa itu. "Dosalah yang membuat Iblis berkuasa atas manusia, tetapi di dalam Yesus tidak ada dosa." Melalui naungan ajaib Roh Kudus, Yesus lahir sebagai manusia yang tidak berdosa.

2. Yesus Tumbuh Dan Berkembang Seperti Manusia Normal. Yesus berkembang secara normal sebagaimana halnya manusia. Oleh karena itu dikatakan dalam Alkitab bahwa Ia "bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya" (Lukas 2:40), dan bahwa Ia "makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia" (Lukas 2:52). Perkembangan fisik dan mental Kristus ini tidak disebabkan karena sifat ilahi yang dimiliki-Nya, tetapi diakibatkan oleh hukum-hukum pertumbuhan manusia yang normal. Bagaimanapun juga, kenyataan bahwa Kristus tidak mempunyai tabiat duniawi dan bahwa Ia menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan, yang berdosa, sudah pasti turut mempengaruhi perkembangan mental dan fisik-Nya. Perkembangan mental Yesus bukanlah semata-mata hasil pelajaran di sekolah-sekolah pada zaman itu (Yohanes 7:15), tetapi harus dianggap sebagai hasil pendidikan-Nya dalam keluarga yang saleh, kebiasaan-Nya untuk selalu hadir dalam rumah ibadah (Lukas 4:16), kunjungan-Nya ke Bait Allah (Lukas 2:41, 46), penelaahan Alkitab yang dilakukan-Nya (Lukas 4:17), dan juga karena Ia menggunakan ayat-ayat Alkitab ketika menghadapi pencobaan, dan karena persekutuan-Nya dengan Allah Bapa (Markus 1:35;Yohanes 4:32-34).

3. Ia Memiliki Unsur-Unsur Hakiki Sifat Manusia. Bahwa Kristus memiliki tubuh jasmaniah jelas dari ayat-ayat yang berbunyi, "mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku" (Matius 26:12); "yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah adalah tubuh-Nya sendiri" (Yohanes 2:21); "Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapatkan bagian dalam keadaan mereka [darah dan daging]" (Ibrani 2:14); "tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagi-Ku" (Ibrani 10:5); "kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus" (Ibrani 10:10). Bahkan setelah Ia dibangkitkan Ia mengatakan, "Rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku" (Lukas 24:39). Bukan saja Kristus memiliki tubuh manusiawi yang fisik, Ia juga memiliki unsur-unsur sifat manusiawi lainnya, seperti kecerdasan dan sifat sukarela. Ia mampu berpikir dengan logis. Alkitab berbicara tentang Dia sebagai memiliki jiwa dan/atau roh (Matius 26:38; bandingkan dengan Markus 8:12; Yohanes 12:27; 13:21; Markus 2:8;Lukas 23:46; dalam Alkitab bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai hati dan nyawa). Ketika mengatakan bahwa Ia mengambil sifat seperti kita, kita selalu harus membedakan antara sifat manusiawi dan sifat yang berdosa;Yesus memiliki sifat manusiawi, tetapi Ia tidak memiliki sifat yang berdosa.

4. Ia Mempunyai Nama-Nama Manusia. Ia memiliki banyak nama manusia. Nama "Yesus", yang berarti "Juruselamat" (Matius 1:21), adalah kata Yunani untuk nama "Yosua" di Perjanjian Lama (bandingkan Kisah 7:45; Ibrani 4:8). Ia disebut "anak Abraham" (Matius 1:1) dan "anak Daud". Nama "anak Daud" sering kali muncul dalam Injil Matius (1:1; 9:27; 12:23; 15:22; 20:30, 31;21:9, 15). Nama "Anak Manusia" terdapat lebih dari 80 kali dalam Perjanjian Baru. Nama ini berkali-kali dipakai untuk Nabi Yehezkiel (2:1; 3:1; 4:1, dan seterusnya), dan sekali untuk Daniel (8:17). Nama ini dipakai ketika bernubuat tentang Kristus dalam Daniel 7:13 (bandingkan Matius 16:28). Nama ini dianggap oleh orang-orang Yahudi sebagai mengacu kepada Mesias. Hal ini jelas dari kenyataan bahwa imam besar merobek jubahnya ketika Kristus menerapkan nubuat Daniel ini kepada diri-Nya sendiri (Lukas 26:64, 65). Orang-orang Yahudi memahami bahwa istilah ini menunjuk kepada Mesias (Yohanes 12:34), dan menyebut Kristus itu Anak Manusia adalah sama dengan menyebut Dia Anak Allah (Lukas 22:69, 70). Ungkapan ini bukan saja menunjukkan bahwa Ia adalah benar-benar manusia, tetapi bahwa Ia juga adalah wakil seluruh umat manusia (bandingkan Ibrani 2:6-9).

5. Ia Memiliki Berbagai Kelemahan Yang Tak Berdosa Dari Sifat Manusiawi. Karena itu, Yesus pernah lelah (Yohanes 4:6), lapar (Matius 4:2; 21:18), haus (Yohanes 19:28); Ia pernah tidur (Matius 8:24; bandingkan Mazmur 121:4); Ia dicobai (Ibrani 2:18; 4:15; bandingkan Yakobus 1: 13); Ia mengharapkan kekuatan dari Bapa-Nya yang di sorga (Markus 1:35; Yohanes 6:15; Ibrani 5:7); Ia mengadakan mukjizat (Matius 12:28), mengajar (Kisah 1:2), dan mempersembahkan diri-Nya kepada Allah oleh Roh Kudus (Kisah 10:38; Ibrani 9:14). Orang-orang Kristen memiliki seorang imam besar di sorga dengan kemampuan yang tiada terhingga untuk merasa belas kasihan terhadap mereka dalam semua bahaya, dukacita, dan pencobaan yang mereka alami dalam kehidupan, karena Ia sendiri mengalami semuanya itu, karena Ia menjadi sama dengan manusia. Kembali harus ditekankan bahwa menyebutkan kelemahan-kelemahan dalam sifat Kristus tidaklah berarti kelemahan-kelemahan yang berdosa.

6. Berkali-Kali Ia Disebut Sebagai Manusia. Yesus menganggap diri-Nya sendiri manusia (Yohanes 8:40). Yohanes Pembaptis (Yohanes 1:30), Petrus (Kisah 2:22), dan Paulus (1 Korintus 15:21, 47; Filipi 2:8; bandingkan Kisah 13:38) menyebut- Nya manusia. Kristus benar-benar diakui sebagai manusia (Yohanes 7:27; 9:29; 10:33), sehingga Ia dikenal sebagai orang Yahudi (Yohanes 4:9); Ia dikira lebih tua dari usia sebenarnya (Yohanes 8:57); dan Ia dituduh telah menghujat Allah karena berani menyatakan bahwa diri-Nya lebih tinggi daripada manusia (Yohanes 10:33). Bahkan setelah bangkit, Kristus nampak sebagai manusia (Yohanes 20:15; 21:4, 5). Lagi pula, sekarang ini Ia berada di sorga sebagai manusia (I Timotius 2:5), akan datang kembali (Matius 16:27, 28; 25:31; 26:64, 65), serta menghakimi dunia ini dengan adil sebagai manusia (Kisah 17:31).