PAKET PERANGKAT AJAR
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Kelas IX — Fase D
SMP Negeri 2 Pandak
Tahun Pelajaran 2026/2027
I. IDENTITAS UMUM
Komponen Keterangan
Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Pandak
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase D
Kelas IX
Tahun Pelajaran 2026/2027
Semester 1 dan 2
Kurikulum Kurikulum yang berlaku / CP Agama dan Budi Pekerti terbaru
Guru ........................................
Alokasi Waktu Menyesuaikan struktur kurikulum sekolah
II. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti pada Fase D diarahkan agar peserta didik bertumbuh sebagai pribadi yang mengenal dan mengembangkan dirinya sebagai citra Allah, semakin mengenal Yesus Kristus, memahami dirinya sebagai bagian dari Gereja, serta mampu mewujudkan iman dalam kehidupan masyarakat.
Empat elemen utama:
Pribadi Peserta Didik
Yesus Kristus
Gereja
Masyarakat
Pembelajaran tidak hanya menekankan pengetahuan agama, tetapi juga penghayatan iman dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
III. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Modul Materi Tujuan Utama Produk/Asesmen
1 Sakramen Perkawinan Memahami perkawinan sebagai panggilan dan sakramen Refleksi
2 Sakramen Tahbisan Memahami panggilan hidup untuk melayani Wawancara
3 Cita-Cita dan Masa Depan Mengenali potensi dan merencanakan masa depan Peta masa depan
4 Kebebasan sebagai Anak Allah Menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab Studi kasus
5 Sabda Bahagia Menghayati nilai-nilai Sabda Bahagia Jurnal/refleksi
6 Martabat Manusia Menghormati kehidupan dan martabat sesama Kampanye
7 Keadilan dan Kejujuran Membiasakan hidup jujur dan adil Analisis kasus
8 Bersahabat dengan Alam Merawat lingkungan sebagai ciptaan Allah Projek lingkungan
9 Hidup dalam Keberagaman Membangun persaudaraan dan toleransi Projek sosial
IV. PROGRAM SEMESTER
Semester 1
Modul Materi Perkiraan Alokasi
1 Sakramen Perkawinan 3–4 pertemuan
2 Sakramen Tahbisan 3–4 pertemuan
3 Cita-Cita dan Masa Depan 3–4 pertemuan
Evaluasi Asesmen sumatif Disesuaikan
Semester 2
Modul Materi Perkiraan Alokasi
4 Kebebasan sebagai Anak Allah 3–4 pertemuan
5 Sabda Bahagia 3–4 pertemuan
6 Martabat Manusia dan Budaya Kehidupan 3–4 pertemuan
7 Keadilan dan Kejujuran 2–3 pertemuan
8 Bersahabat dengan Alam 2–3 pertemuan
9 Hidup dalam Keberagaman 2–3 pertemuan
Evaluasi Asesmen sumatif Disesuaikan
Catatan: jumlah JP/pertemuan sebaiknya disesuaikan dengan struktur kurikulum dan kalender pendidikan SMP Negeri 2 Pandak.
V. MODUL 1
SAKRAMEN PERKAWINAN
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
memahami arti perkawinan;
menjelaskan perkawinan sebagai panggilan hidup;
menjelaskan makna Sakramen Perkawinan;
memahami kesetiaan dan tanggung jawab dalam perkawinan;
menghargai keluarga;
mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Kitab Suci
Kejadian 2:18–24
Matius 19:4–6
Efesus 5:21–33
Aktivitas Utama
Studi kasus keluarga → membaca Kitab Suci → diskusi → refleksi → projek “Aku Mempersiapkan Masa Depanku”.
LKPD
Pertanyaan:
Apa arti keluarga bagi saya?
Mengapa perkawinan membutuhkan kesetiaan?
Apa tanggung jawab suami dan istri?
Bagaimana saya mempersiapkan diri sejak remaja?
Asesmen
Diskusi: 20%
LKPD: 20%
Refleksi: 20%
Projek: 20%
Tes tertulis: 20%
VI. MODUL 2
SAKRAMEN TAHBISAN
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
menjelaskan Sakramen Tahbisan;
mengenal tingkat tahbisan;
memahami tugas imam;
menghargai panggilan hidup;
memahami arti pelayanan;
mengenali bahwa setiap orang mempunyai panggilan.
Materi
Sakramen Tahbisan berkaitan dengan pelayanan Gereja. Mereka yang menerima tahbisan menjalankan tugas pelayanan sebagai:
diakon;
imam;
uskup.
Dasar Kitab Suci:
Markus 10:45
“Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.”
Aktivitas
Siswa melakukan wawancara dengan imam/tokoh Gereja.
LKPD
Apa arti melayani?
Mengapa imam disebut pelayan umat?
Apa yang dapat diteladani dari kehidupan imam?
Apakah melayani hanya tugas imam?
Projek
“Aku Mau Melayani”
Siswa melakukan satu tindakan pelayanan nyata di rumah/sekolah.
VII. MODUL 3
CITA-CITA DAN MASA DEPAN
Tujuan
Peserta didik mampu:
mengenali potensi diri;
memahami keterbatasan diri;
menentukan cita-cita;
membuat rencana masa depan;
mengembangkan talenta;
mengandalkan Tuhan.
Kitab Suci
Matius 25:14–30 — Perumpamaan tentang Talenta.
Aktivitas
Siswa membuat:
“PETA MASA DEPANKU”
Berisi:
cita-cita;
bakat;
kelebihan;
kekurangan;
pendidikan yang dibutuhkan;
langkah yang harus dilakukan;
nilai iman yang menjadi pedoman.
Refleksi
“Apa yang sudah Tuhan berikan kepada saya dan bagaimana saya mengembangkannya?”
VIII. MODUL 4
KEBEBASAN SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH
Tujuan
Peserta didik mampu:
memahami kebebasan;
membedakan kebebasan dan kebebasan tanpa batas;
menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab;
mengambil keputusan berdasarkan hati nurani.
Kitab Suci
Galatia 5:13
Kebebasan tidak digunakan untuk memuaskan keinginan pribadi, tetapi untuk melayani dalam kasih.
Studi Kasus
Seorang siswa bebas menggunakan media sosial. Ia kemudian membuat akun anonim untuk menghina teman-temannya.
Pertanyaan:
Apakah tindakan tersebut merupakan kebebasan?
Apa akibatnya?
Bagaimana seharusnya kebebasan digunakan?
Projek
“Bijak Menggunakan Kebebasan di Era Digital.”
IX. MODUL 5
SABDA BAHAGIA
Tujuan
Peserta didik mampu:
memahami Sabda Bahagia;
menemukan nilai Kerajaan Allah;
menghubungkan Sabda Bahagia dengan kehidupan remaja;
menerapkannya dalam tindakan.
Kitab Suci
Matius 5:1–12
Nilai Utama
rendah hati;
murah hati;
keadilan;
perdamaian;
kemurnian hati;
keteguhan dalam kebenaran.
Aktivitas
Siswa membuat tabel:
Sabda Bahagia Contoh dalam kehidupan siswa
Berbelas kasih Membantu teman
Membawa damai Menyelesaikan konflik
Rendah hati Tidak menyombongkan diri
Memperjuangkan keadilan Tidak membiarkan bullying
Projek
“Satu Minggu Hidup dalam Sabda Bahagia.”
Siswa mencatat tindakan nyata selama satu minggu.
X. MODUL 6
MARTABAT MANUSIA DAN BUDAYA KEHIDUPAN
Tujuan
Peserta didik mampu:
memahami manusia sebagai citra Allah;
menghargai martabat manusia;
menolak kekerasan;
menolak bullying;
menghormati kehidupan.
Kitab Suci
Kejadian 1:27
Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
Materi Kontekstual
Contoh masalah:
bullying;
penghinaan fisik;
cyberbullying;
diskriminasi;
kekerasan;
perundungan terhadap siswa yang berbeda.
Projek
“SEKOLAH TANPA BULLYING”
Produk kelompok dapat berupa:
poster;
video pendek;
slogan;
presentasi;
kampanye kelas.
XI. MODUL 7
KEADILAN DAN KEJUJURAN
Tujuan
Peserta didik mampu:
memahami arti kejujuran;
memahami keadilan;
menghindari kecurangan;
bertanggung jawab atas tindakan.
Contoh Situasi
menyontek;
memalsukan tanda tangan;
berbohong kepada orang tua;
mengambil barang teman;
menyebarkan berita yang belum benar.
Pertanyaan
Apakah seseorang dapat disebut baik jika hanya jujur ketika diawasi?
Projek
“Jurnal Kejujuran 7 Hari.”
Setiap siswa mencatat pengalaman menerapkan kejujuran selama satu minggu.
XII. MODUL 8
BERSAHABAT DENGAN ALAM
Tujuan
Peserta didik mampu:
memahami alam sebagai ciptaan Allah;
menyadari tanggung jawab manusia terhadap lingkungan;
melakukan tindakan nyata menjaga lingkungan.
Kitab Suci
Kejadian 2:15
Manusia ditempatkan di taman untuk mengusahakan dan memeliharanya.
Projek
“SATU SISWA, SATU AKSI UNTUK BUMI”
Pilihan kegiatan:
membawa botol minum;
mengurangi plastik;
memilah sampah;
menanam pohon;
menghemat air;
menghemat listrik;
membersihkan lingkungan sekolah.
Produk
Laporan projek + foto kegiatan + refleksi.
XIII. MODUL 9
HIDUP BERSAMA DALAM KEBERAGAMAN
Tujuan
Peserta didik mampu:
memahami keberagaman Indonesia;
menghargai perbedaan agama;
membangun toleransi;
bekerja sama dengan semua orang;
menjaga persatuan.
Kitab Suci
Matius 22:39
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Studi Kasus
Di kelas terdapat siswa dengan agama dan latar belakang yang berbeda. Saat kerja kelompok, beberapa siswa hanya mau bekerja dengan teman yang seagama.
Pertanyaan:
Apakah sikap tersebut tepat?
Apa hubungan toleransi dengan kasih?
Bagaimana sikap seorang siswa Katolik terhadap teman yang berbeda agama?
Apa yang dapat dilakukan agar kelas menjadi lebih rukun?
Projek
“KELASKU BERSAUDARA”
Siswa membuat kegiatan bersama yang tidak membedakan agama, misalnya:
kerja bakti;
aksi sosial;
kampanye anti-bullying;
menjaga kebersihan;
penggalangan bantuan kemanusiaan.
XIV. FORMAT ASESMEN UMUM
A. Asesmen Diagnostik
Dilakukan pada awal setiap modul.
Contoh:
Apa yang sudah kamu ketahui tentang materi ini?
Apa pengalamanmu yang berhubungan dengan materi?
B. Asesmen Formatif
Meliputi:
diskusi;
tanya jawab;
presentasi;
LKPD;
jurnal;
refleksi;
observasi.
C. Asesmen Sumatif
Meliputi:
tes tertulis;
proyek;
portofolio;
presentasi;
produk.
XV. KKTP
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Kriteria Deskripsi
Belum berkembang Belum memahami konsep dan membutuhkan bimbingan
Mulai berkembang Memahami sebagian konsep dengan bimbingan
Berkembang Memahami konsep dan mampu menerapkannya
Sangat berkembang Memahami, menerapkan, merefleksikan, dan mampu menjadi teladan
Peserta didik dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu memahami konsep, menjelaskan dengan bahasa sendiri, serta menunjukkan penerapan nilai dalam kehidupan nyata.
XVI. KISI-KISI ASESMEN SUMATIF
No Materi Indikator
1 Perkawinan Menjelaskan makna Sakramen Perkawinan
2 Tahbisan Menjelaskan panggilan pelayanan
3 Masa depan Mengenali dan mengembangkan talenta
4 Kebebasan Menjelaskan kebebasan bertanggung jawab
5 Sabda Bahagia Mengidentifikasi nilai Injil
6 Martabat manusia Menjelaskan pentingnya menghormati sesama
7 Kejujuran Menganalisis kasus moral
8 Lingkungan Menjelaskan tanggung jawab manusia
9 Keberagaman Menerapkan toleransi dan persaudaraan
XVII. CONTOH 20 SOAL SUMATIF
Pilihan Ganda
1. Perkawinan Katolik merupakan ....
A. perjanjian sementara
B. Sakramen dan panggilan hidup
C. hubungan sosial biasa
D. hubungan berdasarkan keuntungan
2. Salah satu sifat penting perkawinan Katolik adalah ....
A. kesetiaan
B. persaingan
C. kebebasan tanpa tanggung jawab
D. kepentingan pribadi
3. Sakramen Tahbisan berkaitan terutama dengan ....
A. kekayaan
B. pelayanan Gereja
C. pendidikan formal
D. pekerjaan duniawi
4. Talenta yang diberikan Tuhan harus ....
A. disembunyikan
B. dikembangkan
C. diabaikan
D. digunakan hanya untuk diri sendiri
5. Kebebasan harus disertai ....
A. kesombongan
B. tanggung jawab
C. kepentingan pribadi
D. kesewenang-wenangan
6. Sabda Bahagia terdapat dalam ....
A. Matius 5:1–12
B. Kejadian 1:1–5
C. Yohanes 1:1–5
D. Wahyu 1:1–5
7. Manusia memiliki martabat karena ....
A. memiliki kekayaan
B. memiliki jabatan
C. diciptakan menurut gambar Allah
D. memiliki pendidikan tinggi
8. Menyontek merupakan tindakan yang bertentangan dengan ....
A. kejujuran
B. kreativitas
C. kerja sama
D. toleransi
9. Salah satu cara menjaga lingkungan adalah ....
A. membuang sampah sembarangan
B. menghemat air
C. merusak tanaman
D. membakar sampah sembarangan
10. Sikap terhadap teman yang berbeda agama adalah ....
A. menjauhi
B. menghina
C. menghormati
D. memusuhi
11–20: dapat dikembangkan dengan bentuk studi kasus HOTS sehingga siswa tidak hanya menghafal materi.
XVIII. REFLEKSI AKHIR TAHUN
Siswa menjawab:
Apa yang paling saya pelajari selama kelas IX?
Bagaimana iman saya berkembang?
Apa perubahan positif yang saya alami?
Apa nilai Kristiani yang paling ingin saya hidupi?
Bagaimana saya akan menggunakan talenta saya?
Bagaimana saya akan memperlakukan orang yang berbeda dengan saya?
Apa cita-cita saya setelah lulus SMP?
Apa yang saya serahkan kepada Tuhan?
Doa Penutup
Allah Bapa yang Mahakasih,
kami bersyukur atas perjalanan belajar kami.
Bantulah kami agar mampu menggunakan pengetahuan, talenta, dan kebebasan kami untuk kebaikan.
Ajarlah kami menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, penuh kasih, peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Bimbinglah langkah kami dalam merencanakan masa depan dan jadikanlah hidup kami sebagai tanda kasih-Mu bagi dunia.
Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.
Amin.
No comments:
Post a Comment