Selamat Datang
Monday, October 7, 2019
BELAJAR MENYELESAIKAN MASALAH 11
1.Cara hidup jemaat perdana adalah
contoh hidup yang masih relevan sampai saat ini bagi Gereja yang mengumat. Hal
tersebut ditunjukkan dalam kutipan Kitab Suci
....
A. Matius 4:32-37
B. Markus 4:32-37
C. Lukas 4:32-37
D. Yohanes 4:32-37
E. Kis 4:32-37
2.Orang-orang yang ditahbiskan
untuk tugas kegembalaan dan menjadi pemimpin dan pemersatu umat adalah ....
A. Hierarki
B. Biarawan-biarawati
C. Kaum awam
D. Frater
E. Koster
3.Hidup mengumat pada dasarnya
merupakan hakikat Gereja itu sendiri, sebab hakikat Gereja adalah ....
A.Kebersamaan sebagai murid Yesus
dalam setiap kehidupan
B.Persaudaraan cinta kasih seperti
yang tercermin dalam hidup jemaat perdana.
C.Sebagai bagian dari warga
masyarakat yang harus terlibat dalam kehidupan
D.Tempat untuk berkumpul dan memuji
nama Tuhan dalam kebaktian
E.Cerminan murid-murid Yesus di
dunia dan di akhirat
4. Perhatikan ciri model Gereja di
bawah ini ....
1. Menonjol dalam organisasi dan
struktur
2. Persaudaraan antar umat
3. Kepemimpinan tertahbis
4. Peranan hati nurani dan tanggung
jawab setiap umat
5. Hukum dan peraturan-peraturan
Gereja yang institusional dan
hierarkis piramidal sangat menonjol dalam hal ....
A. 1, 2, 3
B. 1, 2, 4
C. 1, 2, 5
D. 1, 3, 4
E. 1, 3, 5
5.Menggembalakan, mengembangkan
umat dan mengadakan aneka pelayanan demi kesejahteraan umat merupakan tugas
....
A. Biarawan-biarawati
B. Pamong Wilayah
C. Hierarki Gereja
D. Para Martir
E. Para uskup
6. Dibawah ini merupakan corak
kepemimpinan.
1.Merupakan panggilan khusus dimana
campur tangan Tuhan merupakan unsur dominan.
2.Melayani demi suatu imbalan dan
penghargaan.
3.Mengabdi dan melayani dalam arti
semurni-muninya meskipun mempunai wewenang dari Kristus sendiri.
4.Kepemimpinan hierarki berasal
dari Tuhan maka tidak dapat dihapus oleh manusia.
5.Tugas yang harus diemban dengan
sepenuh hati.
Yang merupakan corak kepemimpinan
dalam gereja adalah ....
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 4
C. 1, 2, 4
D. 1, 3, 5
E. 1, 2, 5
7. Kepemimpinan dalam Gereja Katolik
bersifat ....
A. Jujur dan baik
B. Mengatur dan dilayani
C. Terbuka dan rendah hati
D. Mengabdi dan melayani
E. Tanggung jawab dan melayani
8.Anggota umat Allah yang
mengucapkan kaul kekal kemiskinan, ketaatan dan keperawanan disebut....
A. Biarawan-Biarawati
B. Hierarki Gereja
C. Komunitas Doa
D. Kaum Awam
E. Putra Altar
9. Konsili Vatikan II menegaskan
bahwa semua anggota umat Allah memiliki martabat yang sama, yang berbeda
hanyalah ....
A. Kedudukannya
B. Pelayanannya
C. Jabatannya
D. Tugasnya
E. Fungsinya
10. Yang merupakan tri tugas Gereja
adalah ....
A. Mewartakan Sabda, menguduskan dan
melayani
B. Mewartakan sabda, memimpin doa,
memimpin lagu
C. Menjadi guru agama, prodiakon,
misdinar
D. Wali babtis, emban babtis, ketua
lingkungan
E. Ketua lingkungan, pengurus
wilayah, pengurus paroki
11. Menghadiri rapat dalam dewan suci
dan siap sedia untuk hadir baik secara pribadi maupun bersama-sama kapanpun Sri
Paus membutuhkan nasehat mereka, merupakan tugas dari ....
A. Kuria Roma
B. Imam
C. Kardinal
D. Diakon
E. Uskup
12. Pembantu khusus uskup dibidang materi adalah ....
A. Kardinal
B. Prodiakon
C. Imam
D. Koster
E. Diakon
13. Pertemuan para Kardinal Gereja
Katolik yang diadakan untuk memilih Paus yang baru adalah ....
A. Konsili
B. Konklaf
C. Rakernas
D. Pertemuan akbar
E. Sidang
14. Tempat para Kardinal mengadakan
pemilihan Paus yang baru adalah ....
A. Kapel St. Petrus
B. Gereja Kristus Raja
C. Kapel Sistina
D. Gereja Katedral
E. Kapel Maria Fatima
15. Kata konklaf digunakan pertama
kali oleh ....
A. Paus Yohanes Paulus II
B. Paus Yohanes XXIII
C. Paus Gregorius X
D. Paus Pius X
E. Paus Benediktus XVI
16. Sebuah konklaf dimulai antara ...
hari setelah meninggalnya Paus.
A.
10 – 15
B.
15-30
C.
15 – 20
D. 15 - 35
E.
15 – 25
17. Waktu jeda sebelum dimulainya
sebuah konklaf diakhiri dengan Misa ....
A. Syukur
B. Novemdialis
C. Pembukaan
D. Yubilium
E. Pro Eligendo Papa
18. Dasar utama dari Gereja adalah
kesatuan iman adalah ditunjukkan dalam ....
A. Kis 4:3-6
B. Rm 1:7
C. 1 Ptr 1:2
D. Rm 4:3-6
E. Ef 4:3-6
19. Pehatikan peryataan berikut!
1. Kesatuan iman para angotanya
2. Kesatuan dalam pelayanan
3. Kesatuan dalam pimpinannya, yaitu
hierarki
4. Kesatuan dalam jemaat
5. Kesatuan dalam kebaktian dan
kehidupan sakramental
Yang merupakan Gereja yang satu terungkap dalam ....
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 4
C. 1, 2, 4
D. 1, 2, 5
E. 1, 3, 5
20. Ajaran tradisional Gereja
menyebutkan bahwa sifat-sifat Gereja Katolik adalah ....
A. Katolik dan Apostolik
B. Gereja yang melayani
C. Gereja yang rukun dan bersatu
D. Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik
E. Gereja yang berifat dinamis dan harus diperjuangkan
Sunday, October 6, 2019
Menegakkan keluhuran Martabat Manusia
Membela kehidupan
- Usaha untuk melindungi kehidupan dilakukan manusia dengan berbagai cara yaitu : pelayanan, kesehatan, pelayanan sosial, perlindungan terhadap hak asasi manusia, penetapan hukum dan perundang undangan
- Pada kenyataannya sekarang ini justru banyak yang memilih budaya kematian. Budaya kematian adalah sebuah kebiasaan atau tindakan yang tidak menghargai kehidupan. contohnya seperti : pembunuhan, mutilasi, tabrak lari, pencurian dengan kekerasan, aborsi, bunuh diri
Berbagai macam usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkan budaya kehidupan dalam kehidupan kita sehari- hari yaitu :
- Gerakan hidup sehat : memperhatikan kesehatan kita dengan berolah raga teratur, menghindari minuman keras, narkoba, merokok, istirahat yang cukup
- Gerakan pro-life : adalah gerakan memperjuangkan budaya kehidupan. berupaya agar tidak ada orang yang melakukan aborsi, bunuh diri
- Pelayanan kesehatan masyarakat
- Hidup berkesimbangan : menjaga dan mengupayakan agar hidup dapat berkeseimbangan
- Bantuan dan pertolongan bagi yang terancam hidupnya
- Agar sehat secara rohani, kita dapat mengusahakan dengan membina hubungan yang baik dengan orang lain melalu pergaulan yang wajar dan sehat, belajar mengendalikan nafsu dan emosi, menambah wawasan dengan bacaan yang positif
Bangsa Israel Memasuki Tanah Terjanji
Manusia adalah citra Allah. "Citra" adalah gambaran (Image), juga memiliki makna keserupaan, kesegambaran antar seseorang dengan yang dicitrakan.
Manusia dikatakan sebagai "citra allah" karena :
- Manusia memiliki martabat sebagai manusia
- Manusia mengenal dirinya sendiri
- Menjadi tuan atas dirinya sendiri
- Mengabdikan diri dalam kebebasan
- Hidup dalam kebersamaan dengan orang lain
- Dapat berelasi dengan Allah, Penciptanya
- Banyak orang melihat orang lain hanya berdasarkan siapa orang tersebut
- Memandang orang lain lebih rendah daripada kita
- Memperlakukan orang lain semena mena menurut kemauan kita
- Adanya perbudakan, penindasan kaum buruh, memperkerjakan anak dibawah usia, intimidasi, pencurian, penahanan
Penyebab adanya tindakan yang merendahkan martabat manusia antara lain :
- Tidak adanya penghargaan terhadap hidup
- Adanya anggapan bahwa kedudukan orang lebih rendah darinya
- Memperlakukan orang lain sebagai objek atau barang
- Keegoisan manusia
Yesus menjunjung tinggi martabat manusia :
Menghargai hidup pribadi : setiap orang memelihara dirinya sendiri dengan sebaik baiknya. Pikiran, tutur kata kehendak dan tindakan senantiasa kita jaga agar tidak merusak diri kita
- Yesus lahir di kandang yang sederhana : menunjukan bahwa manusia harus dihormati bukan karena tempat kelahirannya
- Yesus membela seorang wanita yang kedapatan berbuat zinah : menegaskan bahwa manusia harus diperlakukan sesuai dengan martabatnya sebagai manusia
- Yesus meneriman Zakheus apa adanya dan menghargainya : menjadi contoh konkret bagaimana manusia seharusnya memperlakukan sesamanya manusia
- Menghormati dan meluhurkan martabat manusia
Menghargai hidup pribadi : setiap orang memelihara dirinya sendiri dengan sebaik baiknya. Pikiran, tutur kata kehendak dan tindakan senantiasa kita jaga agar tidak merusak diri kita
Bekerja sama dan berjuang bersama orang lain : memperjuangkan keluhuran martabat manusia berarti mengupayakan agar manusia bisa hidup secara manusiawi sebagai citra Allah.
AGAMA DAN IMAN
Agama adalah
yang memiliki unsur dasar wahyu dan iman,
tidak hanya dihayati secara personal tetapi juga secara kolektif.
Unsur Hakiki dari Agama :
Wahyu adalah pernyataan diri Allah terhadap manusia.
Unsur dari wahyu adalah mengenalkan, menunjukkan, menghadirkan Diri dan kehendak-Nya.
Iman adalah tanggapan manusia terhadap pewahyuan diri Allah.
Alasan yang muncul saat manusia menganut suatu agama :
Beberapa penghayatan/praktek beragama yang tidak benar :
PANDANGAN GEREJA TENTANG BERAGAMA
(Berdasarkan Nostra Aetate art. 1)
Beragama yang benar adalah sebagai berikut
yang memiliki unsur dasar wahyu dan iman,
tidak hanya dihayati secara personal tetapi juga secara kolektif.
Unsur Hakiki dari Agama :
Wahyu adalah pernyataan diri Allah terhadap manusia.
Unsur dari wahyu adalah mengenalkan, menunjukkan, menghadirkan Diri dan kehendak-Nya.
Iman adalah tanggapan manusia terhadap pewahyuan diri Allah.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, agama didefinisikan sebagai ajaran/sistem yang mengatur tata keimanan dan peribatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tata kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia serta lingkungannya.
Alasan yang muncul saat manusia menganut suatu agama :
- mencari perlindungan bagi hidupnya
- menemukan jawaban atas persoalan hidup
- menemukan ari/makna hidup
- sebagai pedoman dalam menentukan tindakan yang baik
Beberapa penghayatan/praktek beragama yang tidak benar :
- menjalani hidup beragama hanya sebatas hal-hal lahiriah
- beragama hanya menjalankan perintah-perintah dari pemimpin agama saja
- menyalahgunakan agama untuk kepentingan diri sendiri atau kelompoknya
- Tujuan Manusia Beragama
- menemukan rasa aman ketika menghadapi kesulitan di dalam hidup
- untuk memperoleh arti hidup
- untuk pedoman dalam menentukan tindakan yang baik
PANDANGAN GEREJA TENTANG BERAGAMA
(Berdasarkan Nostra Aetate art. 1)
Beragama yang benar adalah sebagai berikut
- mengamalkan ajaran agama secara baik dan benar
- benar-benar mendalami ajaran agama kita
- tidak bersikap formalitas dalam beragama
Subscribe to:
Posts (Atom)