Selamat Datang
Thursday, March 25, 2021
Monday, March 22, 2021
PERJALANAN CATHY KE HOLLY LAND
PENGALAMAN PERJALANAN KE TANAH SUCI
( AMAZING HOLY LAND )
HOLY LAND, MESIR, JORDANIA
Pada tanggal 18 – 28 September
2019, Saya bersama Mama dan kakak ziarah ke Tanah Suci, Rombongan kami terdiri
dari 2 keluarga lain dan 23 suster dari Kongregasi SJMJ ( Jesus Maria Josef),
didampingi Rm. Terry Panomban, PR dan Rm Ferry, PR serta tour leader Pak Beni
Rato.
Perjalanan kami dimulai ;
Hari 01 JAKARTA- CAIRO, 18 sep
‘19
Hari ini, kita bersyukur atas
kesempatan yang Tuhan beri, untuk berziarah bersama. Kita berangkat dari
Terminal 3 Soekarno Hatta menuju Cairo, Mesir.
Pesawat transit di Abu Dhabi,
selama 3 jam dan melanjutkan penerbangan menuju Cairo
Transit di Bandara International Abu Dhabi _ UEA
Hari 02 CAIRO, 19 Sep ‘19
Hari ini, kita mengunjungi Old Cairo, Gereja Gantung dan Abu Sirga tempat Yusuf, Maria dan Yesus bersembunyi dari Kejaran Herodes ( Mat. 2:13-15). Ben Ezra Sinagoga, tempat Nabi Musa ditemukan di tepi sungai Nil oleh Putri Firaun. Lalu kita enuju Papyrus ( kertas tertua di dunia), setelah itu kita ke Gereja Simon The Tunner (Gereja Sampah) tempat terjadinya mujizat iman memindahkan Gunung
Gereja St. George adalah
gereja Ortodoks Yunani di dalam Benteng Babel di Koptik Kairo. Itu adalah
bagian dari Biara Patriarkhi Suci St George di bawah Patriarkat Ortodoks Yunani
dari Aleksandria dan seluruh Afrika.
Dilokasi yang sama, terdapat
Gereja Gantung dan Abu Sirga.
Selanjutnya, kita menuju ke
Gereja Gantung.
Gereja
Ortodoks Koptik Santa Perawan Maria juga dikenal sebagai Gereja
Gantung (El Muallaqa) adalah salah satu gereja tertua dan bersejarah
di Mesir. Memiliki nama lain Al-Muallaqa yang artinya sesuatu yang digantung.
Hal ini dikarenakan gereja tersebut dibangun di atas tanah dan ditunjang oleh
tiang yang menahannya.
Gereja ini merupakan
gereja Koptik yang paling terkenal di kota Kairo dan gereja ini dipersembahkan
kepada Perawan Maria maka
gereja ini dikenal juga sebagai gereja Maria.
Dibangun
pada abad ke-7 Masehi
dan pada abad ke-11 bangunan
ini kediaman resmi Paus Ortodoks Koptik dari Aleksandria.
Di bagian depan
terdapat mimbar yang ditunjang oleh 13 pilar yang mewakili Yesus bersama ke 12 murid-Nya. Yang
menarik dari ke 13 pilar tersebut adalah terdapat pilar yang berwarna hitam
yang berarti Yudas Iskariot dan
yang berwarna abu-abu yang berarti Tomas.
Kebanyakan ikon
di dalam gereja ini berasal dari abad ke 8 bahkan ada yang berasal dari abad ke
5 dan 6 masehi.
Di dalam dari
gereja ini terdapat ruangan yang dipersembahkan kepada Perawan Maria, St.
George dan Yohanes
Pembaptis.
Gereja Gantung (El Muallaqa) - CAIRO
Selanjutnya, kita menuju Abu Sirga, yang lokasinya berdekatan dengan Gereja Gantung. Gereja tua yang diberi nama Abu Serga berasal dari nama dua orang kudus yaitu Sergius(Serga) dan Bacchus. Gereja Abu Serga dibangun sekitar abad ke-4 dengan gaya arsitek Mesir Koptik. . Bentuk bangunannya sangat klasik dan cantik. Seluruh bagian gereja dihiasi dengan relief-relief cantik khas Koptik Mesir. Gereja Abu Serga dianggap sebagai model awal Gereja Kristen Koptik. Pemimpin tertinggi pertama gereja Koptik yaitu Patriark Isaac (tahun 681-692).
Tempat ini sangat menarik karena merupakan salah satu tempat
yang dianggap bersejarah. Ketika memasuki bangunan utama, kita diajak menuju
bagian bawah dengan menuruni beberapa anak tangga hingga sampai ke titik lokasi
sejarah yang dipercayai sebagai tempat pelarian dan persembunyian Yusuf, Maria,
dan bayi Yesus (disebut dengan Keluarga Kudus).
Memasuki gua bawah tanah, terdapat beberapa ruangan kecil dan
masing-masing berukuran sekitar 2x2meter. Ada ruang peristrahatan, sumur
sebagai sumber air selama persembunyian, dan ruangan tempat aktivitas. Di
tempat inilah Keluarga Kudus tinggal selama masa pengungsiannya di Mesir hingga
Herodes mati (Matius 2: 19 – 1)
SUMUR di dalam
Gereja ABU SIRGA yang dipergunakan Keluarga Kudus
Selanjutnya, kita menuju ke Ben Ezra Sinagoga. Lokasinya masih
berdekatan dengan Gereja Gantung dan Abu Sirga. Sinagoge Ben Ezra kadang-kadang disebut
sebagai Sinagog El-Geniza atau Sinagoge Levantin (al-Shamiyin),
terletak di Old Cairo, Mesir. Menurut
cerita rakyat setempat, ini adalah situs di mana bayi Musa ditemukan.
Ben Ezra
Sinagoga – CAIRO
Di tempat ini, Putri Firaun Mandi dan Menemukan Bayi Musa. Ilalang Hijau selalu tumbuh di tanah kering ini.Tepi Sungai yang letaknya sangat dekat dengan Ben Ezra Sinagoga
Perjalanan selanjutnya sebelum beristirahat, kita ke Papyrus Pusat Kertas Tertua Dunia
Papyrus – CAIRO
Akhirnya sebelum menuju penginapan, kita menuju Gereja Sampah. Atau Gereja Simon The Tunner. Gereja Sampah, tempat terjadinya mujizat memindahkan Gunung. Disebut gereja sampah karena terletak di kawasan pembuangan sampah.
Gua Gereja Sampah ini terdiri dari
3 set gua Berbentuk tribun stadion dengan atap batu gunung. Yang terbesar
dikatakan dapat menampung 10.000 orang, yang di tengah berkapasitas sekitar
2.000 orang dan yang terkecil sekitar 200 orang. Gereja yang terletak di
sebelah tenggara Kairo ini merupakan bukti mukjizat yang pernah terjadi di
zaman lampau. Sebuah pegunungan yang bernama Gunung Mokatam berpindah tempat
sejauh 3 km.
Berdoa di tengah PANDEMI COVID 19
Wednesday, March 10, 2021
Ketakwaan KRISTIANI 7 dan 8 SMPN 6 YK
@slammy_widy salam damai salam toleransi
♬ original sound - slamenda
Kata adalah sebuah doa karena itu hati-hatilah membuat kata Oleh karena itu saya mengajak kamu tuliskan 1 kata untuk dirimu
Disini saya akan menampilkan beberapa contoh 1 kata dan ini adalah sebuah doa untuk Indonesia Jogja Gunung Kidul dan Magelang
Silakan buat video singkat, 1 Kata Sebuah DOA untuk Diriku ....
Setiap orang mempunyai idolanya masing-masing Mari kita belajar dari tokoh idola kita apa saja yang dapat kita peroleh dari idola kita itu
Siapa tokoh idolaku?
Toko Idola memiliki keunikan dan keistimewaan kelebihan Mari kita belajar apa saja yang menjadi kelebihan dan keistimewaannya
Sisi positif dan istimewanya apa?
Bertumbuh
“Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.” (Efe. 4:13-15)
Pandangan Keliru
Banyak umat Kristen berpendapat, “Asal saya percaya pada Yesus dan dibaptis, cukuplah sudah. Untuk apa ikut persekutuan, memberitakan Injil, merenungkan Alkitab? Saya cuma jemaat.”
Allah Punya Tujuan bagi Hidup Kita
Ketika kita diselamatkan, Allah tentu punya tujuan bagi hidup kita. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Ef. 2:10)
Gereja yang Menjadi Terang
Ada seorang hamba Tuhan pergi ke Yerusalem. Saat mengelilingi kota itu, dia tertarik pada dua gereja. Gereja yang satu megah, gereja yang lain kecil dan sederhana. Malam hari ketika berdoa, dia mendapat penglihatan. Gereja besar tampak gelap, tapi gereja kecil bercahaya terang.
Hamba Tuhan ini bertanya-tanya, “Tuhan, apa maksud penglihatan itu?” Setelah diselidiki, ternyata gereja besar itu hanya sibuk membesarkan diri penuh kemegahan, sedangkan gereja kecil itu walau pun sederhana, mengirim banyak utusan dan dana bantuan ke berbagai negara untuk penginjilan. Gereja kecil itu telah menjadi terang bagi orang lain, sedangkan gereja besar itu hanya berbangga diri. Gereja manakah yang bertumbuh dalam Kristus?
Pertumbuhan Iman dan Pengetahuan
Dalam kehidupan rohani, pertumbuhan iman dan pengetahuan harus berjalan seimbang. Iman adalah dasar dari pengetahuan tentang Firman Allah. Tanpa iman, kita tidak akan memperoleh pengetahuan yang benar tentang Kristus. Sebaliknya, pengetahuan yang benar harus menjadi dasar bagi iman kita. Tanpa didasari pengetahuan yang benar, iman kita bisa menyimpang dan tersesat. Hal itu amat berbahaya.
Jika ingin bertumbuh dalam Kristus, kita harus terus meningkatkan iman. Saat berkata, “Saya beriman pada Yesus.”, kita percaya sepenuh hati bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat yang akan membawa kita masuk dalam Kerajaan Sorga. Tidak hanya itu, kita juga mempercayakan seluruh kehidupan kita sepenuhnya dalam perlindungan dan pemeliharaan Tuhan tanpa keraguan sedikitpun sebab Bapa di Sorga selalu memelihara kita (Mat. 6:31-32)
Namun jangan hanya berhenti disitu, kita juga perlu meningkatkan pengetahuan. Selidikilah dasar iman kita pada Yesus, mengenal siapakah Yesus, mengapa Dia disebut Tuhan, benarkah keselamatan hanya melalui Dia, carilah ayat-ayat yang mendukung. Belajarlah dalam bimbingan Roh Kudus disertai doa. Renungkan Firman Tuhan baik saat mendengar kotbah, membaca Alkitab dan buku rohani, belajarlah pada hamba Tuhan yang kompeten, sehingga kita bisa mendapat pengetahuan yang benar tentang Kristus dan ajaranNya.
Setelah pengetahuan dasar kita kuat, tingkatkan dengan menyelidiki, apakah kehendak Tuhan dalam hidup kita, bagaimana menjadi saksi Kristus, bagaimana melakukan ajaran Tuhan dalam hidup sehari-hari. Jika iman dan pengetahuan makin kuat, kita tidak akan diombang-ambingkan pengajaran palsu.
Mencapai Kedewasaan Penuh
Kemudian kita menjadi Kristen dewasa. “Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa” (Ibr 5:14a) Artinya, jika kita ingin bertumbuh menjadi Kristen dewasa, kita harus siap diajar dan dididik Firman Tuhan yang keras agar hidup berdisiplin dan sesuai kehendak Tuhan, dan siap dipakai Tuhan untuk melayani.
Ada 5 tugas pelayanan, yaitu
a. Koinonia: persekutuan dalam doa dan ibadah ex
b. Diakonia: pelayanan/membantu orang yang membutuhkan ex
c. Martiria: bersaksi memberitakan Injil. ex Yesus Jalan
d. Liturgia : perayaan liturgi ex solis di Gereja
e. Kerygma : mewartakan kabar suka cita ex Tuhan Bentengku
Bertumbuh menjadi Kristen dewasa berarti siap melakukan ketiga tugas itu. Rajin dalam persekutuan untuk meningkatkan iman dan pengetahuan, jadilah berkat dengan memberi bantuan bagi orang lain, dan beritakanlah Injil sesuai Amanat Agung Tuhan.
Berkarakter seperti Yesus
Satu hal lagi yang amat penting agar kita bertumbuh ke arah Kristus, yaitu memiliki karakter seperti Yesus. Karakter adalah sikap kita dalam hidup sehari-hari saat bergaul dengan orang lain, baik dalam keluarga, lingkungan tetangga, gereja, tempat kerja, sekolah, dan dalam masyarakat.
Karakter Kristus harus terpancar dalam hidup kita, yaitu kasih, rendah hati, pengampunan dan kemurahan, jujur, berkorban, hidup kudus, bertanggung-jawab, disertai buah-buah Roh yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. (Gal 5:22-23).
Kasih terlihat dalam diri kita dalam hal sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri dan tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran, menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharap-kan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu. (1 Kor 13:4-7) Itulah karakter Kristus yang akan terlihat dalam kehidupan orang Kristen dewasa.
Tuhan memilih kita
Tuhan memilih kita bukan sekedar agar masuk dalam Sorga, tapi Dia juga ingin kita bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus menjadi Kristen dewasa yang teguh pada kebenaran Kristus dalam kasih. Tuhan memberkati. Amin
BELAJAR SEPERTI KRISTUS ZAMAN NOW
Bila Yesus hidup di zaman sekarang, tentu akan mengalami seperti yang kita alami kemajuan zaman era digital dan medsos yang luar biasa.
Oleh karena itu, mari kita belajar untuk menggunakan sarana yang ada sekarang ini secara bijak, positif. baik dan benar.
Facebook sarana komunikasi yang luar biasa ini apakah kita pernah menggunakan sarana ini untuk belajar atau metode belajar memasukkan atau materi pembelajaran tidak hanya ajang mencari teman atau membentuk kelompok tertentu namun terlebih menggunakan sarana ini berbagi berkat dan bersaksi dan sekaligus mewartakan iman dan kabar gembira.
Juga IG atau Instagram Apakah kita menggunakan sarana ini tidak hanya menunjukkan eksistensi kita tetapi terlebih untuk misalnya mewartakan kasih, berbagi kesaksian Iman terutama melalui Sabda dan karya Yesus atau melalui ayat Alkitab yang kita upload dan kita mengutip mengirimkannya dapat menjadikan ini sebagai sarana kita wartakan sekaligus kita membawa kabar sukacita bagi teman, sahabat kawan dan sesama kita di media ini
Tiktok, video singkat, melalui sarana beberapa detik ini: Apakah kita hanya menampilkan kesukaan hal-hal yang tidak begitu berarti, tetapi kita menggunakan sarana ini dengan hal-hal yang positif misalnya membuat video tentang pembelajaran misalnya kalau matematika memasukkan rumus Matematika serta rumus-rumus pengetahuan ataukah dalam kita juga sering memberikan kesaksian Iman melalui cerita-cerita dari kitab suci atau hal lain
Oleh karena itu Mari kita penuhi video-video kecil ini dengan hal-hal yang positif.
Dan masih banyak lagi media sosial lain yang ada ini kita gunakan sebagai sarana belajar dan mewartakan dan bersaksi tentang Kerajaan Allah sebagaimana Yesus telah memberikan banyak contoh dan keteladan dalam belajar menggunakan sarana yang ada.
Bagaimana sekarang sekarang alat digital ini tidak hanya berurusan dengan hal duniawi namun diimbangi dengan hal rohani sebagaimana kita adalah Murid Kristus. Menggunakan sarana ini menjadi media kita belajar sekaligus bersaksi sebagai murid Kristus di zaman sekarang sekaligus mewartakanNYA yang tidak hanya verbal tetapi melalui dunia maya melalui medsos kita.
Sebagai murid Yesus dan pengikutNYA mulailah dari sekarang. Kita menampilkan hal-hal positif dan kebaikan dan mencurahkannya di dunia digital sebagai sarana pewartaan dan kesaksian. Oleh karena itu Mari kita belajar dari Yesus Kristus yang menjadi juru selamat yang menjadi sumber kehidupan yang menjadi Puncak iman kita daripadanya kita akan memperoleh segala sesuatu yang luar biasa.
TUHAN YESUS MEMBERKATI. AMIN.



















































