Apa itu arti iman?
Selamat Datang
Saturday, October 3, 2020
Hidup beriman di tengah masyarakat
Memperjuangkan nilai kehidupan
Nilai Kehidupan Penting dalam Masyarakat
Keadilan
=>Pengertian
- Memberi kepada orang apa yang menjadi haknya
- Misal : hak untuk hidup wajar, memilih agama, mendapat pendidikan, dll.
- Merujuk pada suatu keadaan, tuntutan, dan keutamaan
- Keadaan => semua pihak mendapat hak mereka dan diperlakukan sama
- Tuntutan => menuntut agar keadilan diciptakan (seperti mengambil tindakan yang diperlukan) dan menjauhkan diri dari ketidakadilan
- Keutamaan => sikap untuk melakukan yang adil
=>Jenis
- Komutatif : menuntut kesamaan dalam pertukaran (Mis : mengembalikan pinjaman, jual beli yang pantas)
- Distributif : menuntu kesamaan dalam mebagikan hal yang menguntungkan/merugikan (Mis: kekayaan alam dinikmati secara adil, tetapi pengorbanan untuk pembangunan juga dipikul secara adil)
- Legal : menuntut kesamaan hak dan kewajiban sesuai UU yang berlaku (Mis: HAM)
- Individual: bergnatung pada seseorang (Mis: upah karyawan bergantung pada majikan)
- Sosial: bergantung pada struktur poleksosbud (mis: buruh tidak bergantung pada rasa keadilan majikan, tetapi juga situasi perekonomian saat itu)
=>Bentuk ketidak adilan di masyarakat
- Perampasan dan penggusuran hak milik orang
- Pencurian, perampokan, dan korupsi
- pemerasan dan rekayasa
- keengganan membayar hutang, termasuk kredit macet
=>Penyebab Ketidak adilan
- Kemiskinan yang terjadi di masyarakat, karena sistem dan struktus poleksosbud yang tidak adil yang dibangun oleh para penguasa dan pengusaha. Sistem ini menciptakan ketergantungan rakyat kecil, mempersempit ruang gerak mereka untuk mengungkapkan jati dirinya secara penuh
- penguasa yang ingin mempertahankan kekuasaannya, biasa bersikap diskriminatif dan tidak berperikemanusiaanterutama pada kaum perempuan, imigran, etnis tertentu. Adanya perlakuan semena-mena. Nasib mereka yang lemah dan terpinggirkan tidak diperhatikan.
=> Kata Kitab Suci tentang ketidak adilan (Amos 5:7-15, Lukas 11:37-46)
- Keserakahan sudah terjadi di sepanjang hidup manusia. Dalam Amos, dikisahkan bahwa banyak orang serakah yang mendatangkan kemelaratan bagi orang lain.
- Situasi Israel saat itu dikuasai oleh sekelompok orang yang merusak hidup mereka sendiri. Banyak penindasan terhadap orang yang tidak berdaya. Pelakunya termasuk kaum Agamawan Yahudi yang seharusnya pembela keadilan. Yesus mengecam dengan keras para agamawan yang suka munafik dan picik.
=> Upaya memperjuangkan keadilan
Keadilan adalah dasar masyarakat dan negaraKeadilan adalah keutaaan khas manusiawi, karena manusia dianugerahi akal budi dan kehendak bebas. Oleh karenanya, manusia mengakui hak orang lain.
Keadilan adalah prinsip menata dan membangun masyarakat.
- Mempelajari masalah hak dasar manusia, agar dapat menentukan hal yang perlu dilindungi dan diperjuangkan.
- Keadilan diperjuangkan dengan memberdayakan korban ketidakadilan
- Memberi kesaksian hidup melalui keterlibatan untuk mencapai suatu keadilan dalam diri sendiri terlebih dahulu. (cara bertindak yang tepat)
- Usaha memperjuangkan keadilan dan kesetiakawanan dengan korban dilakukan tanpa kekerasan.
Kebenaran
=>Makna
- Kebenaran adalah keadaan yang sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
- Hal yang sungguh-sungguh benar
- Berkaitan erat dengan Kejujuran
- Berkaitan erat dengan kebohongan / dusta.
=>Bentuk kebohongan
- Berdusta ialah mengatakan tidak benar untuk menyesatkan.
- Merupakan pelanggaran langsung thdp kebenaran.
- Berarti berbicara / berbuat melawan kebenaran untuk menyesatkan seseorang yang mempunyai hak untuk mengetahui kebenaran.
- Banyak terjadi di dunia politik.
- Menyiasati / membawa orang lain kepada suatu tujuan yang menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang lain.
- Banyak ditemukan dalam kasus politik, ekonomi, dan hukum. (contoh : KKN)
Fitnah atau Umpatan
- Merupakan tindakan yang sangat buruk, karena yang difitnah tidak hadir untuk membela diri.
- Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan
- Dapat terjadi secara langsung (dari mulut ke mulut), ataupun tidak langsung (seperti melalui media sosial)
=>Penyebab Kebohongan
=> Akibat Kebohongan
=> Ajaran kitab suci tentang kebenaran
- Kebenaran berarti mengambil bagian dalam kehidupan Allah, sumber kebenaran, karena Allah selalu berbuat sesuai dengan janjiNya.
- "Jangan Bersaksi Dusta" , "Pengadilan adalah kepunyaan Allah" (Ul1:17), "Allah yang setia dengan tidak kecurangan, adil, dan benar." (Ul 32:4)
- Perjanjian baru: Yesus adalah kebenaran. Dengan kebangkitanNya, Allah menyatakan bahwa Yesus adalah benar. Orang yang percaya kepadaNya akan selamat.
- Percaya = mau mengandalkan hidupnya kepada Yesus serta menjalankan kehendakNya.
- Membela kebenaran = ikut dalam karya Allah menyelamatkan manusia; memperjuangkan kehendak Allah dan meneladan Yesus.
- "Jika Ya, hendaklah kamu katakan Ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si Jahat. (Mat 5:37)
- "Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. (Yoh 8:44)
Kejujuran
=>Makna
Keselarasan antara kata hari dan kata yang diucapkan, antara kata yang diucapkan dengan sikap dan perbuatan nyata.
- modal untuk perkembangan pribadi dan kemajuan kelompok. Orang jujur akan sanggup menerima kenyataan pada diri sendiri dan orang lain. Sikap ini dapat membawa banyak perkembangan pribadi dan kelompok.
- Menimbulkan kepercayaan yang menjadi landasan pergaulan dan hidup bersama. Tanpa kejujuran, orang tidak dapat bergaul dan hidup secara wajar.
- Memecahkan banyak persoalan. Jika berpolitik secara jujur, krisis multidimensi akan dapat teratasi.
=>Bentuk ketidakjujuran
Di bidang Politik
~ Tindakan curang dan korupsi, memanipulasi perundangan, menggunakan agam demi kepentingan politik
~ Rakyat bersikap munafik, formalistik, Asal Bapak Senang, dsb.
Di Bidang Ekonomi~ Penguasa bersikap korup, membuat mark up, kredit macet, menggelapkan uang negara, menyusum proyek fiktif, dsb.
~ Rakyat akan menyogok, bersikap Asal Bapak Senang, menipu, dsb.
Di Bidang Budaya dan Pendidikan
~ Rekayasa pendidikan
~ Mentolerir budaya tertentu, mendiskreditkan budaya lain
~ Rakyat bersikap formalistik, munafik, dsb
~ Rakyat bersikap munafik, formalistik, Asal Bapak Senang, dsb.
~ Rakyat akan menyogok, bersikap Asal Bapak Senang, menipu, dsb.
Di Bidang Budaya dan Pendidikan
~ Mentolerir budaya tertentu, mendiskreditkan budaya lain
~ Rakyat bersikap formalistik, munafik, dsb
=>Alasan dan penyebab ketidakjujuran
~ Ibarat opium, orang tergiur untuk mendapat kekuasaan, bahkan dengan menghalalkan segala cara. Rakyat kecil terpaksa melakukan ketidakjujuran demi merasa aman.
~ Uang menjadi harta utama bagi manusia dalam konsumerisme dan hedonisme.
Di Bidang Budaya dan Pendidikan
~ Mentolerir budaya tertentu, mendiskreditkan budaya lain
~ Rakyat bersikap formalistik, munafik, dsb
=>Akibat ketidakjujuran
- Hidup belum tentu bahagia
- hati nurani tidak befungsi, jika dilakukan berulang
- kemerosotan moral dan pribadi
- Ia dan keluarganya akan malu dan menderita, jika terbongkar
- Akar dari berbagai krisis multi dimensi
- Mengalami krisis di bidang poleksosbud hukum dll.
Di Bidang Budaya dan Pendidikan
- Rekayasa pendidikan
- Mentolerir budaya tertentu, mendiskreditkan budaya lain
- Rakyat bersikap formalistik, munafik, dsb
=> Ajaran Yesus tentang kejujuran
- "Jika Ya, hendaklah kamu katakan Ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si Jahat." (Mat 5:37)
- Kesimpulan = Yesus menasihatkan kita agar tidak mudah bersumpah palsu/bersaksi dusta.
Perdamaian
=>Pengertian
- Buah keadilan yang dipahami dalam arti luas sebagai sikap hormat terhadap keseimbangan setiap pribadi manusia.
- Akan terancam jika manusia tidak diberikan haknya sebagai pribadi manusia, apalagi ketika martabatnya tidak dihormati dan kehidupan yang tidak mencerminkan kesejahteraan umum.
=>Fakta Pertikaian dan Perang
- Di Timur Tengah, masih ada peperangan antara Israel dan Palestina.
- Di Eropa, hubungan Blok Barat dan Timur masih memanas. Sering terjadi gesekan di negara pecahan Uni Soviet
- Di Amerika (Utara dan Latin), terjadi pertikaian antara kelompok mafia obat-obat terlarang dengan pemerintah.
- Di Indonesia, pertikaian atas nama suku dan agama sering terjadi. Agama dimanfaatkan demi kepentingan politik, sehingga menimbulkan gesekan di masyarakat.
=>Penyebab Pertikaian dan Perang
~ selalu berlangsung lama dan sangat kejam
Mis. Amerika Serikat sering merasa dirinya adalah polisi bagi dunia
Keserakahan
Merebut Kemerdekaan dan Mempertahankan Hak
mis. Perlawanan Indonesia setelah kemerdekaan
=> Akibat pertikaian dan perang
=> Kerinduan manusia akan Perdamaian
- Perdamaian sangat penting bagi manusia untuk mencari ketenangan hidup dan mengembangkan dirinya lebih manusiawi dalam persaudaraan dan kekeluargaan.
- Kita sudah dibekali oleh Allah semangat perdamaian dalam hati kita.
- Mewujudkan perdamaian perlu kesadaran, pengakuan, dan penghormatan terhadap martabat dan hak dasar manusia => dasar mewujudkan perdamaian sejati
- Jika masih ada tindakan merendahkan orang lain dan melempar kesalahan pada orang lain,perdamaian tidak akan terwujud
=> Kata Kitab Suci tentang Perdamaian
- Damai sejahtera bagi kamu = damai yang ditinggalkan Yesus pada kita (Yoh14:27)
- Yesus mengajarkan perdamain yang jauh mendalam daripada perdamaian politis (pengusiran penjajah)
- Yesus mengajarkan damai yang membersihkan dunia dari berbagai macam kejahatan dan kedurhakaan.
- Suatu ketenangan hati karena adanya relasi antara Tuhan, sesama, dan dunia. Damai sejahtera yang menampakkan kerajaan Allah.
- Yesus memperingatkan kita bahwa damaiNya tidak menghapus derita di dunia. Damai harus diuji dengan derita.
- Prinsip damai Tuhan - kejahatan dibalas dengan kebaikan
- Jika orang bersikap individualistis, perdamaian tidak akan tercapai
Keutuhan Lingkungan Hidup Ciptaan Tuhan
=>Pesan Kitab Suci
- Kejadian 1:1-24 => segala sesuatu berasal dari Allah
- Semua yang tercipta adalah baik.
- Allah telah menciptakan segalanya indah, harmonis, dan ajaib
=>Pesan Ajaran Gereja
- Manusia diciptakan oleh Allah menurut gambarNya => manusia diciptakan untuk menjadi wakil Allah di dunia => menguasai ciptaan lain.
- Bukan berarti menggunakan sampai habis dan merusak, tapi mengatur dan menyiasati alam.
- Tugas manusia => memelihara alam ciptaan, sehingga dapat dinikmati
- Manusia harus bertanggung jawab terhadap lingkungan demi masa depan.
- Laudato Si (Paus Fransiskus; 2015) => berevolusi memerangi perubahan iklim, pemujaan manusia pada teknologi, dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
- Laudato Si => panggilan untuk persatuan, dalam doa, injil, dan pertobatan hati dan gaya hidup kita => menghormati segala yang dianugrahkan pada kita.
Landasan Memperjuangkan Nilai Kehidupan
- Dasar hidup Bangsa => PANCASILA
- Pancasila sbg paradigma => nilai dasar Pancasila menjadi dasar segala aspek pembangunan nasional.
- (Dalam Kristen) Hukum Kasih => landasan => mewujudkan nilai penting dalam manusia
- Gereja meyakini bahwa martabat pribadi itu suci. Dengan begitu, Gereja memaklumkan karya Allah Penyelamat dan penghormatan bagi martabat manusia
Menggali Ajaran Kitab Suci (Mat18:21-35)
- Manusia wajib mengampuni sesamanya.
- Perumpamaan dalam injil tersebut mau menggambarkan kepada kita bahwa Allah sebenarnya telah mengampuni segala dosa kita tanpa terkecuali. Puncaknya adalah pengorbanan PutraNya di kayu salib demi menebus dosa kita. Karena kasihnya itu, kita sebagai manusia di dunia ini harus mau pula mengampuni sesama-sesama kita dengan segenap hati. Dengan begitu, kita telah melaksanakan hukum kasih yang diajarkan Yesus sendiri.
Menggali Ajaran Gereja (Pacem in Terris)
- Flashback kelas XI Semester 2: Pacem in Terris (PT) dibuat oleh Paus Yohanes XXIII pada tahun 1963.
- Menggagas perdamaian (isu sentral saat itu, karena banyaknya perang dan pertikaian akibat perang dingin dan perang ideologi)
- Tantangan hidup adalah : antarmasyarakat, antara masyarakat dan negara, antarnegara, dan antara masyarakat dan negara dalam level dunia.
- Menyerukan dihentikannya perang dan perlombaan senjata
- memperkokoh hubungan internasional lewat PBB
- Menegakkan perdamaian yang universal berdasarkan kebenaran, keadilan, kemurahan, dan kebebasan.
- DI kalimat pembuka => Perdamaian di bumi hanya dapat terlaksana jika perintah Allah ditaati dengan penuh kesetiaan
Yesus Kristus Pejuang Nilai-Nilai Kehidupan
- Gereja ikut membangun kehidupan manusia yang adil, jujur, dan benar.
- Iman katolik harus dipraktekkan dalam kehidupan sosial, tidak cukup dengan berdoa
Belajar dari Tokoh - Rm Mangunwijaya
- Romo Mangun adalah seorang rohaniwan yang punya keahlian di bidang arsitektur.
- Ia juga seorang aktivis terhadap penindasan warga tertindas dengan cara pendekatan intelektual
- Ia menyumbang pemikiran untuk membangun tempat tinggal ramah sosbud serta kebiasaan tertib membuang sampah kepada warga yang akan digusur.
- Ia getol memperjuangkan keadilan bagi rakyat tertindas melalui statusnya sebagai seorang romo dan aktivis. Semua ia lakukan dengan penuh kerendahan hati.
Belajar dari Kitab Suci (Mat 23:1-15)
- Yesus mengutuk Ahli Taurat dan Orang Farisi karena tindakan mereka yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Yesus menganggap mereka adalah "rintangan" bagi mereka yang akan masuk ke surga. Mereka memiliki ajaran yang benar, namun tidak pernah dilakukan. Perbuatan mereka tidak mencerminkan nilai kebenaran, keadilan, kejujuran, dan perdamaian yang diajarkan dalam bab ini.
- Yesus berpesan agar kita sebagai manusia, yang punya agama masing-masing beserta ajarannya, untuk ikut mewujudkan keempat nilai di atas, agar dunia ini menjadi semakin lebih baik dan sesuai dengan warta keselamatan Allah.
Pokok Pikiran yang Bernilai
- Yesus mendorong agar manusia tidak terbelenggu dengna harta dan kekayaan
- Yesus mendorong para kaya untuk solider dengan mereka yang miskin dan terpinggirkan.
- Tuntutan Yesus => membebaskan orang dari kemiskinan dan penderitaan
- Yesus menentang sikap mereka terhadap hukum
- Mereka menjadikan hukum sebagai beban, bukan sebagai pelayanan
- Yesus menolak hukum yang ditafsirkan untuk menindas orang
- Menurut Yesus, hukum harus bernilai pelayanan, belas kasih, cinta
- Dalam kerajaan Allah, kekuasaan, wewenang, dan hukum sifatnya fungsional
- Anak => kerendahan, lawan kebesaran
- Semua orang bisa masuk surga, asalkan ia mau berubah dan menjadikan dirinya kecil di antara yang lain. (menganggap dirinya rendah)
- Bentuk solidaritas yang berbeda
- K. Dunia => solidaritas yang eksklusif (suku, agama, ras, dll)
- K. Allah => solidaritas mencangkup semua umat manusia
- Solidaritas dari Yesus => terhadap semua orang, termasuk musuh
Friday, October 2, 2020
Pesta Malaekat
Pesta Para Malaekat Pelindung
Tanggal Pesta: 2 OktoberGereja percaya bahwa Tuhan Allah memberikan kepada setiap orang beriman seorang malaekat pelindung. Kepercayaan akan perlindungan malaekat sebagai utusan Allah sudah ada semenjak Perjanjian lama. Bacaan pertama dalam Misa Kudus hari ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan malaekatNya sebagai pelindung dan penasehat bangsa Yahudi: “Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaekat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. . . “(Kel 23:22 dst). Bangsa Yahudi harus selalu mendengarkan dia agar bisa selamat. Dalam Injil, Yesus mengatakan: “Ingatlah, janganlah menganggap rendah seorang dari anakanak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaekat mereka di sorga yang selalu memandang wajah BapakKu yang di sorga“ (Mat 18: 10). Setiap kita mempunyai seorang malaekat pelindung. Ia bertugas melindungi, membimbing dan mempersembahkan doa dan karya-karya kita kepada Allah. Kita harus selalu menghormati malaekat pelindung kita, karena dialah sahabat kita yang ditugaskan Tuhan untuk mendampingi kita dalam hidup ini.
Malaekat Pelindung 2 Oktober
Bacaan Liturgi 02 Oktober 2020
Hari Biasa, Pekan Biasa XXVI
PW Para Malaikat Pelindung
Bacaan Pertama
Kel 23:20-23a
Malaikat-Ku akan berjalan di depanmu.
Pembacaan dari Kitab Keluaran:
Inilah firman Tuhan,
"Sungguh, Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu,
untuk melindungi engkau di jalan
dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan.
Jagalah dirimu di hadapannya
dan dengarkanlah perkataannya,
janganlah engkau mendurhaka kepadanya,
sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya,
sebab nama-Ku ada di dalam dia.
Tetapi jika engkau sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya,
dan melakukan segala yang Kufirmankan,
maka Aku akan menggempur musuhmu, dan menang atas lawanmu.
Sebab malaikat-Ku akan berjalan di depanmu."
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 91:1-2.3-4.5-6.10-11
R:11
Ya Tuhan, tuntunlah aku di jalan yang kekal.
*Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi
dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa
akan berkata kepada Tuhan,
"Tuhanlah tempat perlindungan dan kubu pertahananku,
Allahku, yang kupercayai."
*Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau
dari jerat penangkap burung,
dari penyakit sampar yang busuk.
Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau,
di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung,
kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.
*Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam,
terhadap panah yang terbang di waktu siang,
terhadap penyakit sampar yang menjalar di dalam gelap,
terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.
*Malapetaka tidak akan menimpa kamu,
dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;
sebab malaikat-malaikat akan diperintahkan-Nya
untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Bait Pengantar Injil
Mzm 103:21
Pujilah Tuhan, hai segala tentara-Nya,
muliakanlah Dia,
hai para hamba yang melakukan kehendak-Nya.
Bacaan Injil
Mat 18:1-5.10
Malaikat mereka di surga selalu memandang
wajah Bapa-Ku di surga.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa,
datanglah murid-murid kepada Yesus dan bertanya,
"Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?"
Maka Yesus memanggil seorang anak kecil
dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata,
"Aku berkata kepadamu:
Sungguh, jika kamu tidak bertobat
dan menjadi seperti anak kecil ini,
kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri
dan menjadi seperti anak kecil ini,
dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.
Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku,
ia menyambut Aku.
Ingatlah,
jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini.
Karena Aku berkata kepadamu:
Malaikat mereka ada di surga,
dan selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di surga."
Demikianlah Injil Tuhan.
Tuesday, September 29, 2020
GEREJA : arti dan makna
Tempat Allah itu bisa berupa gedung / rumah / kemah dan bisa berupa umat ALLAH atau Institusi.
Gereja sebagai GEDUNG
Sejarah gereja sebagai gedung
Kemah Suci itu merupakan “tempat kudus” (“miqdash”), suatu tempat yang dikhususkan bagi Tuhan untuk tinggal di antara dan bertemu dengan umat-Nya (Keluaran 25:22; 29:45-46; Bilangan 5:3; Yehezkiel 43:7,9). Kemuliaan (“shekina”) Allah ada di atas Kemah Suci siang malam. Ketika kemuliaan Allah naik, Israel harus pindah. Allah menuntun mereka dengan cara ini selama mereka ada di padang gurun (Keluaran 40:36-38; Bilangan 9:15-16).Kemah Suci merupakan “tempat hukum Allah” (Keluaran 38:21), yaitu berisi Kesepuluh Hukum (Keluaran 25:10). Kesepuluh Hukum itu selalu mengingatkan mereka akan kekudusan Allah dan tuntutan-tuntutan-Nya. Hubungan kita dengan Allah tidak pernah dapat dipisahkan dari ketaatan kepada hukum-Nya.
- Persekutuan semua orang di seluruh dunia yang percaya akan Yesus Kristus itu Putra Allah dan satu-satunya Penyelamat kita.
- Himpunan yang didalamnya terdapat Umat Allah, Tubuh Kristus dan Bait Roh Kudus ( bdk 1 Kor 10:32, 11:17-22, 15:9 ).
- Himpunan orang-orang yang digerakan untuk berkumpul oleh Firman Allah, yakni berhimpun bersama untuk membentuk Umat Allah dan yang diberi santapan dengan Tubuh Kristus menjadi Tubuh Kristus.
- I Korintus 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? (Komuni Kudus)
- Yohanes 14:20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu (Komuni Kudus)
- Yohanes 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
- Matius 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
- Umat Allah merupakan suatu pilihan dan panggilan dari Allah sendiri. Umat Allah adalah bangsa terpilih, bangsa terpanggil.
- Umat Allah dipanggil dan dipilih untuk Allah dan untuk misi tertentu, yaitumenyelamatkan dunia.
- Hubungan antara Allah dan umatNya dimeteraikan oleh suatu perjanjian. Umat harus menaati perintah-perintah Allah dan Allah akan selalu menepati janji-janjiNya.
- Umat Allah selalu dalam perjalanan melewati padang pasir menuju Tanah Terjanji.
- Menyadari fungsi pimpinan sebagai fungsi pelayanan. Pimpinan bukan di atas umat, tetapi di tengah umat.
- Harus peka untuk melihat dan mendengar karisma dan karunia-karunia yang bertumbuh di kalangan umat.
- Menyadari dan menghayati persatuannya dengan umat lain. Orang tak dapat menghayati kehidupan imannya secara individu saja.
- Aktif dalam kehidupan mengumat, menggunakan segala karisma, karunia dan fungsi yang dipercayakan kepadanya untuk kepentingan dan misi Gereja di tengah masyarakat. Semua bertanggung jawab dalam hidup dan misi Gereja.
- Konsekuensi bagi Hubungan Awam dan Hierarki
- Paham Gereja sebagai Umat Allah jelas membawa konsekuensi dalam hubungan antara hierarki dan kaum awam. Kaum awam bukan lagi pelengkap penyerta, melainkan partner hierarki.
- Awam dan hierarki memiliki martabat yang sama, hanya berbeda dalam hal fungsi.
Monday, September 28, 2020
HAK ASASI MANUSIA - MATERI AGAMA KATOLIK XI
- Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang melekat dalam diri manusia, bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat atau negara, melainkan berdasarkan martabatnya sebagai manusia. Hak-hak itu dimiliki manusia karena ia manusia. Sejak seseorang mulai berada dalam rahim ibunya, ia memiliki hak-hak asasi itu..
- Dalam paham Hak Asasi Manusia, hak-hak itu tidak dapat dihilangkan. Oleh karena manusia tidak menerima hak itu dari negara, maka negara juga tidak dapat meniadakannya. Walaupun negara tidak mengakuinya, namun hak-hak itu tetap dimiliki manusia dan seharusnya diakui.
- Hak-hak asasi merupakan hak yang universal. Artinya, hak-hak itu menyangkut semua orang, berlaku dan harus diberlakukan di mana-mana. Misalnya, hak untuk hidup layak, hak untuk mendapat pendidikan dan pekerjaan, hak untuk menikah,
- d. Perumusan hak-hak asasi tidak pernah lepas dari konteks kultural/budaya tertentu. Rumus dan pengertian hak asasi ditentukan oleh lingkup kebudayaan, seharusnya membuat orang makin peka, agar jangan sampai ada penderitaan yang tidak diperhatikan dan jangan sampai ada hak seseorang yang dilanggar. Menolak sifat universal hak-hak asasi manusia berarti menyangkal unsur manusiawi yang terdapat dalam setiap kebudayaan.